08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pernah Berjalan SendiriBy: N@tbet | Inspirasi | 03 Maret 2010, 15:12:45 | Dibaca: 1376 kali Perjuangan Lily Greta Karmel selama 23 tahun di bidang kesehatan dan olahraga berbuah manis. Seperti diketahui, usaha wanita kelahiran Jawa Timur ini dalam mendengungkan hidup sehat kepada masyarakat sama sekali tidak mendapat dukungan suami dan dua anaknya. “Mereka menentang habis-habisan sampai anak saya bilang mama mending jadi pengusaha, jelas dan menghasilkan uang,” kenang perempuan cantik ini. “Bayangkan saja, 10 tahun mereka menentang sedangkan anak saya yang pertama hampir 20 tahun tidak bergeming. Meskipun, 23 tahun bergumul sendiri tanpa dukungan suami dan anak, saya tetap optimis,” katanya. Mantan model dan atlet aerobik tersebut tetap kekeuh berjuang. Menurut Lily, semua yang ia lakukan merupakan hikmat yang didapat dari Tuhan. Saat berusia 18 tahun, ia sempat mati suri. Di alam lain itu, Tuhan mengajaknya flash back melihat kehidupan yang telah dijalaninya. “Dahsyat banget, seperti membalikkan telapak tangan semuanya terjadi. Hidup saya seperti bola tenis yang digenggam tangan-Nya, Jadi, bisa sewaktu-waktu diremas dan hancur,” ujar Lily sambil menyebutkan bahwa apa yang dialaminya bertepatan dengan hari Pentakosta. Dari kejadian itu, ia mendapat hikmat bahwa Tuhan bisa kapan saja menyudahi kehidupan ini. “Saya jadi pikir, wah, kasian dong dengan orang-orang yang belum mengenal Yesus, tetap berbuat jahat dan menyia-nyiakan hidup dengan hal yang tak berguna,” jelasnya. Maka lewat kejadian tersebut ia pun berkomitmen untuk berbuat yang terbaik bagi sesama. Tentu saja lewat talenta berolahraga yang dimilikinya. Keluarganya pun kemudian memberikan dukungan yang didambakannya. “Keluarga tadinya berpikir bahwa ini adalah ambisi dan emosi saya saja,” tuturnya. Dan rupanya bukan hanya keluarga, bahkan gereja, berbagai lembaga dan institusi, menghargainya dengan penghargaan. Satu bentuk yang membenarkan visi yang dikobarkannya. Sumber: Majalah Bahana, Maret 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||