08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sorak PeperanganBy: ray | Bible World | 05 Maret 2010, 13:20:40 | Dibaca: 1436 kali Yosua 6:1-27 merupakan pedoman penguraian. Sebelum diuraikan, gambaran sekilas tentang Yerikho perlu diuraikan. Yerikho merupakan kota benteng. Luasnya sekitar 4 ha. Tinggi temboknya 14 meter. Tebal temboknya 6 meter. Kepada Yosua, Allah berfirman akan menyerahkan Yerikho dengan syarat selama 6 hari Yerikho dikelilingi sekali. Pada hari ketujuh dikelilingi tujuh kali. Saat keliling ada 7 imam yang membawa 7 sangkakala. Secara berurutan, barisan yang mengelilingi Yerikho adalah para prajurit, 7 imam pembawa sangkakala, para imam pembawa Tabut Perjanjian, barisan penutup. Ketika mengelilingi benteng, tak sepatah kata pun terucap. Namun, pada hari ketujuh, saat sangkakala dibunyikan dan Yosua memerintahkan untuk bersorak, orang Israel harus bersorak nyaring. Segeralah, tembok Yerikho runtuh. Jadi sorak yang mereka nyaringkan adalah sorak peperangan untuk menaklukkan kota Yerikho. Tujuh hari merupakan khas Alkitab. Enam hari mengelilingi kota merupakan pekerjaan untuk merebut kota. Hari ketujuh adalah hari istimewa karena selain Allah berhenti menciptakan dan istirahat, hari itu Tuhan memberkati dan menguduskan. Mereka menggunakan hari itu untuk beribadah. Karena itu, mereka bersorak-sorai karena Tuhan telah menyerahkan Yerikho sehingga mereka mengakhiri merebut Yerikho. Demikian juga, karena hari ketujuh istimewa, angka tujuh juga istimewa sehingga ada 7 imam yang membawa 7 sangkakala ketika mengelilingi benteng (band. Kej. 2:2; Kel. 20;10-11; Ul. 5:14). Sejak menginjak Tanah Perjanjian, Yerikho diincar untuk direbut (Yos. 1:2; 2:1). Namun mengapa Yerikho lebih dulu? Yerikho dan segala isinya dikhususkan Tuhan untuk dimusnahkan supaya Israel dilindungi. Yerikho adalah kota yang dikelilingi para dewa Kanaan. Penduduknya menjalankan praktik okultisme dan spiritisme. Mereka menyembah berhala dan dan mempersembahkan anak-anak mereka sebagai kurban kepada para dewa (band. Yos. 23:12). Jika tidak dimusnahkan, kebiasaan mereka akan menulari Israel sehingga Israel meninggalkan Allah karena telah berpaling kepada para berhala Yerikho (band. Ul. 20:18). Secara teologis, Allah bersikap adil terhadap mereka yang menyembah berhala. Karena itulah, Yerikho dimusnahkan. Sumber: Renungan Malam, Maret 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||