Made Teddy Artiana Photography - Dari Hobi Datanglah Rejeki
By: N@tbet/Gro | Inspirasi | 06 Februari 2010, 13:07:39 | Dibaca: 722 kali
Keputusan Made Teddy Artiana untuk fokus mengelola hobi yang kini menjadi usahanya tidak keliru. Kini ia dikenal sebagai fotografer acara pernikahan, pre-wedding hingga company profile perusahaan yang sangat disegani.
Berawal di tahun 2006 lalu, Made Teddy Artiana tak sengaja membantu sang istri, Wida untuk mempromosikan aneka kue berupa foto dalam situs internet. Foto yang diambil dari kamera digital sederhana tersebut justru menarik perhatian salah satu temannya yang mengaku sangat terkesan dengan hasil jepretannya, “Wah, Mas Teddy, fotonya bagus banget sepertinya ada bakat fotografi,” cerita Teddy tentang komentar temannya sambil tersenyum.
Kata-kata orang tersebut rupanya mengiang-ngiang dalam pikiran Teddy. Tanpa berpikir dua kali dan setelah berdiskusi dengan sang istri maka dicobalah bisnis fotografi. “Dengan modal yang minim kami membeli peralatan fotografi seperti kamera, handycam, tripod, lighting, dan lain-lain. Untuk klien pertama kami adalah tetangga atau kenalan dekat yang ingin menikah atau sekadar pre-wedding,” katanya. Hasilnya tak terduga, banyak yang memuji hingga ia percaya diri memajangnya di situs internet.
Klien kecil hingga orang terkenal mengaku tanpa promosi besar dan hanya mengandalkan kecanggihan internet dalam memperkenalkan usaha fotografinya tersebut, job demi job mendatanginya. Walhasil, Teddy pun repot dibuatnya sehingga mengharuskannya untuk mundur dari pekerjaannya sebagai karyawan di sebuah bank swasta terkemuka di Indonesia.
Keputusan jemaat Gereja Kristen Jawa Bekasi untuk bisnis fotografi yang dinamai sama dengan namanya sendiri ini menghasilkan banyak uang. Dari sini pula Teddy mengenal beberapa pejabat penting yang menjadi kliennya.
Sebut saja mulai dari pengusaha organic Bob Sadino, Menteri Kebudayaan Jero Wacik, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Aburizal Bakrie, Setiawan Djodi dan masih banyak lagi. Meskipun demikian bukan berarti laki-laki berambut gondrong ini membedakan para kliennya.
“Bagi saya semua klien sama saja, nggak pernah saya beda-bedakan antara satu dengan yang lain,” ucapnya sambil menyebutkan harga paket termurah mulai dari harga 2,5 juta hingga paket standar sekitar 4,5 juta rupiah yang dihitung per-hari termasuk make-up yang ditangani langsung oleh sang istri, Wida. Tapi pernah juga menangani wedding hingga harga 100 juta rupiah.
Kunci Sukses Empat tahun menekuni bisnis fotografi tentu bukan waktu yang singkat. Apalagi 2 tahun belakangan ini krisis global sempat menghampiri Indonesia. Mampu bertahan serta dapat menghadapi persaingan terbuka dalam bisnis ini, bukan perkara mudah. Tapi percaya atau tidak bisnis fotografi yang memiliki jargon “karena pernikahan adalah rencana-Nya” tersebut belum pernah mengalami rugi satu rupiah pun. ”Semuanya itu bukan karena kehebatan kami tapi karena penyertaan-Nya,” kata pria yang memiliki kiat sukses tekun berdoa, sabar dan kerja keras ini.
Kisah Kasih di Wonogiri Jejak-jejak Kesembuhan di Hari Jadi Wonogiri ke-269
Langit di Kabupaten Wonogiri sedang tak bersahabat. Mendung, hujan, ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Berjalan dalam Waktu Tuhan Ester Setiawan (43), adalah seorang staf administrasi keuangan di salah satu perusahan kontraktor di Jakarta. ... Selengkapnya
Kristen Popeye Mazmur 119:97-105Popeye The Sailor Man adalah nama serial kartun yang cukup terkenal di kalangan anak-anak. ... Selengkapnya
•
Bejana yang Diremukkan Yeremia 18:1-7Setelah berkhotbah di hadapan ratusan orang, Hokkie diminta berkhotbah di hadapan tidak lebih dari ... Selengkapnya
•
Awasilah Pikiranmu Bacaan: Filipi 4:2-9 Sebuah sistem elektronik baru untuk fungsi sensor bernama ClearPlay kini mulai diterapkan ... Selengkapnya
•
Dua Kunci Sukses Bacaan: Amsal 24:1-7Hoka-Hoka Bento, J.CO Donuts & Coffe, Lea, dan Byon adalah beberapa merk asli ... Selengkapnya
•
Everything Is Possible Bacaan: Matius 19:16-26Percayakah Anda bahwa suatu saat kelak manusia akan dapat terbang? Inilah pertanyaan yang ... Selengkapnya
•
Menghadapi Jalan Buntu Bacaan: Mazmur 25:14-22Sewaktu kecil saya sering bersepeda mengelilingi kompleks tempat tinggal saya. Meski terkadang melelahkan, ... Selengkapnya
•
Adakah Tuhan? Bacaan: Keluaran 17:1-7Sebuah situs radio internasional menyebutkan, menurut hasil penelitian yang melibatkan Vrije Universiteit di ... Selengkapnya
•
Gagal Itu Biasa Bacaan: Hakim-hakim 16:23-31Berbicara mengenai kegagalan, kita pasti tidak mau mengalaminya, tetapi harus mengalaminya jika ingin ... Selengkapnya
Ateisme Masih Menjadi Masalah Jakarta, BahanaAteisme masih merupakan masalah. Sebagai cabang aliran ini masih terus bertumbuh dan mengambangkan sayap. ... Selengkapnya
•
Yulia dan Kawan-kawannya Jakarta, Bahana
“Di akhir 2009, saya sedang mendengarkan lagu-lagu rohani. Saat itulah muncul kerinduan saya untuk ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN