By: ido | Renungan | 27 Februari 2010, 13:47:27 | Dibaca: 265 kali
Bacaan: 2 Samuael 16:5-14 Pada waktu masih kecil, terkadang kita merasa agak risih apabila orangtua kita terlalu ribut memberi banyak aturan, nasihat, atau teguran. Saya masih ingat jelas bagaimana orangtua selalu menasihati saya untuk tidur siang, belajar, dan tidak lupa waktu saat bermain. Setelah dewasa, nasihat semacam ini terkadang masih saya terima, dengan sedikit tambahan misalnya, “Hati-hati, kalau naik sepeda motor jangan ngebut, nanti ada orang menyeberang jalan mendadak tidak bisa menguasai.”
Terkadang memang tidak mengenakkan ketika teguran atau nasihat diberikan, meskipun tujuannya baik. Teguran dan nasihat yang diberikan oleh orangorang terdekat kita adalah salah satu bentuk kasih dan perhatian yang diberikan demi kebaikan kita juga. Bahkan terkadang, apa yang mereka sampaikan mewakili suara Tuhan yang sedang menegur dan hendak mengingatkan kita. Kakak rohani saya pernah mengalami hal itu ketika suatu kali seorang saudara seiman menegurnya berkaitan dengan hubungan dengan seorang wanita yang membahayakan dirinya. Teguran itu bak petir di siang bolong, menempelak sekaligus menyadarkan dirinya akan bahaya yang mungkin terjadi bila ia meneruskan untuk menjalin hubungan dengan wanita tersebut. Raja Daud pun dalam kapasitasnya sebagai raja, tetap menganggap bahwa teguran dan nasihat itu baik. Ketika Simei mengutukinya, Daud tidak membela diri atau mengiyakan permintaan para pengawalnya untuk membunuh Simei. “Jangan-jangan, Allah memang berfirman untuk Simei mengutuki Daud,“ demikian pikir Daud.
Pagi ini, sebelum memulai segala aktivitas kita, bersyukurlah buat orangorang dekat yang Tuhan berikan dalam hidup Anda. Bersyukurlah atas keluarga, orangtua, rekan-rekan komunitas, dan sahabat-sahabat yang masih mengasihi dan memperhatikan Anda. Belajarlah untuk menikmati kehadiran mereka lewat nasihat, atau teguran yang kadangkala mereka berikan. Siapa tahu, Tuhan sedang berbicara kepada Anda. Merekalah “pagar hidup” yang dipakai Tuhan untuk melindungi, mendampingi, mengawasi, sekaligus menemani kita dalam menjalani kehidupan ini. Jangan pernah mengabaikan teguran dan nasihat.
Kisah Kasih di Wonogiri Jejak-jejak Kesembuhan di Hari Jadi Wonogiri ke-269
Langit di Kabupaten Wonogiri sedang tak bersahabat. Mendung, hujan, ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Berjalan dalam Waktu Tuhan Ester Setiawan (43), adalah seorang staf administrasi keuangan di salah satu perusahan kontraktor di Jakarta. ... Selengkapnya
Kristen Popeye Mazmur 119:97-105Popeye The Sailor Man adalah nama serial kartun yang cukup terkenal di kalangan anak-anak. ... Selengkapnya
•
Bejana yang Diremukkan Yeremia 18:1-7Setelah berkhotbah di hadapan ratusan orang, Hokkie diminta berkhotbah di hadapan tidak lebih dari ... Selengkapnya
•
Awasilah Pikiranmu Bacaan: Filipi 4:2-9 Sebuah sistem elektronik baru untuk fungsi sensor bernama ClearPlay kini mulai diterapkan ... Selengkapnya
•
Dua Kunci Sukses Bacaan: Amsal 24:1-7Hoka-Hoka Bento, J.CO Donuts & Coffe, Lea, dan Byon adalah beberapa merk asli ... Selengkapnya
•
Everything Is Possible Bacaan: Matius 19:16-26Percayakah Anda bahwa suatu saat kelak manusia akan dapat terbang? Inilah pertanyaan yang ... Selengkapnya
•
Menghadapi Jalan Buntu Bacaan: Mazmur 25:14-22Sewaktu kecil saya sering bersepeda mengelilingi kompleks tempat tinggal saya. Meski terkadang melelahkan, ... Selengkapnya
•
Adakah Tuhan? Bacaan: Keluaran 17:1-7Sebuah situs radio internasional menyebutkan, menurut hasil penelitian yang melibatkan Vrije Universiteit di ... Selengkapnya
•
Gagal Itu Biasa Bacaan: Hakim-hakim 16:23-31Berbicara mengenai kegagalan, kita pasti tidak mau mengalaminya, tetapi harus mengalaminya jika ingin ... Selengkapnya
Ateisme Masih Menjadi Masalah Jakarta, BahanaAteisme masih merupakan masalah. Sebagai cabang aliran ini masih terus bertumbuh dan mengambangkan sayap. ... Selengkapnya
•
Yulia dan Kawan-kawannya Jakarta, Bahana
“Di akhir 2009, saya sedang mendengarkan lagu-lagu rohani. Saat itulah muncul kerinduan saya untuk ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN