By: ryu | Bible World | 27 Februari 2010, 13:54:53 | Dibaca: 277 kali
Nama Massada artinya benteng. Tempat ini berada di sebelah selatan padang gurun Yudea dan dapat ditempuh dalam dua jam perjalanan dari Yerusalem. Massada merupakan sebuah bukit tersendiri setinggi 440 meter yang tidak terhubungkan dengan bukit lainnya, sehingga amat strategis untuk tempat pertahanan. Benteng di bukit Massada dibangun oleh Raja Herodes Agung (Raja Herodes yang sama yang ingin membunuh bayi Yesus) sekitar tahun 36 SM. Salah satu tujuan Raja Herodes membangun benteng ini adalah sebagai tempat pelariannya nanti jika suatu saat kekuasaannya digulingkan oleh orang-orang Yahudi, karena ia adalah sosok yang dibenci oleh rakyatnya.
Kisah menarik terjadi setelah benteng ini tidak dipergunakan lagi, dan menjadi tempat pelarian dan pertahanan 960 orang-orang Zelot yang memberontak terhadap pemerintah Romawi setelah Yerusalem ditaklukkan oleh Jendral Titus tahun 70 M.
Selama empat tahun lamanya usaha pasukan Romawi menaklukkan benteng ini selalu gagal. Setelah berhasil melakukan segala tipu daya, dengan bantuan budak-budak Yahudi di Jerusalem untuk membangun jalan keatas, akhirnya mereka berhasil masuk ke benteng ini. Namun sebelum orang Romawi berhasil masuk, orang Zealot di dalam benteng ini sudah mengakhiri perjuangan mereka dengan cara yang dramatis. Mereka lebih memilih mati daripada menyerah dan menjadi budak orang Romawi.
Dari 960 orang Zelot, sepuluh orang dipilih untuk membunuh 950 lainnya. Setelah itu kesepuluh orang tersebut memilih satu orang untuk membunuh sembilan orang lainnya. Orang yang terakhir ini lalu merusak dan membakar seluruh harta benda yang mereka miliki sebelum akhirnya bunuh diri. Lumbung makanan dan tempat penampungan air tidak dirusak agar orang Romawi tahu bahwa mereka bukan mati karena kelaparan, melainkan karena mereka lebih suka mati daripada menjadi budak orang Romawi.
Massada kini menjadi lambang kepahlawanan orang Yahudi. Para tentara Israel sering diambil sumpah di tempat ini dengan tangan kiri memegang Kitab Taurat dan tangan kanan memegang senjata sambil mengucapkan, “Massada tidak akan jatuh lagi!”
Situs Sejarah Milik Dunia Situs Massada digali oleh Profesor Yigael Yadin selama 12 bulan pada rentang tahun 1963-1965. Para tentara Israel dan ribuan sukarelawan dari 28 negara datang untuk membantu penggalian. Mereka menemukan bangunan kuno, gudang, sinagoge (tempat ibadah orang Yahudi), rumah penduduk, serta sebuah gereja zaman Byzantium. Selain itu ada juga saluran air yang dibuat dengan desain amat rumit. Saluran inilah yang mensuplai kebutuhan air orang-orang di dalam benteng. Di dalam sinagogeMassada ditemukan beberapa bagian dari gulungan naskah kitab Ulangan 33-34 serta Yehezkiel 35-38. Beberapa barak prajurit Romawi juga berhasil ditemukan di sisi luar dinding benteng.
Untuk mencapai situs Massada, para pengunjung harus melalui jalan yang berliku-liku sekitar satu jam sebelum fajar. Jika tidak, para pengunjung harus berhadapan dengan terik matahari yang amat menyengat. Situs Massada terbuka bagi para turis sepanjang tahun, kecuali saat hari raya Yom Kippur, mulai jam 07.30-03.30.
Sebagai hiburan, setiap bulan April hingga Oktober para pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan suara dan cahaya yang amat memukau. Selain itu ada juga museum Massada yang memberi visualisasi saat-saat terakhir 960 pejuang Zelot yang tewas di situ serta detail saluran penyuplai air para penghuni benteng. Massada merupakan simbol bagi orang-orang yang menghargai kebebasan dan ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia pada 2001.
Kisah Kasih di Wonogiri Jejak-jejak Kesembuhan di Hari Jadi Wonogiri ke-269
Langit di Kabupaten Wonogiri sedang tak bersahabat. Mendung, hujan, ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Berjalan dalam Waktu Tuhan Ester Setiawan (43), adalah seorang staf administrasi keuangan di salah satu perusahan kontraktor di Jakarta. ... Selengkapnya
Kristen Popeye Mazmur 119:97-105Popeye The Sailor Man adalah nama serial kartun yang cukup terkenal di kalangan anak-anak. ... Selengkapnya
•
Bejana yang Diremukkan Yeremia 18:1-7Setelah berkhotbah di hadapan ratusan orang, Hokkie diminta berkhotbah di hadapan tidak lebih dari ... Selengkapnya
•
Awasilah Pikiranmu Bacaan: Filipi 4:2-9 Sebuah sistem elektronik baru untuk fungsi sensor bernama ClearPlay kini mulai diterapkan ... Selengkapnya
•
Dua Kunci Sukses Bacaan: Amsal 24:1-7Hoka-Hoka Bento, J.CO Donuts & Coffe, Lea, dan Byon adalah beberapa merk asli ... Selengkapnya
•
Everything Is Possible Bacaan: Matius 19:16-26Percayakah Anda bahwa suatu saat kelak manusia akan dapat terbang? Inilah pertanyaan yang ... Selengkapnya
•
Menghadapi Jalan Buntu Bacaan: Mazmur 25:14-22Sewaktu kecil saya sering bersepeda mengelilingi kompleks tempat tinggal saya. Meski terkadang melelahkan, ... Selengkapnya
•
Adakah Tuhan? Bacaan: Keluaran 17:1-7Sebuah situs radio internasional menyebutkan, menurut hasil penelitian yang melibatkan Vrije Universiteit di ... Selengkapnya
•
Gagal Itu Biasa Bacaan: Hakim-hakim 16:23-31Berbicara mengenai kegagalan, kita pasti tidak mau mengalaminya, tetapi harus mengalaminya jika ingin ... Selengkapnya
Ateisme Masih Menjadi Masalah Jakarta, BahanaAteisme masih merupakan masalah. Sebagai cabang aliran ini masih terus bertumbuh dan mengambangkan sayap. ... Selengkapnya
•
Yulia dan Kawan-kawannya Jakarta, Bahana
“Di akhir 2009, saya sedang mendengarkan lagu-lagu rohani. Saat itulah muncul kerinduan saya untuk ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN