08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Massada - Benteng Para Pejuang TerakhirBy: ryu | Bible World | 27 Februari 2010, 13:54:53 | Dibaca: 1263 kali Nama Massada artinya benteng. Tempat ini berada di sebelah selatan padang gurun Yudea dan dapat ditempuh dalam dua jam perjalanan dari Yerusalem. Massada merupakan sebuah bukit tersendiri setinggi 440 meter yang tidak terhubungkan dengan bukit lainnya, sehingga amat strategis untuk tempat pertahanan. Benteng di bukit Massada dibangun oleh Raja Herodes Agung (Raja Herodes yang sama yang ingin membunuh bayi Yesus) sekitar tahun 36 SM. Salah satu tujuan Raja Herodes membangun benteng ini adalah sebagai tempat pelariannya nanti jika suatu saat kekuasaannya digulingkan oleh orang-orang Yahudi, karena ia adalah sosok yang dibenci oleh rakyatnya. Kisah menarik terjadi setelah benteng ini tidak dipergunakan lagi, dan menjadi tempat pelarian dan pertahanan 960 orang-orang Zelot yang memberontak terhadap pemerintah Romawi setelah Yerusalem ditaklukkan oleh Jendral Titus tahun 70 M. Selama empat tahun lamanya usaha pasukan Romawi menaklukkan benteng ini selalu gagal. Setelah berhasil melakukan segala tipu daya, dengan bantuan budak-budak Yahudi di Jerusalem untuk membangun jalan keatas, akhirnya mereka berhasil masuk ke benteng ini. Namun sebelum orang Romawi berhasil masuk, orang Zealot di dalam benteng ini sudah mengakhiri perjuangan mereka dengan cara yang dramatis. Mereka lebih memilih mati daripada menyerah dan menjadi budak orang Romawi. Dari 960 orang Zelot, sepuluh orang dipilih untuk membunuh 950 lainnya. Setelah itu kesepuluh orang tersebut memilih satu orang untuk membunuh sembilan orang lainnya. Orang yang terakhir ini lalu merusak dan membakar seluruh harta benda yang mereka miliki sebelum akhirnya bunuh diri. Lumbung makanan dan tempat penampungan air tidak dirusak agar orang Romawi tahu bahwa mereka bukan mati karena kelaparan, melainkan karena mereka lebih suka mati daripada menjadi budak orang Romawi. Massada kini menjadi lambang kepahlawanan orang Yahudi. Para tentara Israel sering diambil sumpah di tempat ini dengan tangan kiri memegang Kitab Taurat dan tangan kanan memegang senjata sambil mengucapkan, “Massada tidak akan jatuh lagi!” Situs Sejarah Milik Dunia Untuk mencapai situs Massada, para pengunjung harus melalui jalan yang berliku-liku sekitar satu jam sebelum fajar. Jika tidak, para pengunjung harus berhadapan dengan terik matahari yang amat menyengat. Situs Massada terbuka bagi para turis sepanjang tahun, kecuali saat hari raya Yom Kippur, mulai jam 07.30-03.30. Sebagai hiburan, setiap bulan April hingga Oktober para pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan suara dan cahaya yang amat memukau. Selain itu ada juga museum Massada yang memberi visualisasi saat-saat terakhir 960 pejuang Zelot yang tewas di situ serta detail saluran penyuplai air para penghuni benteng. Massada merupakan simbol bagi orang-orang yang menghargai kebebasan dan ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia pada 2001. Sumber: Renungan Pagi, Februari 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||