08 Februari 2012,
Flash News: Line service BB: 21416FCB • Info pemasangan iklan pada eBahana.com: klik here   Wisdom today: "Apa yang kita tabur, suatu saat pasti kita tuai."
 

Kejarlah Kekudusan

By: Manati I. Zega | Hot News | 03 Februari 2010, 08:38:34 | Dibaca: 2259 kali

Tujuan hidup manusia bukanlah kebahagiaan atau kesehatan, melainkan kekudusan. Tuhan bukanlah mesin berkat abadi bagi manusia. Dia tidak datang untuk menyelamatkan manusia karena kasihan. Dia datang untuk menyelamatkan manusia karena Dia menciptakan mereka untuk menjadi kudus. (Oswald Chambers)

SEBUAH KISAH
Seorang anak dilahirkan di tengah-tengah keluarga Kristen. Menginjak remaja, anak ini mengalami perubahan perilaku yang drastis. Perubahan drastis ke arah positif, tentu tidak jadi masalah. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Kebiasaannya pulang hingga pagi hari menggelisahkan kedua orangtuanya. Pada suatu kesempatan orangtuanya memanggil remaja tersebut. Mereka menasihatinya, memintanya agar hidup dalam kesalehan. Hidup dalam kekudusan. Terus terang sang ayah menyatakan betapa ia kecewa dengan perilaku anaknya.

Akan tetapi, apa yang terjadi? Di luar dugaan anak remaja ini menolak. Ia berpendapat hidup dalam kekudusan sudah ketinggalan zaman. Di luar sana, banyak temannya melakukan hidup bebas. Mereka melakukan seks bebas, mabuk-mabukan, merampok, dan sebagainya. Bahkan ia beragumentasi bahwa hidup dalam kekudusan sudah tidak relevan di zaman yang sudah modern. Baginya, ciri khas kehidupan modern adalah hidup dalam kebebasan. Bukan hidup dalam kekudusan.

Sesungguhnya, hidup tidak kudus telah dipraktikkan banyak orang di sepanjang sejarah. Dari sejarah kita belajar akibat negatif kehidupan yang tidak kudus. Agustinus (354—430) bisa dijadikan contoh. Anak dari pasangan Patricius dan Monika ini, belakangan kita ketahui sebagai teolog andal. Ia juga penulis dan pemikir kristiani yang brilian. Agustinus disegani pula di zamannya. Bahkan hingga kini pemikiran-pemikirannya masih relevan. Perjalanan hidupnya begitu kelam. Walau pernah dididik dalam iman kristiani oleh Monika ibunya, namun pada usia 18 tahun ia memilih jalan hidup sesat. Ia meninggalkan imannya kepada Kristus. Ia menjalani hidup yang tidak kudus secara seksual. Di luar pernikahan yang sah, Agustinus hidup bersama seorang wanita selama 12 tahun. Dari kehidupan bersama itu lahir seorang anak laki-laki bernama Deodatus.

Pada saat menjalani hidup di luar Kristus, Agustinus mengalami kehampaan hidup. Akibat dari kehampaan itu, ia menjalani kehidupan yang kacau. Memang benar kata Pascal. Dalam pergulatan imannya Pascal mengatakan dalam hati manusia terdapat titik yang kosong yang tidak dapat diisi oleh apa pun kecuali hanya oleh Penciptanya. Rupanya itulah yang dialami Agustinus. Syukurlah ia menanggapi anugerah dalam Kristus. Ia bertobat dan memulai hidup baru. Ia dikuduskan, menjadi ciptaan baru.

KONSEP DASAR
Dalam buku Personal Holiness in Times of Temptation, Dr. Bruce H. Wilkinson mengatakan bahwa konsep dasar kekudusan muncul pertama kali dalam kitab Keluaran 3:3-5. Saat itu, bangsa Israel amat menderita. Di Mesir mereka diperbudak. Perlakuan tidak manusiawi dialami umat itu. Pelanggaran HAM besar terjadi atas mereka. Namun di tengah situasi itu, Allah menampakkan diri kepada Musa yang sedang menggembalakan kambing domba Yitro, ayah mertuanya.

Sementara menggembalakan kambing domba, muncullah fenomena alam yang tidak lazim. Ada nyala api yang besar namun semak belukar itu tidak terbakar. Musa pun penasaran. Ia hendak melihat dari dekat apa yang sedang terjadi. Pada saat yang sama,

dari dalam semak duri yang menyala-nyala itu terdengarlah suara. “Musa berkata: “Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?” Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: “Musa, Musa!” dan ia menjawab: “Ya, Allah.” Lalu Ia berfirman: “Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus.” (Kej. 3:3-5).

Dalam Perjanjian Lama (PL), kata kudus muncul pertama kali pada ayat di atas. Tentu kita akan bertanya apakah yang membuat tanah itu kudus? Kapan tanah itu dinyatakan kudus? Seandainya tanah tersebut dibawa ke laboratorium dan diperiksa strukturnya, apakah ada perbedaannya dengan tanah yang lain di sekitarnya? Ya, mungkin masih banyak deretan pertanyaan lain yang melintas di benak kita.

PEMISAHAN
Apakah arti kekudusan itu? Bila kita melihat kamus bahasa Ibrani kata kudus berarti pemisahan. Maka dapat dikatakan tanah itu disebut kudus karena Allah memisahkannya sebagai tempat yang unik untuk menyatakan diri kepada Musa. Tanah yang tidak dipilih Allah di sekitar itu, tentu tidak kudus. Hanya tempat yang dipisahkan atau dikhususkan Allah itulah yang dinyatakan kudus.

Ketika seorang imam mengkhususkan suatu barang tertentu untuk dipakai di rumah Tuhan, maka barang itu dinyatakan kudus. Apa yang membuatnya kudus? Tentu karena ia dipisahkan atau dikhususkan untuk maksud tertentu.

Dalam Alkitab Terjemahan Baru, kata dasar kudus dan semua kata yang berkaitan dengan kata itu diterjemahkan dengan beberapa istilah. Istilah-istilah dimaksud adalah dikhususkan, didedikasikan, dikonsekrasikan, disucikan, dipisahkan, kudus, atau orang kudus. Apa pun konteks kata ini, semuanya berakar dalam konsep pemisahan.

SERUAN YANG MENGGEMA
Lalu, apakah arti kata kudus dalam hidup kita di abad ini? Hidup kudus berarti hidup yang dikhususkan bagi Allah. Hidup kudus berarti hidup yang dipisahkan dari cara dunia kepada cara Allah. Hidup kudus menuntut pemisahan dari dunia untuk dipersatukan kepada Allah. Maksudnya, cara hidup yang lama, yang tidak kudus ditinggalkan, kini kita mengikuti cara-Nya yang kudus.

Bukan hanya PL yang membicarakan pentingnya kekudusan. Seruan yang sama menggema pula dalam PB. Petrus begitu keras menekankan betapa pentingnya kekudusan itu. “Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus” (1 Ptr. 1:15- 16).

Karakter Allah adalah kudus. Karena itu barang siapa yang mengikuti-Nya kiranya hidup dalam kekudusan pula. Mungkinkah hal itu terjadi? Bagaimana caranya? Rasul Paulus menasihati Timotius, anak didik rohaninya. “Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni” (2 Tim. 2:22). Ada dua istilah penting yang digunakan dalam ayat itu. Pertama, jauhilah. Kedua, kejarlah. Kata jauhilah mengandung pengertian pisahkan diri Anda dari. Sedangkan kejarlah berarti pisahkan diri Anda kepada.

TAK ADA TEMPAT
Menjalani hidup yang tidak kudus dampaknya selalu negatif. Bukan hanya kehilangan sukacita dan damai sejahtera di Bumi ini. Namun, ketika kehidupan di dunia ini berakhir dampaknya masih terasa. Kitab Suci mengatakan hal ini dengan sangat tegas. “Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua” (Why. 21:8).

Adalah sikap yang bijaksana jika orang-orang Kristen menuntut hidup dalam kekudusan. Dia memanggil kita untuk hidup kudus, bukan untuk kecemaran.

Sumber: Majalah Bahana, Februari 2010


Nama
Email
Komentar Anda *) Tekan "Shift+Enter" untuk turun 1 baris.
 16051
Masukkan code unik di atas

By: rina | 15 September 2010 | 07:11:14

hidup kudus, itu Harus!!!!!!

say NO!! to sins.

Jesus is everything. rasakn bhwa Tuhan ada kpn & dmna saja..shgga qta ttap brada dlm kkudusan

KKUDUSAN tdak bsa ditwar - twar.

GBU

 
 
 
 
Most Wanted
Imelda Fransisca - Host Natal Vatikan
Menjadi ibu adalah kebanggaan yang dirasakan oleh mantan Miss Indonesia 2005, Imelda Fransisca (29). Apalagi ... Selengkapnya
Lebih Suka Jadi Atlet
Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Irwan Alexander Kartiko - Orangtua Asuh
Artis Irwan Alexander Kartiko merasa terbeban menolong anak-anak muda di Indonesia. Terlebih lagi ketika ia ... Selengkapnya
Iin Indriani - Rilis Single Hasratku
Penyanyi keroncong, Iin Indriani mengaku, menyanyi keroncong memang sulit. Karena dinilai sulit, banyak anak muda ... Selengkapnya
Astrid Ellena - Alami Mukjizat di Ajang Miss Indonesia 2011
Ellen terhenyak ketika terpilih sebagai Miss Indonesia. Mahkota yang diidam-idamkan para wanita Indonesia itu mendarat ... Selengkapnya
Astrid Tiar - Pesan Film dari Tuhan
Artis berdarah Batak, Astrid Tiar Panjaitan kini tengah sibuk main film. Tahun ini, ia akan ... Selengkapnya
Glenn Alinske - Investasi Saham
Artis berwajah oriental, Glenn Alinskie memilih menginvestasikan uangnya dalam bentuk saham. Hal itu dilakukannya sejak ... Selengkapnya
Nadine Chandrawinata - Jadi Produser Film
Nadine Chandrawinta baru saja memulai debutnya sebagai produser film. Film perdana yang diproduserinya adalah The ... Selengkapnya
Maria Selena - Si Tomboi yang Menjadi Putri
Walau dulu penampilannya begitu tomboi, Maria Selena sempat berpikir untuk mengikuti kontes kecantikan. Sayang, karena ... Selengkapnya
Ministry Music Center - Melayani Jual Beli Alat Musik
Mempertahankan eksesitensi suatu usaha, lebih sulit dibandingkan ketika merintisnya sendiri. Dengan keyakinan dan kegigihan, pasti ... Selengkapnya
Menghidupi Injil dalam Keanekaragaman
Ketika remaja, Geoff berencana untuk kuliah di universitas, lalu bekerja di perusahaan ayahnya. Tapi, Tuhan ... Selengkapnya
Utojo Sutjiutama - Sampaikan Kabar Sukacita dengan Sinema
Ketika industri film nasional lesu, bukan berarti mengurangi semangatnya untuk tetap berkarya di dunia sinematografi. Semangat ... Selengkapnya
Arend Stevanus Michiels - Optimis Bisa Lestarikan Musi Keroncong
Banyak anak muda Indonesia yang melupakan musik keroncong. Padahal musik keroncong berasal dari Tanah Air ... Selengkapnya
Hari Raya Semua Orang Kudus
Hari Raya Semua Orang Kudus selalu diperingati oleh gereja pada 1 November. Momen ini sekaligus ... Selengkapnya
Risma Oktavia Simbolon - Lestarikan Khazanah Bangsa
Tidak banyak generasi muda yang berminat melestarikan budaya bangsa. Kondisi tersebut rupanya mengusik penyanyi Rizma ... Selengkapnya
Meninggalkan Popularitas Melayani Komunitas
Keinginan menjadi penyanyi mulai dirintis Alvin Kurniawan saat ia duduk di bangku SMA. Dengan dukungan ... Selengkapnya
Ayah dan Pekerjaan Rumah Tangga
Sulitnya mencari pekerjaan dewasa ini berimbas pada perubahan peran pria dan wanita, termasuk dalam keluarga.Teman ... Selengkapnya
Natal yang Berkesan dan Penuh Arti
Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang ... Selengkapnya
Natal yang Suram
Shalom Pak Eko di BAHANA, Mungkin email saya agak membingungkan, tapi harus saya katakan bahwa ... Selengkapnya
Membiasakan Anak dengan Utang
Pak Eko di BAHANA Saya ingin bertanya tapi mungkin pertanyaan saya agak aneh. Apakah salah ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat
Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
Mempertahankan Kekayaan
Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Tips Praktis Melejitkan Kinerja
Manusia bukan mesin yang dapat bekerja tanpa bantuan orang lain. Namun, sehebat-hebatnya mesin, kita mengenal ... Selengkapnya
Membagi Waktu dengan Anak
Seorang teman mempunyai bayi lagi. Anak pertamanya laki-laki, sebut saja Danny, sekarang berusia 26 bulan. ... Selengkapnya
Natal Sang Firman Turun ke Bumi
Natal bukanlah perayaan, lebih tepat disebut peringatan. Kita mengingat kasih-Nya yang besar. Dia meninggalkan surga, ... Selengkapnya
Wadah bagi Anggur Baru
Jangan pernah merasa gagal ataupun menyerah, karena jika Anda tidak pernah menyerah, Anda tidak akan ... Selengkapnya
Tuhan Menampung Air Mata Kita
Menangis adalah ekpresi jiwa. Inilah ekspresi mendasar yang melekat pada setiap manusia. Sikap bawaan manusia ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan
Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
Ada apa di Keluargaku?
Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
Aku Punya Sahabat
Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Manfaat Roh Kudus bagi Kita
Roh Kudus adalah oknum Allah Tri Tunggal yang sangat diperlukan orang percaya. Roh Kudus itu ... Selengkapnya
Daniel
Daniel dan ketiga sahabatnya termasuk tawanan yang dibuang ke Babel. Mereka berasal dari keturunan bangsawan ... Selengkapnya
Moses Binur (53) - Hidup Tak Seperti Dulu Lagi
Moses Binur sangat bersyukur. Ia bertemu Tuhan yang memberinya kehidupan baru. Dari kegelapan kepada terang. ... Selengkapnya
Debora Endah Yati (17) - Natal Tiba...
Setiap kali Kak Corlis Napitupulu datang ke kampungku di Indramayu, aku ikut mendengar cerita tentang ... Selengkapnya
Kisah Petani dari Temanggung
Santai, itu kesan pertama yang tertangkap dari sosok Muryanto (52), petani tembakau dari Temanggung. Sesekali ... Selengkapnya
Claradila Damayanti Putri - Kalau Aku Besar Nanti ...
Kulihat sebuah iklan di koran tentang arena bermain bernama Kidzania. Iklan itu menarik perhatianku. Iklan ... Selengkapnya
Berliana Renta Simangunsong - Pertolongan di Setiap Persimpangan Jalan
Kesulitan hidup mengajar Berliana Renta Simangunsong tak bosan berjuang. Berjalan berkilo-kilo meter, mendatangi rumah-rumah, mencari ... Selengkapnya
JOHN HARTMAN: Banyak Orang Berdoa untuk Kesembuhan Saya
Rev. John Hartman memulai pelayanannya di Placerville, California tahun 1976. Selain aktif dalam pelayanan lewat ... Selengkapnya
Enaknya Bau Ayam Goreng
Selamat datang di KFC! Dengan Sany, ada yang bisa dibantu?” Demikian sapaan selamat datang bagi ... Selengkapnya
KADIA - Terbaik untuk Andika
Kalau diserahkan, kami akan kehilangan anak kami untuk selama– lamanya. Gula darahnya sangat tinggi. Bisa ... Selengkapnya
Rezeki Mendadak
Bacaan: Matius 7:12-14 Apa yang akan Anda lakukan seandainya menemukan uang Rp 1 Miliar ketika ... Selengkapnya
Menyambut Pergantian Tahun
Bacaan: 2 Samuel 11:1-27Malam tahun baru adalah hal yang dinanti-nantikan oleh banyak orang dengan beragam ... Selengkapnya
Hadiah Terindah
Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
Posisi di Hadapan Tuhan
Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
Jangan Wariskan Utang
Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
Bertobat Secepat Mungkin
Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
Jangan Mau Dibohongi
Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
Pemimpin yang Melayani
Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
RUU Kerukunan Umat Beragama Harus Ditolak
Jakarta, BAHANA Rancangan Undang-Undang Kerukunan Umat beragama harus ditolak karena di dalamnya memuat berbagai hal ... Selengkapnya
Pelatihan Jurnalistik di Universitas Negeri Malang
Malang, BAHANA Tulisan punya dampak yang sangat besar dalam perjalanan sejarah dunia. Seandainya tidak ada ... Selengkapnya
Penahbisan Pendeta Diharapkan Optimalkan Pelayanan
Yogyakarta, BAHANA Berawal dari kerinduan jemaat memiliki dua pendeta, GKJ Wirobrajan, Yogyakarta, akhirnya menyelesaikan serangkaian ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur
Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Doa Bersama untuk Negeri
Bandung, BAHANASekitar 600 orang mengikuti doa dan puasa bersama di depan Istana presian di jalan ... Selengkapnya
Anak-Anak Panti Asuhan Cetak Prestasi
Jakarta, BAHANAMenurut Direktur Panti Asuhan (PA) St. Vincentius Putera, Pastor Daniel Dedie Kurniadi OFM, nama ... Selengkapnya
Album Kasih Setia Mu Teddy Andrew - Terpilih Untuk Dikasihi
Jakarta, BAHANA Impian merupakan suatu harapan yang diperjuangkan. Ketika impian Teddy Andrew membuat album menjadi ... Selengkapnya
Syafii Maarif, Konsisten Menyuarakan Kebenaran dan Keadilan
Jakarta, BAHANA “Sebagai anak bangsa sejatinya tetap konsisten untuk berteriak dan bertindak dalam menyuarakan kebenaran ... Selengkapnya
Karakter Sejati Murid Kristus
Pengarang : Brian ByrneFormat Buku : 14 x 21cmJumlah Hlm : xiii + 205Be my ... Selengkapnya
Bertumbuh dalam Kebenaran
Judul: Kebenaran yang MembebaskanPengarang : Johny TheFormat Buku: 14 x 21cmJumlah Halaman: viii + 152Ada ... Selengkapnya
Dipulihkan untuk Memulihkan
Judul: Healing MinistryPengarang : Chester dan Betsy kylstraFormat Buku : 16 x 24cmJumlah Hlm : ... Selengkapnya
Pola Pikir Melayani
Pengarang : Ev. Daniel Alexander Format Buku : 12 x 19cm Jumlah Hlm : viii ... Selengkapnya
Pengangkatan
Judul : Could The Rapture Happen Today?Tebal : VII + 199Penulis : Mark HitchcockFormat : ... Selengkapnya
Tak Kenal Maka Tak Sayang
Pengarang : Pdt. Jonar T.H. Situmorang,M.A.Format Buku : 15 x 23cmJumlah Hlm : x + ... Selengkapnya
MENELANJANGI IBLIS
Pengarang : Pdt. Jekoi Silitonga Format Buku: 14 x 21Jumlah Hlm: xvi + 216 ... Selengkapnya
Renungan Akhir Zaman
Pengarang : Haryadi BaskoroFormat Buku : 14 x 21Jumlah Hlm : xiv + 370 Kedatangan Tuhan ... Selengkapnya
 

Semua Warta »

Warta Selengkapnya

Debora Endah Yati (17) - Natal Tiba...Ministry Music Center - Melayani Jual Beli Alat MusikPelatihan Jurnalistik di Universitas Negeri MalangTomboy, tapi Feminim
Sinar Pelangi, Sinar LaserHabis Natal, Kok Jadi Pusing?Natal Sang Firman Turun ke BumiGambar Iblis Ditemukan di Lukisan Giotto
Langsing dan CerahImelda Fransisca - Host Natal VatikanPenahbisan Pendeta Diharapkan Optimalkan PelayananHadiah Terindah
Fakta Unik di Sekitar NatalHayatilah Makna Natal yang SesungguhnyaNatal yang Berkesan dan Penuh ArtiMenghidupi Injil dalam Keanekaragaman
Yesus Dasar PertobatanDampak Kawin CampurUtojo Sutjiutama - Sampaikan Kabar Sukacita dengan SinemaWadah bagi Anggur Baru
NATAL, KOK BIKIN KESAL? Mencari Makna Natal yang HilangTuhan Menampung Air Mata KitaNatal yang SuramHidup dalam Kebenaran
Arend Stevanus Michiels - Optimis Bisa Lestarikan Musi KeroncongKuhidup dalam KemenanganLebih Suka Jadi AtletDoa Bersama untuk Negeri
Anak-Anak Panti Asuhan Cetak PrestasiKisah Petani dari TemanggungPosisi di Hadapan TuhanPerceraian Politik
Jangan Wariskan UtangSegala Sesuatu Ada BaiknyaPentingnya Lagu untuk AnakLagu Dewasa Bukan untuk Anak-anak!
Hari Raya Semua Orang KudusBertobat Secepat MungkinMembiasakan Anak dengan UtangRisma Oktavia Simbolon - Lestarikan Khazanah Bangsa
Ada apa di Keluargaku?Indonesia Siapa Punya? Cara orang-orang sederhana mencintai bangsanyaBerawal dari KeluargaSebungkus Mie Instan
Karakter Sejati Murid KristusTINA TOON WORK HARD, PLAY HARDClaradila Damayanti Putri - Kalau Aku Besar Nanti ...Hubungan Sesama Jenis
Irwan Alexander Kartiko - Orangtua AsuhSpirit Keberhasilan


Cari Arsip


Warta Kita
06 Desember 2011
Berlangganan Majalah Bahana bisa diskon 20%
...Selengkapnya

03 April 2009
Mohon bantuan tentang info jadwal ibadah dan misa
...Selengkapnya

20 Maret 2009
Saran browser untuk akses website eBahana.com
...Selengkapnya

Video

Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)

Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini»
*)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB)



Top Artikel



Polling
Rubrik Inspirasi mana yang paling Anda sukai dari majalah Bahana ?
  Jumpa Bintang
  Bincang Tokoh
  Hati Gembala
  Usaha Kita
  Inspirasi



SMS Renungan
>Ketik REG <spasi> REMA
Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA
Untuk Renungan Pagi
Kirim ke:
TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454
Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363
XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363
Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG
dan kirim ke 5454 (Telkomsel)
Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN



Sabda Tuhan
:
http://sabdaweb.sabda.org
 
 




Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi |