Made Teddy Artiana Photography - Dari Hobi Datanglah Rejeki
By: N@tbet/Gro | Inspirasi | 06 Februari 2010, 13:07:39 | Dibaca: 168 kali
Keputusan Made Teddy Artiana untuk fokus mengelola hobi yang kini menjadi usahanya tidak keliru. Kini ia dikenal sebagai fotografer acara pernikahan, pre-wedding hingga company profile perusahaan yang sangat disegani.
Berawal di tahun 2006 lalu, Made Teddy Artiana tak sengaja membantu sang istri, Wida untuk mempromosikan aneka kue berupa foto dalam situs internet. Foto yang diambil dari kamera digital sederhana tersebut justru menarik perhatian salah satu temannya yang mengaku sangat terkesan dengan hasil jepretannya, “Wah, Mas Teddy, fotonya bagus banget sepertinya ada bakat fotografi,” cerita Teddy tentang komentar temannya sambil tersenyum.
Kata-kata orang tersebut rupanya mengiang-ngiang dalam pikiran Teddy. Tanpa berpikir dua kali dan setelah berdiskusi dengan sang istri maka dicobalah bisnis fotografi. “Dengan modal yang minim kami membeli peralatan fotografi seperti kamera, handycam, tripod, lighting, dan lain-lain. Untuk klien pertama kami adalah tetangga atau kenalan dekat yang ingin menikah atau sekadar pre-wedding,” katanya. Hasilnya tak terduga, banyak yang memuji hingga ia percaya diri memajangnya di situs internet.
Klien kecil hingga orang terkenal mengaku tanpa promosi besar dan hanya mengandalkan kecanggihan internet dalam memperkenalkan usaha fotografinya tersebut, job demi job mendatanginya. Walhasil, Teddy pun repot dibuatnya sehingga mengharuskannya untuk mundur dari pekerjaannya sebagai karyawan di sebuah bank swasta terkemuka di Indonesia.
Keputusan jemaat Gereja Kristen Jawa Bekasi untuk bisnis fotografi yang dinamai sama dengan namanya sendiri ini menghasilkan banyak uang. Dari sini pula Teddy mengenal beberapa pejabat penting yang menjadi kliennya.
Sebut saja mulai dari pengusaha organic Bob Sadino, Menteri Kebudayaan Jero Wacik, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Aburizal Bakrie, Setiawan Djodi dan masih banyak lagi. Meskipun demikian bukan berarti laki-laki berambut gondrong ini membedakan para kliennya.
“Bagi saya semua klien sama saja, nggak pernah saya beda-bedakan antara satu dengan yang lain,” ucapnya sambil menyebutkan harga paket termurah mulai dari harga 2,5 juta hingga paket standar sekitar 4,5 juta rupiah yang dihitung per-hari termasuk make-up yang ditangani langsung oleh sang istri, Wida. Tapi pernah juga menangani wedding hingga harga 100 juta rupiah.
Kunci Sukses Empat tahun menekuni bisnis fotografi tentu bukan waktu yang singkat. Apalagi 2 tahun belakangan ini krisis global sempat menghampiri Indonesia. Mampu bertahan serta dapat menghadapi persaingan terbuka dalam bisnis ini, bukan perkara mudah. Tapi percaya atau tidak bisnis fotografi yang memiliki jargon “karena pernikahan adalah rencana-Nya” tersebut belum pernah mengalami rugi satu rupiah pun. ”Semuanya itu bukan karena kehebatan kami tapi karena penyertaan-Nya,” kata pria yang memiliki kiat sukses tekun berdoa, sabar dan kerja keras ini.
Makna Kekudusan Bagi Mereka (2) Weyni Marcylia Moniaga (20), Mahasiswi-JakartaKekudusan adalah kesucian hidup, kejujuran, ketulusan, kerendahan hati, dan rasa hormat ... Selengkapnya
Mengatasi Stres Pada Anak Suatu ketika Moze pulang sekolah dengan mengeluh, “Stres aku,” katanya melempar tas sekolahnya, “Mengapa sih ... Selengkapnya
•
Be Positive…..!!! Betapa seringnya dalam hidup ini kita merasakan adanya suatu dinamika diri yang tidak kita sadari ... Selengkapnya
•
Tolong, Maaf, Terima Kasih Dalam sebuah acara Parenting yang saya pimpin, saya menganjurkan orangtua untuk membiasakan berbicara baik pada ... Selengkapnya
•
Say No to Shyness Banyak orang berpendapat bahwa rasa malu merupakan suatu hal yang wajar. Pandangan ini muncul karena ... Selengkapnya
•
Uang Mudah Mengapa uang yang mudah diperoleh biasanya (baca: selalu) akan cepat habis? Seorang teman menanyakan ini ... Selengkapnya
Pentingnya Pelayanan Anak Melayani anak-anak berdampak bagi Kerajaan Allah. Gereja kiranya menggarapnya dengan serius. Bagaimana dengan gereja Anda?
Bagi ... Selengkapnya
Emet, Aletheia! Selalu akan terjadi dan terjadi lagi fenomena hukum berupa tergugahnya “perasaan keadilan masyarakat” saat menyaksikan ... Selengkapnya
•
300 “Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Gideon: ‘Dengan ketiga ratus orang yang menghirup itu akan Kuselamatkan kamu: ... Selengkapnya
Tuhan Atas Hidupku Bacaan: Lukas 11:24-26Belum lama ini seorang ibu meminta saya berdoa untuk rumahnya. Pasalnya, selama beberapa ... Selengkapnya
•
Bagaimana Akhirnya? Bacaan: Kejadian 7:1-16Konferensi mengenai perubahan iklim bernama Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) Juni 2009 ... Selengkapnya
•
Belajar Mempercayai Bacaan: Yesaya 55:6-13Suatu hari seekor keledai jatuh terperosok ke dalam sebuah sumur tua. Mengetahui hal ... Selengkapnya
•
Tembok Penghalang Bacaan: Yohanes 4:4-27Jika Anda mengunjungi kota Berlin di Jerman, jangan lupa mengunjungi Gerbang Brandenburg. Bangunan ... Selengkapnya
•
Apa Menu Siang Ini? Bacaan: Filipi 3:17-21Ada 12 jenis makanan yang diyakini oleh para ahli gizi sebagai makanan paling ... Selengkapnya
•
Ungkapan Kasih Bacaan: 1 Korintus 13:1-13Dalam perjalanan pelayanannya, tidak jarang wanita ini ditolak dan diusir. Dihina dan ... Selengkapnya
•
Kasih dan Setia Bacaan: Amsal 3:1-8Berita perceraian yang menimpa salah satu diva terkenal di Indonesia menandakan semakin sulitnya ... Selengkapnya
•
Inspeksi Mendadak Bacaan: Markus 13:33-37Belum genap seminggu menjabat sebagai Menteri Perhubungan Indonesia periode 2009-2014, Freddy Numberi langsung ... Selengkapnya
Hai Manusia, Kenali Musuhmu Menjaga kekudusan hidup bukan perkara mudah. Apalagi di zaman ini. Tetapi, akankah kita menyerah?
Dalam bukunya ... Selengkapnya
Mendukung Doa untuk Palestina Jakarta, BahanaDi kota kelahiran Kristus, Betlehem, pemerintah Palestina memutuskan bahwa walikotanya harus Kristiani, meski mayoritas ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN