By: rut | Renungan | 20 Februari 2010, 13:37:31 | Dibaca: 277 kali
Bacaan: Kejadian 7:1-16 Konferensi mengenai perubahan iklim bernama Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) Juni 2009 lalu masih menyisakan cerita menarik. Forum Masyarakat Sipil Indonesia untuk Keadilan Iklim (Civil Society Forum for Climate Justice) mendesak negara-negara maju memenuhi komitmennya memotong emisi sebagaimana telah disepakati dalam Protokol Kyoto. “Indonesia sebagai negara yang terkena dampak perubahan iklim harus memainkan peran dalam menentukan arah negosiasi, yaitu tetap fokus pada penurunan emisi secara nyata,” kata Giorgio Budi Indarto, koordinator forum tersebut. Tanpa memerhatikan berbagai hal tersebut, penanganan perubahan iklim tidak akan tercapai, dan perundingan itu hanya menjadi ajang bisnis karbon yang gagal menyelamatkan bumi.
Pada zaman Nuh, ketika kejahatan manusia memuncak, Allah memutuskan untuk menghukum bumi dengan air bah. Sebagai hamba Tuhan, Nuh pasti telah berbuat sesuatu bagi kaumnya. Ia pasti telah berusaha meyakinkan orang-orang sekitarnya agar mereka bertobat dan mempercayai peringatan yang disampaikan Allah melalui dirinya. Akan tetapi peringatan dan himbauan yang disampaikan justru dilecehkan oleh mereka. Tawaran yang menjanjikan keselamatan itu justru dibalas dengan sikap meremehkan bahkan mempertanyakan dengan nada merendahkan, “Apakah Nuh tidak sedang terganggu ingatannya?” Mustahil rasanya bila tak seorang pun bertanya alasan Nuh membangun bahtera di saat tidak ada hujan sama sekali. Nasi telah jasi bubur. Meski pada akhirnya mereka menyesal karena mengabaikan peringatan Allah melalui Nuh, namun sudah terlambat karena Allah sendiri yang menutup bahtera itu sehingga tak seorang pun mampu membuka kembali.
Malam ini kita diingatkan bahwa di sepanjang kehidupan di dunia, ada banyak keputusan yang harus kita buat. Selama ini, apakah kita menyadari bahwa setiap keputusan kita akan menentukan keadaan kita di kemudian hari? Marilah kita memohon hikmat dari-Nya. Kiranya keputusan yang telah kita buat sepanjang hari ini, membuat-Nya berkenan sehingga kita makin layak di hadapan-Nya.
Kisah Kasih di Wonogiri Jejak-jejak Kesembuhan di Hari Jadi Wonogiri ke-269
Langit di Kabupaten Wonogiri sedang tak bersahabat. Mendung, hujan, ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Berjalan dalam Waktu Tuhan Ester Setiawan (43), adalah seorang staf administrasi keuangan di salah satu perusahan kontraktor di Jakarta. ... Selengkapnya
Kristen Popeye Mazmur 119:97-105Popeye The Sailor Man adalah nama serial kartun yang cukup terkenal di kalangan anak-anak. ... Selengkapnya
•
Bejana yang Diremukkan Yeremia 18:1-7Setelah berkhotbah di hadapan ratusan orang, Hokkie diminta berkhotbah di hadapan tidak lebih dari ... Selengkapnya
•
Awasilah Pikiranmu Bacaan: Filipi 4:2-9 Sebuah sistem elektronik baru untuk fungsi sensor bernama ClearPlay kini mulai diterapkan ... Selengkapnya
•
Dua Kunci Sukses Bacaan: Amsal 24:1-7Hoka-Hoka Bento, J.CO Donuts & Coffe, Lea, dan Byon adalah beberapa merk asli ... Selengkapnya
•
Everything Is Possible Bacaan: Matius 19:16-26Percayakah Anda bahwa suatu saat kelak manusia akan dapat terbang? Inilah pertanyaan yang ... Selengkapnya
•
Menghadapi Jalan Buntu Bacaan: Mazmur 25:14-22Sewaktu kecil saya sering bersepeda mengelilingi kompleks tempat tinggal saya. Meski terkadang melelahkan, ... Selengkapnya
•
Adakah Tuhan? Bacaan: Keluaran 17:1-7Sebuah situs radio internasional menyebutkan, menurut hasil penelitian yang melibatkan Vrije Universiteit di ... Selengkapnya
•
Gagal Itu Biasa Bacaan: Hakim-hakim 16:23-31Berbicara mengenai kegagalan, kita pasti tidak mau mengalaminya, tetapi harus mengalaminya jika ingin ... Selengkapnya
Ateisme Masih Menjadi Masalah Jakarta, BahanaAteisme masih merupakan masalah. Sebagai cabang aliran ini masih terus bertumbuh dan mengambangkan sayap. ... Selengkapnya
•
Yulia dan Kawan-kawannya Jakarta, Bahana
“Di akhir 2009, saya sedang mendengarkan lagu-lagu rohani. Saat itulah muncul kerinduan saya untuk ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN