By: ktn | Renungan | 03 Maret 2010, 15:17:22 | Dibaca: 398 kali
Bacaan: Matius 7:7-11 Sejak HP banyak digunakan, makin banyak orangtua kerepotan bila anaknya yang masih SD meminta dibelikan HP.. Apalagi, anak zaman sekarang seringkali enggan menerima HP biasa dan berharga murah karena teman-temannya mempunyai HP keluaran terbaru. Kendali utama sebenarnya ada pada orangtua, yang dapat membelikan HP biasa, asalkan bisa dipakai mengirim SMS, telepon, dan permainan sederhana. Toh, kemungkinan besar anak juga hanya memakai HP-nya untuk ketiga aplikasi di atas. Bagi yang sudah beranjak remaja atau memasuki masa kuliah, kebutuhan akan HP yang bisa Facebook-an juga tidak mutlak.
Dalam menjalani hidup sebagai orang percaya, tanpa sadar terkadang kita melakukan hal yang sama. Ketika berdoa, terkadang kita memaksa Tuhan menuruti kemauan kita akan hal-hal tertentu tanpa mau mengerti apakah hal tersebut baik atau malah membahayakan kita. Terkadang ketika Tuhan berkata “tidak” atau menjawab doa tak seperti yang kita harapan, rasa tidak puas kembali muncul. Sebenarnya, siapa yang lebih mengerti apa yang terbaik untuk hidup kita selain Tuhan? Dan ketika Allah memutuskan untuk menunda atau menolak permintaan kita, apakah itu berarti Tuhan sedang merancangkan hal buruk kepada kita? Sebenarnya tidak! Jika seorang ayah senantiasa mengusahakan yang terbaik untuk anak-anak-nya, bukankah Bapa di surga jauh lebih mampu untuk melakukan segala sesuatu untuk kebaikan para anak-Nya!
Siang ini, ingatlah akan semua kebaikan Tuhan di dalam hidup kita selama ini. Bersyukurlah akan hal tersebut dan pertebal keyakinan kita bahwa Dia adalah Bapa yang baik. Jangan pernah ragukan Dia karena Allah sangat layak untuk dipercaya. Firman-Nya “Ya” dan “Amin”. Kalau firman Tuhan berkata, “Dia baik,” artinya Bapa benar-benar baik.
Kisah Kasih di Wonogiri Jejak-jejak Kesembuhan di Hari Jadi Wonogiri ke-269
Langit di Kabupaten Wonogiri sedang tak bersahabat. Mendung, hujan, ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Berjalan dalam Waktu Tuhan Ester Setiawan (43), adalah seorang staf administrasi keuangan di salah satu perusahan kontraktor di Jakarta. ... Selengkapnya
Kristen Popeye Mazmur 119:97-105Popeye The Sailor Man adalah nama serial kartun yang cukup terkenal di kalangan anak-anak. ... Selengkapnya
•
Bejana yang Diremukkan Yeremia 18:1-7Setelah berkhotbah di hadapan ratusan orang, Hokkie diminta berkhotbah di hadapan tidak lebih dari ... Selengkapnya
•
Awasilah Pikiranmu Bacaan: Filipi 4:2-9 Sebuah sistem elektronik baru untuk fungsi sensor bernama ClearPlay kini mulai diterapkan ... Selengkapnya
•
Dua Kunci Sukses Bacaan: Amsal 24:1-7Hoka-Hoka Bento, J.CO Donuts & Coffe, Lea, dan Byon adalah beberapa merk asli ... Selengkapnya
•
Everything Is Possible Bacaan: Matius 19:16-26Percayakah Anda bahwa suatu saat kelak manusia akan dapat terbang? Inilah pertanyaan yang ... Selengkapnya
•
Menghadapi Jalan Buntu Bacaan: Mazmur 25:14-22Sewaktu kecil saya sering bersepeda mengelilingi kompleks tempat tinggal saya. Meski terkadang melelahkan, ... Selengkapnya
•
Adakah Tuhan? Bacaan: Keluaran 17:1-7Sebuah situs radio internasional menyebutkan, menurut hasil penelitian yang melibatkan Vrije Universiteit di ... Selengkapnya
•
Gagal Itu Biasa Bacaan: Hakim-hakim 16:23-31Berbicara mengenai kegagalan, kita pasti tidak mau mengalaminya, tetapi harus mengalaminya jika ingin ... Selengkapnya
Ateisme Masih Menjadi Masalah Jakarta, BahanaAteisme masih merupakan masalah. Sebagai cabang aliran ini masih terus bertumbuh dan mengambangkan sayap. ... Selengkapnya
•
Yulia dan Kawan-kawannya Jakarta, Bahana
“Di akhir 2009, saya sedang mendengarkan lagu-lagu rohani. Saat itulah muncul kerinduan saya untuk ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN