29 Juli 2010,
Flash News: Info pemasangan iklan pada eBahana.com: klik here   Wisdom today: "Orang benar, menempatkan dan mengelola rasa takutnya dengan benar."
 

Kaya atau Miskin, Apa kata Alkitab?

By: Pdt. Herodion Pitrakarya Gunawan | Artikel | 09 Februari 2010, 13:41:53 | Dibaca: 585 kali

Masih ingat lirik lagu “Andai aku jadi orang kaya”, yang dinyanyikan oleh Oppy Andaresta? Membayangkan punya mobil mewah, rumah mewah, bahkan punya pulau…” andai saja itu aku miliki, tapi nggak usah pakai kerja. Siapa yang tidak mau? Tapi apakah kaya, bahkan kaya raya, tanpa kerja itu menyehatkan jiwa? Pasti tidak!

Leo Tolstoy, seorang pengarang Rusia yang terkenal, mengarang sebuah cerita sebagai berikut: Pada suatu hari iblis mencari seseorang yang semula murah hati untuk dijadikan kikir, yang semula berserah akan dijadikan serakah dan cepat marah. Setelah berputar-putar ke sana kemari, akhirnya iblis memilih seorang petani miskin yang pada waktu itu dilihatnya sedang bekerja di ladang. “Nah, petani miskin ini akan kujadikan lebih miskin. Pasti ia akan menjadi kikir dan serakah.”

Sebagai langkah pertama, iblis mencuri bekal makanan milik petani itu. Pada waktu makan siang tiba, petani itu mencari-cari bekalnya, dan ia merasa heran. “Aneh, tadi kutaruh di sini. Kok sekarang tidak ada.” Wah, ia pasti akan merasa lapar sepanjang hari itu. Pikir petani itu. Tetapi petani itu berkata di dalam hatinya, “Nggak pa pa, lah. Mungkin yang mencuri membutuhkan makanan itu daripada diriku.”

Karuan saja iblis merasa heran melihat reaksi petani itu. Makanannya hilang, kok iklas dan damai. Rencana si iblis gagal total. Dengan lesu ia melapor pada iblis lain. Bukannya dikasihani, ia malah ditertawakan teman-temannya itu. “Pantas saja kau gagal,” kata mereka. “Kalau mau membuat seseorang kikir dan serakah, jangan jadikan ia miskin. Jadikan dia kaya.”

Mendapat saran rekan-rekannya, si iblis segera tanpa membuang banyak waktu segera menyusun rencana baru. Ia memberi kesuburan khusus pada ladang petani itu. Ketika para petani lain mengeluh karena mengalami gagal panen, ia malah mengalami kelimpahan panen. Lumbungnya dipenuhi gandum. Petani itu mendadak menjadi kaya.

Lalu si iblis memberi ilham pada petani itu, “Bukankah kelebihan gandum ini dapat dijadikan vodka?” Dan ternyata minuman keras bikinan petani itu laku keras. Amat digemari oleh orang-orang kota. Petani itu menjadi semakin kaya.

Akan tetapi, apa yang terjadi pada dirinya sesudah ia menjadi orang kaya? Sekarang ia suka berfoya-foya dan mabuk-mabukan. Dalam keadaan mabuk ia menagih tetangga-tetangganya untuk mengembalikan gandum yang mereka pinjam. Ia langsung naik pitam ketika mereka belum sanggup melunasi hutang mereka kepadanya. Maklum sedang masa paceklik. Tetapi ia tidak peduli. Ia memaki-maki.

Bukan cuma itu. Keluarga petani yang semula tenang dan damai berubah menjadi ketegangan. Umpamanya, hanya karena istrinya menumpahkan sedikit vodka, petani itu marah bukan kepalang. “Bodoh! Kamu kira ini air hujan? Ini vodka. Mahal harganya!” Misi si iblis terselesaikan dengan baik. si iblis menang.

Alkitab sering berbicara lantang tentang tentang kekayaan. Tuhan Yesus bahkan pernah berkata. “Alangkah sukarnya orang kaya masuk ke dalam kerajaan surga. Lebih mudah seekor unta masuk ke dalam lobang jarum.”

Tetapi walaupun demikian, Alkitab tidak anti kekayaan. Alkitab tidak membenci orang kaya. Tuhan Yesus sendiri mempunyai pengikut yang kaya raya. Misalnya; Yusuf dari Arimatea. Juga para wanita yang melayani rombongan Yesus dengan kekayaan mereka.

Sebenarnya kekayaan itu bersifat netral. Tidak jahat atau baik kepada dirinya. Bahkan bisa amat positif. Kekayaan menjadi baik atau menjadi jahat, ditentukan oleh tiga hal: Pertama, oleh bagaimana kekayaan itu diperoleh. Dengan cara yang halal atau haram. Kedua, oleh apa dampaknya bagi si pemilik. Menyejahterakan atau menghancurkan. Ketiga, oleh bagaimana atau untuk apa kekayaan itu dimanfaatkan. Untuk kebaikan atau untuk kejahatan.

Rasul Paulus menulis. “Peringatkanlah orang-orang kaya di dunia ini. Agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberi kepada kita segala sesuatu yang dinikmati. Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi.” (1 Timotius 6:17-18).

Rasul Paulus tidak menuntut orang-orang kaya di dunia agar mereka menjadi miskin. Sama sekali tidak! Ia hanya memperingatkan mereka tiga hal: Pertama, jangan tinggi hati. Kesombongan adalah pencobaan yang paling sering dihadapi oleh orang kaya. Pamer diri dan merendahkan orang lain. Bahkan Malinkundang yang dalam perantauan menjadi kaya, tega tidak mengakui perempuan yang pernah mengandung dan melahirkan sebagai ibu kandungnya. Kedua, jangan berharap pada sesuatu yang tidak tentu seperti kekayaan. Pencuri, karat dan ngengat serta inflasi dapat melenyapkan kekayaan. Bahkan tidak mustahil terjadi, orang yang tidur sebagai orang kaya, eiit… bangun sebagai orang miskin. Ketiga, jadilah seorang yang bermurah hati. Orang kaya dalam perumpamaan Tuhan Yesus yang tercantum dalam Lukas 16: 19-31 mendapati dirinya dalam neraka, bukan disebabkan kekayaannya, melainkan oleh ketidakpeduliannya terhadap Lazarus yang miskin, yang tergeletak di dekat pintu rumahnya.

Ada lagi perumpamaan Tuhan Yesus tentang orang kaya. Itu dapat kita baca dalam Lukas 12:16-20. Diceritakan bahwa ia adalah pengusaha agro-bisnis yang sukses dan kaya luar biasa. Persoalan timbul ketika ia tidak tahu lagi di mana ia bisa menyimpan hasil panennya yang melimpah ruah. Tapi tidak terlalu lama ia terbingung-bingung. Dengan sigap, cepat dan tepat ia memecahkan masalah. “Inilah yang akan aku perbuat, aku akan merombak lumbung-lumbungku dan mendirikan yang lebih besar.” Hebat, bukan? Tetapi Allah menyebut orang ini bodoh. Kenapa? Mengapa?

Ia disebut bodoh bukan karena kekayaannya, bukan karena ia orang kaya. Ia disebut bodoh karena karena tiga hal: Pertama , Ia menganggap sesuatu yang sebenarnya cuma alat sebagai tujuan. Sandang, pangan dan papan itu penting. Siapa berani berkata tidak? Tetapi penting sebatas sebagai alat. Tapi orang kaya ini menganggap sebagai tujuan hidup. “Jiwaku, ada padamu banyak harta, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya. Makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah.” Kedua, dalam mabuk rasa berpuas diri ia mengabaikan sesama. Dalam monolognya ia terlalu banyak mengucapkan kata, “aku” atau “ku”. Tak ada lagi tempat baginya untuk orang lain. Ketiga, ia mengabaikan Tuhan. Dalam monolognya itu tak sekalipun ia menyebut nama Tuhan.

Alkitab memang sering berkata lantang tentang kekayaan. Tetapi ia juga tidak kurang sering berbicara tentang kemiskinan dan orang miskin.

Lebih dari satu kali Alkitab mengatakan bahwa Tuhan berpihak pada orang miskin dan tertindas dan menjadi pembela mereka. Walaupun demikian, jangan salah duga, Alkitab tidak mengidealkan kemiskinan. Juga Alkitab tidak mengidentikkan kemiskinan dengan kesalehan.

Kalau Anda sekarang ini orang kaya, saya menyarankan tiga hal: Pertama, mawas diri. Dalam Amsal 6:6-11 dikatakan bahwa kemiskinan tidak mustahil disebabkan oleh kemalasan atau dapat dikatakan bahwa kemalasan dapat menjadikan seseorang itu miskin. Nah, cobalah Anda mawas diri. Apakah Anda selama ini seperti itu? Kalau iya, bertobatlah! Kedua, jangan minder. Jangan rendah diri. Walaupun Anda orang miskin, Anda berhak hadir bersama orang-orang yang jauh lebih kaya daripada Anda. Walaupun sebagai orang miskin mungkin Anda tidak mampu membeli ini dan itu tetapi Anda mempunyai iman kepada Allah, semangat, sukacita, pengharapan dan sebagainya. Jadi, kenapa mesti minder? Jangan! Ketiga, berusahalah untuk meningkatkan taraf hidup ekonomi dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip iman secara konsisten. Belajar dari perumpamaan talenta, kita mesti terpacu untuk mengembangkan talenta yang Tuhan percayakan kepada kita sehingga berlipat.

Dalam 1 Timotius 6:9 Rasul Paulus menulis, “Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.” Di sini yang dianggap salah bukanlah keinginan untuk menjadi kaya. Bukan. Ingin kaya sih oke-oke saja. Yang salah adalah kalau ambisi untuk jadi kaya itu menjadikan seseorang lupa diri dan terutama lupa Tuhan, sehingga ia terjatuh ke dalam percobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan. Jadi? Pingin kaya, oke. Bahkan setiap orang harus berjuang untuk meningkatkan taraf hidup ekonominya. Tapi tetaplah berpegang pada prinsip-prinsip iman.

Sumber: Majalah Bahana, Februari 2010


Nama
Email
Komentar Anda *) Tekan "Shift+Enter" untuk turun 1 baris.
 38558
Masukkan code unik di atas

 
 
 
Most Wanted
Arti Sekolah Minggu Bagiku (1)
Andrea Dian Indria (25), Artis-Jakarta. Sejak empat tahun hingga SD saya mengikuti Sekolah Minggu, saat ... Selengkapnya
TESSA KAUNANG - SALAH SEBUT STASIUN TV
Setiap orang pasti punya pengalaman buruk. Artis cantik Tessa Kaunang pernah mengalami pengalaman yang tidak ... Selengkapnya
OLINE MENDENG - OGAH JADI ANTAGONIS
Awalnya Elizabeth Caroline Mendeng atau yang akrab disapa Oline Mendeng mengaku kesulitan melakonkan peran komedi. ... Selengkapnya
NAFA URBACH - HARUS SIAP CAPEK
Dalam drama musikal bertajuk Aku Ingin Pulang, Nafa Urbach ikut unjuk peran. Ia berperan sebagai ... Selengkapnya
VJ DANIEL MANANTA - RAMBU-RAMBUNGEMSI
Kesuksesannya memandu acara Indonesian Idol tiga musim berturut-turut, membuat cowok bertinggi badan 180 cm ini ... Selengkapnya
Opini mereka tentang Iman
Magdalena (26) Artis-Jakarta. Karena public figure maka aku selalu bekerja dengan banyak orang. Dan setiap ... Selengkapnya
Chelsea Olivia - Kangen Jadi Orang Jahat
Peran Mawar dalam sinetron Mawar dan Melati kembali membuat Chelsea Olivia (17) berperan sebagai tokoh ... Selengkapnya
Derbi Romero - Penjarakan Markus
Bersinetron atau manggung di sana-sini, tak menyurutkan niat Derbi Romero (20) mewujudkan cita-citanya sebagai praktisi ... Selengkapnya
Fransiskus Jainal Hasibuan - Si Pengantar Jenazah
Kenal atau tidak, jauh atau dekat, Fransiskus Jainal Hasibuan (52) selalu memberikan hati dan tenaganya ... Selengkapnya
Kisah Kasih di Wonogiri
Jejak-jejak Kesembuhan di Hari Jadi Wonogiri ke-269 Langit di Kabupaten Wonogiri sedang tak bersahabat. Mendung, hujan, ... Selengkapnya
Jerry Colangelo - Menapaki Sukses Bersama Tuhan
Jerry lahir pada 20 November 1939 di Chicago Heights, Illinois. Bersama keluarganya, ia tercatat sebagai ... Selengkapnya
Mey Chan: Aku Sangat Tidak Takut Miskin
“Kata orang karakter vokalku unik,” ujar Mey Chan. Karakter vokal Mey Chan sengau dan seperti ... Selengkapnya
BELANDA - Riwayatmu Kini Tak Seindah Tulip Keukenhof
Pelgrim in hetland van windmolensSaya adalah musafir di negeri Kincir Angin. Seorang ayah dengan seorang ... Selengkapnya
Menabur Kasih di Tanah Rencong - Pelayanan Masyarakat Pasca Bencana Tsunami
Bencana Tsunami tahun 2004 memporak-porandakan Aceh. Banyak pihak yang kemudian terlibat memulihkan kondisi Aceh. Salah ... Selengkapnya
Novel Matindas: "Bergantung pada pemahaman tentang kebenaran yang diyakini"
Iman yang kokoh menyebabkan jemaat mampu melakukan panggilannya. Kehidupannya yang beriman dapat membawa dampak bagi ... Selengkapnya
Pdt. Charles Simamora, S.Th.,MA. - Fokus Lurus, Pelayanan Tulus
Pendeta juga manusia. Sebagai manusia, pasti punya keinginan-keinginan tertentu. Menyadari hal itu, Pdt. Charles Simamora, ... Selengkapnya
Dilarang Menabung
“Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar ... Selengkapnya
Membangun Keluarga Tanpa Kekerasan
Dunia tempat anak-anak kita tumbuh dewasa ini sangat dekat dengan kekerasan, bahkan di rumah sekalipun. ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran
Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
Mempersulit Tuhan?
“Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
Jangan Terperdaya
Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5) Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
Menghargai Kemampuan Diri
Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Marketing dengan “Menyembur-nyemburkan” Kebohongan
“Saksi yang setia tidak berbohong, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan, adalah saksi dusta; Saksi dusta tidak ... Selengkapnya
Membangun Motivasi Anak
Dalam kenyataannya ada dua bentuk motivasi, yaitu eksternal dan internal. Yang eksternal datang dari luar ... Selengkapnya
TEPAT JANJI
Dan Engkau telah menepati janji-Mu, karena Engkau benar. Tepat janji adalah sifat Tuhan. Dia telah menjadi ... Selengkapnya
B A N T A L
Percayakah Anda bahwa satu-satunya ayat yang bisa kita temukan di Alkitab terbitan LAI yang mengandung ... Selengkapnya
HIDUP TANPA SAMPAH
Di suatu siang di tengah terik matahari yang tampak tidak bersahabat, saya menikmati perjalanan menggunakan ... Selengkapnya
BLAME GAME
”Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu” ... Selengkapnya
De-Pancasilaisasi dan Nasib Kita
Juni 65 tahun lalu Bung Karno berpidato tentang konsep yang ia tawarkan buat dijadikan dasar ... Selengkapnya
Usahakan Kesatuan Tubuh Kristus
Gereja adalah miniatur keberadaan Kristus di dunia ini. Artinya, keberadaan gereja membawa citra Yesus, sang ... Selengkapnya
Iman Harus Teruji
Kekristenan tidak dapat dilepaskan dari sosok Yesus Kristus. Karena tanpa-Nya, Kristen tidak mungkin ada. Lewat ... Selengkapnya
Power of Contenment - Kekuatan Rasa Cukup
“Memang ibadah jika disertai dengan rasa cukup, akan memberi keuntungan yang besar” Ini tidak cukup, itu ... Selengkapnya
Savitri Pardani Tranggono - Ma, Aku Jatuh
Aku panik banget. Apalagi beberapa orang bilang, itu penyakit mematikan. Aku rasanya mau mati, nggak ... Selengkapnya
Januar Riswandi (25) - Si Bola Pingpong
Kembali ke Jakarta teringat keputusanku mengikut Kristus. Saat itu usiaku 17 tahun. Aku masih sangat bocah, ... Selengkapnya
Dapat Bonus Mukjizat
Nama saya Ibu Lena (56). Saya sudah lama sakit Jantung. menurut dokter, jantung saya kurang ... Selengkapnya
CARA MEMELIHARA PERSAHABATAN?
Shalom. Nama saya Margaretha. Mau nanya nih bagaimana menjaga persahabatan agar tidak tergoyangkan dan pecah ... Selengkapnya
Dapat Bonus Mukjizat
Nama saya Ibu Lena (56). Saya sudah lama sakit Jantung. menurut dokter, jantung saya kurang ... Selengkapnya
ASAP HITAM DI SELATAN SURABAYA
Detik pertama saat bangun pagi, saya bertanya dalam hati, kejadian kemarin malam itu, nyata atau ... Selengkapnya
Berjalan dalam Waktu Tuhan
Ester Setiawan (43), adalah seorang staf administrasi keuangan di salah satu perusahan kontraktor di Jakarta. ... Selengkapnya
Aurelia Klarissa Alodyane - Tuhan Masih Memberiku Kesempatan
Siapa tahu hari esok? Tak seorangpun. Bahkan detik-detik di depan kitapun, kita tak akan pernah ... Selengkapnya
Kristen Popeye
Mazmur 119:97-105Popeye The Sailor Man adalah nama serial kartun yang cukup terkenal di kalangan anak-anak. ... Selengkapnya
Bejana yang Diremukkan
Yeremia 18:1-7Setelah berkhotbah di hadapan ratusan orang, Hokkie diminta berkhotbah di hadapan tidak lebih dari ... Selengkapnya
Awasilah Pikiranmu
Bacaan: Filipi 4:2-9 Sebuah sistem elektronik baru untuk fungsi sensor bernama ClearPlay kini mulai diterapkan ... Selengkapnya
Dua Kunci Sukses
Bacaan: Amsal 24:1-7Hoka-Hoka Bento, J.CO Donuts & Coffe, Lea, dan Byon adalah beberapa merk asli ... Selengkapnya
Everything Is Possible
Bacaan: Matius 19:16-26Percayakah Anda bahwa suatu saat kelak manusia akan dapat terbang? Inilah pertanyaan yang ... Selengkapnya
Menghadapi Jalan Buntu
Bacaan: Mazmur 25:14-22Sewaktu kecil saya sering bersepeda mengelilingi kompleks tempat tinggal saya. Meski terkadang melelahkan, ... Selengkapnya
Adakah Tuhan?
Bacaan: Keluaran 17:1-7Sebuah situs radio internasional menyebutkan, menurut hasil penelitian yang melibatkan Vrije Universiteit di ... Selengkapnya
Gagal Itu Biasa
Bacaan: Hakim-hakim 16:23-31Berbicara mengenai kegagalan, kita pasti tidak mau mengalaminya, tetapi harus mengalaminya jika ingin ... Selengkapnya
Benny Hinn Telah Alami Pemulihan
Jakarta, BahanaKehadiran Rev. Benny Hinn ke Jakarta (18-20/6) pada KKR Mukjizat Pemulihan & Tranformasi Indonesia ... Selengkapnya
Kualitas Doa Menentukan Tingkat Keintiman dengan Bapa
Jakarta, BahanaDoa merupakan komunikasi manu­sia dengan Tuhan. Lewat doa, kualitas hubungan manusia dengan Tuhan dapat ... Selengkapnya
Forum Kerja Sama Akan Sinergikan Lembaga Keumatan
Jakarta, BahanaTidak lama lagi forum kerjasama antar lembaga keumatan di Jakarta akan ter­wujud. Pernyataan ini ... Selengkapnya
Maria Shandy dan Sidney Mohede Menerobos Hujan
Yogyakarta, BahanaHujan deras membasahi Jogja, tetapi hala­man parkir Impact FM, Yogyakarta penuh dengan kendaraan yang ... Selengkapnya
Berikan Cinta dan Harapan untuk Penderita Hydrocephalus
Semarang, BahanaMenginjak usia ke sepuluh, Wisma Kasih Bunda, Semarang menggelar peringatan 10 tahun Pelayanan Kasih ... Selengkapnya
Ateisme Masih Menjadi Masalah
Jakarta, BahanaAteisme masih merupakan masalah. Se­bagai cabang aliran ini masih terus ber­tumbuh dan mengambangkan sayap. ... Selengkapnya
Yulia dan Kawan-kawannya
Jakarta, Bahana “Di akhir 2009, saya sedang mendengarkan lagu-lagu rohani. Saat itulah muncul kerinduan saya untuk ... Selengkapnya
Mukjizat Menjadi Milik Kota Sarmi
Papua, BahanaTidak semua orang tahu bahwa ada dae­rah bernama Sarmi di Papua. Padahal daerah ini ... Selengkapnya
Seorang Revivalist
Pengarang : Charles G. FinneyFormat Buku : 15 x 23 cm Jumlah Hlm : xviii ... Selengkapnya
Kristen Sejati
Pengarang : John Wesley Format Buku : 15 x 23 Jumlah Hlm :xii + 196 ... Selengkapnya
Saham Kerajaan
Pengarang : Alan Vincent Format Buku : 16 x 24 cm Jumlah Hlm : vi ... Selengkapnya
Pribadi yang Terbaik
Pengarang : Imanuel Kristo.Format Buku : 14 x 21 cmJumlah Hlm : viii + 208 ... Selengkapnya
Warisan
Pengarang : Francis J. Sizer Format Buku : 16 x 20.5 cm Jumlah Hlm : ... Selengkapnya
Pribadi yang Terbaik
Pengarang : Imanuel Kristo. Format Buku : 14 x 21 cm Jumlah Hlm : viii ... Selengkapnya
Murid yang Berkenan
Pengarang : Brian ByrneFormat Buku : 15 x 23 cmJumlah Hlm : xviii + 246 ... Selengkapnya
Waktunya Berperang
Pengarang : Francis Frangipane Format Buku : 15 x 23 cm Jumlah Hlm : xviii ... Selengkapnya
 

Semua Warta »

Warta Selengkapnya

Berlari Mencapai TujuanUntuk Kecerdasan Bangsa IniMenikah Beda ImanOtak Kanan, Kiri, Tengah, Depan, Belakang, Bawah, Atas…
Doa dan Janji TuhanPelantikan BKSAG Kabupaten BanyumasKekristenan Dalam Dinding GerejaPertobatan Seorang Penjudi
Bahaya TelevisiBenny Hinn Telah Alami PemulihanAktivasi Otak Tengah Tak Ada Dasar IlmiahMaria Shandi - Si Penyentuh Hati
K u s t aSahabat SejatikuJessica Isakandar - Bantah Tampil SeksiUlar Beludak
Transformasi Roh KudusJerry Colangelo - Menapaki Sukses Bersama TuhanStrategi untuk MenangTuhan Selalu Punya Cara untuk Membawaku Kembali Pada-Nya
Menemukan Panggilan dan MenghidupinyaMukjizat Roh KudusKristen PopeyeArti Sekolah Minggu Bagiku (2)
Mengenai Sekolah di Hari MingguIman Anak RajaKualitas Doa Menentukan Tingkat Keintiman dengan BapaAllah yang Melindungi
Fransiskus Jainal Hasibuan - Si Pengantar JenazahSemua Karena AnugerahGuru – Dalam Tantangan Pola Pembelajaran Di Era Milenium KetigaKebenaran Paripurna
B’Life Melayani Pengembangan Potensi Warga GerejaKemurnian PujianArti Sekolah Minggu Bagiku (1)Anak-anak di dalam Lingkaran
Meracik Rasa dari Lidah KonsumenBejana yang DiremukkanMenyelamatkan SAHABAT dan USAHALuar dan dalam berbeda
The Power of CreativityKisah Kasih di WonogiriYesus Datang MendekatForum Kerja Sama Akan Sinergikan Lembaga Keumatan
Agnes Monica – Tak Terpikir Jadi Guru VokalKonser Amal GKI Bekasi TimurKudusAwasilah Pikiranmu
Keputihan bikin Suami Berzina?Kenapa Harus Yang Pahit?


Cari Arsip



Warta Kita
19 Februari 2010
Berlangganan Bahana Berhadiah Sepeda Motor
...Selengkapnya

17 September 2009
Pasang Iklan di eBahana.com
...Selengkapnya

18 April 2009
Pemindahan: bahana-magazine.com -> ebahana.com
...Selengkapnya

03 April 2009
Mohon bantuan tentang info jadwal ibadah dan misa
...Selengkapnya

20 Maret 2009
Saran browser untuk akses website eBahana.com
...Selengkapnya

Video

Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)

Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini»
*)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB)



Top Artikel



Polling
Rubrik Inspirasi mana yang paling Anda sukai dari majalah Bahana ?
  Jumpa Bintang
  Bincang Tokoh
  Hati Gembala
  Usaha Kita
  Inspirasi



SMS Renungan
>Ketik REG <spasi> REMA
Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA
Untuk Renungan Pagi
Kirim ke:
5454 (Telkomsel), 7363 (Flexi dan XL)
Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG
dan kirim ke 5454 (Telkomsel)
Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN



Sabda Tuhan
:
http://sabdaweb.sabda.org
 
 




Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Online Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi |