By: ray | Bible World | 05 Februari 2010, 10:50:47 | Dibaca: 111 kali
Allah telah menetapkan Gideon untuk membebaskan Israel dari penjajahan Midian (Hak. 6:11-17). Sebelum berperang, tiga sebanyak kali, Allah menyeleksi karakter pasukan Gideon. Karena yang dilakukan-Nya merupakan seleksi karakter, jumlah pasukannya mengalami penurunan kuantitas tetapi mengalami peningkatan kualitas. Karena itu, jumlah pasukannya menurun dari 32.000 orang menjadi 300 orang yang telah lolos seleksi karakter (7:3, 6-7) Jadi ada 31.700 orang tidak lolos seleksi.
Tiga seleksi itu adalah sebagai berikut. Pertama, memegahkan diri (7:2). Allah mengkhawatirkan kemenangan pasukan Gideon karena kekuatan sendiri bukan kekuatan-Nya. Kekhawatiran itu menunjukkan bahwa Dia membenci kesombongan, kecongkakan (Ams. 8:13) keperkasaan, kekuatan sendiri, dan bukan kekuatan Roh-Nya (Za. 4:6).
Kedua, takut dan gemetar. Karena seleksi ini, 22.000 orang pulang sehingga masih tersisa 10.000 orang (7:3). Karena takut kepada orang, sebenarnya mereka sedang menjerat diri sendiri. Akibatnya, mereka mencari perlindungan dan mempercayai manusia (Ams. 29:25). Dengan kata lain, mereka tidak berani melawan dan membiarkan dirinya tertindas. Namun, orang yang mempercayai Allah akan dilindungi.
Ketiga, bebal dan bodoh. Mereka yang minum seperti anjing tidak lolos seleksi. Karakter mereka tidak baik. Disebutkan bahwa gaya hidup seperti anjing selalu kembali ke muntahannya. Maksudnya, orang bebal selalu mengulangi kebodohannya (Ams. 26:11).
Jika dilihat, setiap tahap seleksi itu bersifat negatif (memegahkan diri, takut , gemetar, bodoh dan bebal). Mereka yang gagal seleksi tidak ikut berperang di bawah komando Gideon.
Jadi, pasukan yang baik tidak cukup hanya berani tetapi juga mengandalkan kekuatan Roh Tuhan, berani mempercayai Allah dalam segala rintangan yang dihadapi, dan berhikmat. Hendaknya, kita, sebagai laskar Kristus, mengusahakan agar kita mempunyai gaya hidup kerajaan yang seperti itu.
Kalau itu gambaran hari ini berarti adalah jelas bahwa yang akan benar-benar selamat didunia ini hanyakah kurang dari 1% saja.kalo skrg penduduk dunia ada 6,7milyar berarti 60an juta aja yg akan selamat.hidup di zaman ini tak ada lain selain benar2 berserah pada Tuhan karena hal2 negatif diatas tadi adalah perbuatan hari2 kita saat ini,gak usah munafik untuk mengatakan tidak,karna takut adalah hal yang sering timbul dalam kehidupan kita dan juga kadang bebal adalah manusiawi oleh karena itu saya pribadi selalu berdoa seperti Daud pada mazmur119:116 yang meminta Tuhan untuk menopang agar hidup
Makna Kekudusan Bagi Mereka (2) Weyni Marcylia Moniaga (20), Mahasiswi-JakartaKekudusan adalah kesucian hidup, kejujuran, ketulusan, kerendahan hati, dan rasa hormat ... Selengkapnya
Mengatasi Stres Pada Anak Suatu ketika Moze pulang sekolah dengan mengeluh, “Stres aku,” katanya melempar tas sekolahnya, “Mengapa sih ... Selengkapnya
•
Be Positive…..!!! Betapa seringnya dalam hidup ini kita merasakan adanya suatu dinamika diri yang tidak kita sadari ... Selengkapnya
•
Tolong, Maaf, Terima Kasih Dalam sebuah acara Parenting yang saya pimpin, saya menganjurkan orangtua untuk membiasakan berbicara baik pada ... Selengkapnya
•
Say No to Shyness Banyak orang berpendapat bahwa rasa malu merupakan suatu hal yang wajar. Pandangan ini muncul karena ... Selengkapnya
•
Uang Mudah Mengapa uang yang mudah diperoleh biasanya (baca: selalu) akan cepat habis? Seorang teman menanyakan ini ... Selengkapnya
Pentingnya Pelayanan Anak Melayani anak-anak berdampak bagi Kerajaan Allah. Gereja kiranya menggarapnya dengan serius. Bagaimana dengan gereja Anda?
Bagi ... Selengkapnya
Emet, Aletheia! Selalu akan terjadi dan terjadi lagi fenomena hukum berupa tergugahnya “perasaan keadilan masyarakat” saat menyaksikan ... Selengkapnya
•
300 “Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Gideon: ‘Dengan ketiga ratus orang yang menghirup itu akan Kuselamatkan kamu: ... Selengkapnya
Tuhan Atas Hidupku Bacaan: Lukas 11:24-26Belum lama ini seorang ibu meminta saya berdoa untuk rumahnya. Pasalnya, selama beberapa ... Selengkapnya
•
Bagaimana Akhirnya? Bacaan: Kejadian 7:1-16Konferensi mengenai perubahan iklim bernama Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) Juni 2009 ... Selengkapnya
•
Belajar Mempercayai Bacaan: Yesaya 55:6-13Suatu hari seekor keledai jatuh terperosok ke dalam sebuah sumur tua. Mengetahui hal ... Selengkapnya
•
Tembok Penghalang Bacaan: Yohanes 4:4-27Jika Anda mengunjungi kota Berlin di Jerman, jangan lupa mengunjungi Gerbang Brandenburg. Bangunan ... Selengkapnya
•
Apa Menu Siang Ini? Bacaan: Filipi 3:17-21Ada 12 jenis makanan yang diyakini oleh para ahli gizi sebagai makanan paling ... Selengkapnya
•
Ungkapan Kasih Bacaan: 1 Korintus 13:1-13Dalam perjalanan pelayanannya, tidak jarang wanita ini ditolak dan diusir. Dihina dan ... Selengkapnya
•
Kasih dan Setia Bacaan: Amsal 3:1-8Berita perceraian yang menimpa salah satu diva terkenal di Indonesia menandakan semakin sulitnya ... Selengkapnya
•
Inspeksi Mendadak Bacaan: Markus 13:33-37Belum genap seminggu menjabat sebagai Menteri Perhubungan Indonesia periode 2009-2014, Freddy Numberi langsung ... Selengkapnya
Hai Manusia, Kenali Musuhmu Menjaga kekudusan hidup bukan perkara mudah. Apalagi di zaman ini. Tetapi, akankah kita menyerah?
Dalam bukunya ... Selengkapnya
Mendukung Doa untuk Palestina Jakarta, BahanaDi kota kelahiran Kristus, Betlehem, pemerintah Palestina memutuskan bahwa walikotanya harus Kristiani, meski mayoritas ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN