By: gth | Renungan | 19 Februari 2010, 15:20:44 | Dibaca: 1459 kali
Bacaan: Yesaya 55:6-13 Suatu hari seekor keledai jatuh terperosok ke dalam sebuah sumur tua. Mengetahui hal itu, sang pemilik pun berusaha menolongnya. Setelah berpikir sejenak, ia mengambil sekop dan mulai menimbuni sumur itu dengan tanah. Bingung dengan perlakuan tuannya, keledai tersebut mulai meronta-ronta dengan hebat. Namun setelah beberapa saat keledai tersebut diam. Rupanya ia mulai mengerti maksud pemiliknya menimbuni sumur. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah lalu ia menaiki tanah itu. Begitu seterusnya sampai akhirnya ia berhasil meloncat keluar dari sumur setelah tanah timbunan hampir rata dengan permukaan tanah.
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan” (Yer. 29:11). Nats tersebut pasti tidak asing bagi kita. Namun ternyata tidak banyak orang beriman yang benar-benar menyimpannya dalam hati, sehingga mereka dengan mudah berpaling dari Tuhan saat diperhadapkan pada kenyataan-kenyatan hidup. Misalnya doa yang tak kunjung terjawab, sakit yang tak kunjung sembuh, terkena PHK, dan lain sebagainya. Padahal, maksud Tuhan belum sepenuhnya selesai.
Dalam bacaan firman Tuhan hari ini kita diingatkan bahwa apa yang menjadi rancangan Tuhan amat berbeda dengan rancangan kita. Jika kita hanya dapat merancangkan apa yang baik, maka rancangan-Nya adalah untuk yang terbaik. Sebagai umat-Nya, kita harus selalu percaya kepada-Nya dan bukannya malah meronta-ronta dalam pemberontakan seperti yang dilakukan keledai dalam ilutrasi di atas. Siang ini, adakah kita tetap percaya penuh kepada-Nya?
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)