• PELUANG EMAS UNTUK MENJADI AGEN MAJALAH BAHANA
  • SEKALIGUS PEWARTA KABAR BAIK!
  • ANDA BERMINAT? SILAHKAN HUBUNGI: KANTOR MAJALAH BAHANA:
  • JL. BEO 38-40, YOGYAKARTA 55281
  • TELP. (0274)561881 EXT 113/208

Hari Pendamaian

By: pam | Bible World | 09 Feb 2010, 13:19:17 | Dibaca: 2183 kali

Hari Pendamaian merupakan hari raya terpenting. Saat itu, semua dosa pada tahun sebelumnya didamaikan. Dengan kata lain, kurban disediakan untuk menanggung banyak dosa yang mungkin tidak didamaikan pada tahun sebelumnya sehingga murka Allah tidak terjadi tetapi persekutuan dengan-Nya terpelihara (Im. 16:30-34; Ibr. 9:7). Hari Pendamaian harus diadakan karena jika tidak orang Israel (orang percaya) menjadi sasaran murka Allah (Rm. 1:18; Kol. 3:5; 1 Tes. 2:16). Jadi Hari Pendamaian diadakan atau diulang setiap setahun sekali dengan cara yang sama.

Hari Pendamaian harus menjadi hari perhentian penuh. Orang Israel harus berpuasa dan merendahkan diri (Im. 16:31). Sikap ini harus menonjol karena karya pendamaian menjadi efektif jika ada pertobatan dan iman yang tekun (Bil 15:30; 29:7; Im. 23:27). Mengapa? Karena, Allah ingin mengampuni mereka. Caranya mencari binatang yang dikurbankan untuk menutupi dosa (Im. 17:11; Yes. 53:4-11).

Pada Hari Pendamaian, imam besar mempersiapkan diri. Caranya mandi dan mengenakan pakaian suci. Sebelum pendamaian diadakan, lembu jantan dipersembahkan untuk membereskan dosanya. Kemudian, dua kambing jantan diambil. Undi dibuang untuk menentukan kambing kurban dan kambing azazel. Kambing kurban disembelih. Darahnya dipercikkan di atas tutup tabut perjanjian. Kambing azazel diambil. Sambil menumpangkan tangan pada kepala azazel, imam besar mengakui semua dosa Israel. Setelah itu, azazel dibawa ke padang gurun. Secara simbolis, imam besar melenyapkan dosa itu ke padang gurun (Im. 16:8-22).

Hari Pendamaian penuh dengan makna simbolis yang menunjuk pada karya Kristus sebagai Juruselamat. Kedua kambing itu melambangkan pendamaian, pengampunan, perukunan, dan penyucian. Kambing yang disembelih melambangkan kematian-Nya dan penggantian orang berdosa yang seharusnya disalib (Rm. 3:24-26; Ibr. 9:11-12, 24-26). Kambing azazel melambangkan kurban Kristus yang melenyapkan dosa orang yang bertobat (Mzm. 103:12; Yes. 53:6, 11-12, Yoh. 1:29; Ibr. 9:26).

Sumber: Renungan Malam, Februari 2010

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!


Warta Populer



© Copyrigth @ CV. Andi Offset 2015
Contact: Online Devision
Jl. Beo 38-40
Yogyakarta, 55281
Indonesia
Tlp: 0274 545 465 ext. 204
ebahana.com v. 3.0.12.13