By: Gro/Eqn | Hot News | 07 Februari 2010, 13:22:57 | Dibaca: 180 kali
Jakarta, Bahana Di kota kelahiran Kristus, Betlehem, pemerintah Palestina memutuskan bahwa walikotanya harus Kristiani, meski mayoritas penduduk Betlehem adalah Muslim. “Hal ini membuktikan terjalinnya hubungan yang damai antara agama-agama yang berbeda, maka tidak dibutuhkan lagi tembok-tembok pemisah,” ujar Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Al Mehdawi.
Di kota ini, Natal dirayakan 3 kali yakni secara umum pada 24 Desember, dilanjutkan dengan Kristen Orthodoks yang memiliki tradisi merayakan Natal pada 7 Januari, dan terakhir gereja Armenia merayakan Natal pada 15 Januari.
”Di Bethlehem, umat Islam dan Kristiani hidup berdampingan dengan damai,” tambahnya mengamini pernyataan Walikota Betlehem DR Victor Batarseh dalam Konser Natal Palestine Revival Christmas Concert - Time Is Up di Menara Grand Chapel, UPH, Karawaci (10/12). Batarseh mengatakan, Natal bukan hanya pesan untuk umat Kristiani, tetapi juga untuk semua orang. ”Karena Natal adalah saatnya kita saling mengampuni,” kata Batarseh.
Kehadiran walikota Betlehem sendiri merupakan prakarsa Gembala Sidang Gereja Bethel Indonesia (GBI) Glow Fellowship Centre, Pdt. Gilbert Lumoindong. Selain Batarseh hadir juga Palestinian Worshippers (artis dari Palestina) Nataly Nuha, Fady Yacoub dan Nour yang memeriahkan acara dengan menyanyikan lagu-lagu Natal dalam bahasa Arab. Natal ini merupakan rangkain dari dua natal GBI Glow Fellowship Centre sebelumnya di Tennis Indoor Senayan (8/12) dan Sport Mall Kelapa Gading (9/12).
Nuansa Betlehem yang begitu dominan dimaksudkan untuk mengabarkan bahwa Natal tidaklah identik dengan dunia barat. Sehingga Natal yang sesuai nuansa aslinya dapat mengikis konsep western yang melekat pada benak umat Kristiani di Indonesia. “Budaya Western tidak terlampau cocok dan tidak dapat diterima dalam budaya ketimuran kita,” jelas Pdt. Gilbert yang dijumpai dalam konferensi pers di Bellagio Mall (7/12), Jakarta.
Karena itu, Gilbert mengimbau untuk tidak mempolitisasi agama dalam menyikapi masalah Palestina. “Mari kita berikan dukungan doa, agar damai dan kasih Tuhan tetap menaungi Betlehem secara khusus dan Palestina pada umumnya,” katanya.
Nasionalisme New Wine Pembelaan terhadap tanah air juga mengemuka dalam ibadah New Wine International Church (NWIC) di Showroom Nissan, Pluit, Jakarta Utara. Semangat nasionalisme kental begitu Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro bersama istri bersaksi dan menyanyikan sebuah lagu rohani yang medley dengan lagu ”Rayuan Pulau Kelapa”. Minggus Tahitoe dan Diana Nasution pun ambil bagian menyaksikan kasih Tuhan dalam hidup mereka.
Gereja yang dipimpin pasangan suami istri Rev. Robert dan Lea Sutanto ini memilih judul Amazing Love sebagai tema Natal tahun ini. Sebagaimana dikatakan Irawan, staf Pastoral Team gereja ini yang juga salah seorang panitia Natal, tema tersebut karena melihat kondisi bangsa Indonesia yang saat ini kekurangan kasih maka cinta yang besar dari Tuhan sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita.
Natal yang dihadiri kurang lebih 600-an orang ini diakhiri dengan doa bagi bangsa dan negara, pemerintah, dan seluruh suku di Indonesia.
Mengatasi Stres Pada Anak Suatu ketika Moze pulang sekolah dengan mengeluh, “Stres aku,” katanya melempar tas sekolahnya, “Mengapa sih ... Selengkapnya
•
Be Positive…..!!! Betapa seringnya dalam hidup ini kita merasakan adanya suatu dinamika diri yang tidak kita sadari ... Selengkapnya
•
Tolong, Maaf, Terima Kasih Dalam sebuah acara Parenting yang saya pimpin, saya menganjurkan orangtua untuk membiasakan berbicara baik pada ... Selengkapnya
•
Say No to Shyness Banyak orang berpendapat bahwa rasa malu merupakan suatu hal yang wajar. Pandangan ini muncul karena ... Selengkapnya
•
Uang Mudah Mengapa uang yang mudah diperoleh biasanya (baca: selalu) akan cepat habis? Seorang teman menanyakan ini ... Selengkapnya
Pentingnya Pelayanan Anak Melayani anak-anak berdampak bagi Kerajaan Allah. Gereja kiranya menggarapnya dengan serius. Bagaimana dengan gereja Anda?
Bagi ... Selengkapnya
Emet, Aletheia! Selalu akan terjadi dan terjadi lagi fenomena hukum berupa tergugahnya “perasaan keadilan masyarakat” saat menyaksikan ... Selengkapnya
•
300 “Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Gideon: ‘Dengan ketiga ratus orang yang menghirup itu akan Kuselamatkan kamu: ... Selengkapnya
Tuhan Atas Hidupku Bacaan: Lukas 11:24-26Belum lama ini seorang ibu meminta saya berdoa untuk rumahnya. Pasalnya, selama beberapa ... Selengkapnya
•
Bagaimana Akhirnya? Bacaan: Kejadian 7:1-16Konferensi mengenai perubahan iklim bernama Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) Juni 2009 ... Selengkapnya
•
Belajar Mempercayai Bacaan: Yesaya 55:6-13Suatu hari seekor keledai jatuh terperosok ke dalam sebuah sumur tua. Mengetahui hal ... Selengkapnya
•
Tembok Penghalang Bacaan: Yohanes 4:4-27Jika Anda mengunjungi kota Berlin di Jerman, jangan lupa mengunjungi Gerbang Brandenburg. Bangunan ... Selengkapnya
•
Apa Menu Siang Ini? Bacaan: Filipi 3:17-21Ada 12 jenis makanan yang diyakini oleh para ahli gizi sebagai makanan paling ... Selengkapnya
•
Ungkapan Kasih Bacaan: 1 Korintus 13:1-13Dalam perjalanan pelayanannya, tidak jarang wanita ini ditolak dan diusir. Dihina dan ... Selengkapnya
•
Kasih dan Setia Bacaan: Amsal 3:1-8Berita perceraian yang menimpa salah satu diva terkenal di Indonesia menandakan semakin sulitnya ... Selengkapnya
•
Inspeksi Mendadak Bacaan: Markus 13:33-37Belum genap seminggu menjabat sebagai Menteri Perhubungan Indonesia periode 2009-2014, Freddy Numberi langsung ... Selengkapnya
Hai Manusia, Kenali Musuhmu Menjaga kekudusan hidup bukan perkara mudah. Apalagi di zaman ini. Tetapi, akankah kita menyerah?
Dalam bukunya ... Selengkapnya
Mendukung Doa untuk Palestina Jakarta, BahanaDi kota kelahiran Kristus, Betlehem, pemerintah Palestina memutuskan bahwa walikotanya harus Kristiani, meski mayoritas ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN