29 Juli 2010, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Bekerjasama dengan MalaikatBy: ndd | Artikel | 27 Februari 2010, 13:43:44 | Dibaca: 174 kali Pada hari-hari ini Allah menginginkan umat-Nya untuk menuai panen besar, yaitu jiwa-jiwa. Para malaikat memiliki peran besar yang harus dilakukan termasuk semua tim surga dalam menyambut peristiwa global ini. Banyak orang Kristen tidak pernah berpikir bahwa Allah sebenarnya menghendaki mereka bekerjasama dengan malaikat guna menggenapi rencana-Nya. Allah menghendaki Musa bekerja sama dengan malaikatyang ditugaskan untuk membantunya. “Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan. Jagalah dirimudi hadapannya dan dengarkanlah perkataannya, janganlah engkau mendurhaka kepadanya, sebab pelanggaranmu tidak akan diampuninya, sebab nama-Ku ada di dalam dia. Tetapi jika engkau sungguh-sungguh mendengarkan perkataannya, dan melakukan segala yang Kufirmankan, maka Aku akan memusuhi musuhmu, dan melawan lawanmu. Sebab malaikat-Ku akan berjalan di depanmu dan membawa engkau kepada orang Amori, orang Het, orang Feris, orang Kanaan, orang Hewi dan orang Yebus, dan Aku akan melenyapkan mereka“ (Kel. 23:20-23). Terkadang mereka yang tidak memiliki pengetahuan tentang pelayanan para malaikat mencoba untuk menjelaskan ayat-ayat seperti itu dengan mengatakan, “Itu hanya terjadi bagi mereka yang hidup di zaman Perjanjian Lama. Itu hanya berlaku bagi bangsa Yahudi.” Namun, kitab Kisah Para Rasul pada masa Perjanjian Baru dan Rasul Paulus memiliki hubungan pelayanan yang sangat erat dengan malaikat yang melayanidan telah menyelamatkan kehidupan lebih dari 200 orang. “Dan karena mereka beberapa lamanya tidak makan, berdirilah Paulus di tengah-tengah mereka dan berkata: “Saudara-saudara, jika sekiranya nasihatku dituruti, supaya kita janganberlayar dari Kreta, kita pasti terpelihara dari kesukaran dan kerugian ini! Tetapi sekarang, juga dalam kesukaran ini, aku menasihatkan kamu, supaya kamu tetap bertabah hati, sebabtidak seorang pun di antara kamu yang akan binasa, kecualikapal ini. Karena tadi malam seorang malaikat dari Allah,yaitu dari Allah yang aku sembah sebagai milik-Nya, berdiri di sisiku, dan ia berkata: Jangan takut, Paulus! Engkau harus menghadap Kaisar; dan sesungguhnya oleh karunia Allah, maka semua orang yang ada bersama-sama dengan engkau di kapal ini akan selamat karena engkau. Sebab itu tabahkanlah hatimu, saudara-saudara! Karena aku percaya kepada Allah, bahwa semuanya pasti terjadi sama seperti yang dinyatakan kepadaku”(Kis. 27:21-25). Perhatikanlah, Paulus mengatakan bahwa seorang malaikatberdiri di sisinya dan menyatakan pesan yang memberi penghiburan. Paulus mengimani perkataan malaikat ini karena tahu malaikat itu dikirim Allah. Allah masih mengutus para malaikat-Nya pada masa sekarang untuk memberi informasi penting tentang kedamaian dan pembebasan pada pendengarnya. Alasan kita tidak dapat melihat terjadinya aktivitas ini karena tidak terbuka untuk menerima jenis pelayanan ini. Bekerja sama dengan para malaikat memerlukan kesadaran untuk terlibat aktif. Para malaikat bukanlah budak yang dapat diperintah pergi ke mana-mana atau diminta untukmelakukan hal-hal tertentu. Kita berada dalam satu tim, entah kita mengetahuinya atau tidak. Kita tidak memiliki kemampuan atau berharap memenangkan pertandingan dengan kekuatan sendiri. Inilah saat untuk mengundang para malaikat dan mengajak mereka bertanding bersama kita. Namun, bekerja sama dengan malaikat membutuhkan kedewasaan rohani. “Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu” (2 Tim. 2:15). Ada perbedaan besar antara mempelajari firman Tuhan dengan penuh ketekunan dan hanya membaca sekilas tanpa merenungkan isinya. Pada suatu Minggu pagi, pendeta muda ini berdiri di mimbar berkata kepada jemaatnya bahwa ia tidak percaya mempelajari Alkitab itu sangatlah penting. Ia mengatakan bahwa yang perlu ia lakukan hanyalah berdoa sebelum ibadah dan tidak terlalu memikirkan topik yang akan dikhotbahkan pada hari itu. Ia menjelaskan bahwa ia hanya akan mengkhotbahkan ayat apa pun yang ditemukannya dalam Alkitab, lalu menaati apa pun yang dibacanya, meskipun hal itu tidak masuk akal baginya. Lalu, dengan mata tertutup dan jemaat gelisah menyaksikannya, ia membuka Alkitab. Ayat pertama yang ditunjuk oleh jarinya adalah, “…. lalu pergi dari situ dan menggantung diri” (Mat. 27:5) Pendeta itu berkata kepada jemaatnya dengan sedikit gugup sekarang, Ketika ia membuka lagi Alkitabnya secara acak dan jarinya menunjuk ke satu ayat, pendeta ini mulai berkeringat dingin ketika membaca ayat yang telah dijanjikan untuk ditaatinya termasuk ayat pertama yang telah dibacanya. Ayat kedua yang ditunjuk jarinya adalah Lukas 10:37, “Kata Yesus kepadanya: ‘Pergilah, dan perbuatlah demikian!’” *) Disadur dari Steven Broooks/Working With Angels/Penerbit ANDI
Sumber: Renugan Pagi, Februari 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
![]() Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: 5454 (Telkomsel), 7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Online Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2010 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||