29 Juli 2010, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Cindy Bernadette - Patah Hati, Sumber Inspirasi LaguBy: Dianovita | Inspirasi | 01 Februari 2010, 09:41:39 | Dibaca: 898 kali Berkat dukungan orangtua dan teman baiknya, perlahan-lahan semangat hidup Cindy kembali menyala. Pada saat masa kegetiran melanda, ia tuangkan menjadi lirik-lirik lagu. Patah hati ternyata membuat ide menciptakan lagu lebih mudah mengalir. Itulah setidaknya yang dialami penyanyi sekaligus pencipta lagu Cindy Bernadette. Kesedihan dan usahanya untuk bangkit, ia tuangkan ke dalam album barunya. Maka tak heran, ia memilih judul Rise n Shine untuk album tersebut. Setahun yang lalu, perpisahan dengan seorang yang dicintai, membuat hati Cindy diselimuti awan hitam. Efeknya, ia menderita insomnia selama hampir lima bulan. “Sehari, aku cuma tidur satu jam. Badan aku habis,” tutur pelantun lagu Bisa Gila ini. Ia juga sempat pergi ke Singapura untuk menenangkan hati dan pikirannya. Berkat dukungan orangtua dan teman baiknya, perlahan-lahan semangat hidup Cindy kembali menyala. Pada saat masa kegetiran melanda, ia tuangkan menjadi lirik-lirik lagu. Ia merasakan menulis lagu dapat menjadi wadah menuangkan marah dan kesedihan hatinya. “Jadi emang kalau lagi patah hati itu lebih cepat keluar (inspirasinya), jadi kayak nulis diary, kalau untuk nulis lagu itu paling bagus kalau lagi sakit hati,” ujar Cindy sambil tersenyum. Bagi perempuan kelahiran Bandung pada 22 Januari 1978 ini menciptakan lagu harus datang dari hati, maka Cindy mengaku banyak lagu-lagunya berdasarkan pengalaman pribadinya. Tapi apa sebenarnya arti menyanyi dan mencipta lagu buat Cindy? “Way to find happiness,” jawabnya tegas. Pulang Sebelumnya, malah Cindy yang kala itu berumur 18 tahun menjajal peruntungannya di New York. Dalam audisi sebuah grup vokal R&B, ia menjadi perserta. Modal utamanya saat itu nekad. “Diterima syukur, ga diterima cari audisi yang lain,” katanya dalam hati. Dan, tanpa disangka ia berhasil lolos bergabung dengan grup vokal yang diberi nama New Voices dan mendapatkan kontrak pertamanya. Itulah momen awal, Cindy menjadikan menyanyi sebagai pekerjaan profesional dan bukan lagi sebuah hobby. Ia terus mendalami soal musik dan vokal. Namun, peristiwa kelabu 11 September 2001, merubah jalan karier Cindy. Melihat kehancuran dan kematian yang terjadi di sana, membuat Cindy pulang ke Indonesia. “Saat itu aku merasakan kehilangan orang yang kita cintai, bisa gampang terjadi, jika Tuhan mengambil hari ini, itu juga bisa. Aku ini anak satu-satunya, orangtua berdua di rumah, sama oma, siapa yang mengurus mereka kalau nanti ada apa-apa. Jadi aku pikir, sekolah sudah selesai, karier musik bisa di mana saja. Mau dimana-mana, paling enak emang di negara sendiri. Jadi aku pulang,” kenangnya. Setelah kembali ke Indonesia, berbekal demo yang dibawa dari New York, Cindy menawarkannya ke beberapa label secara door to door. Ia sempat ditolak beberapa label, tapi ia tidak putus harapan. Usahanya membuahkan hasil, sebuah label besar mengontraknya untuk membuat beberapa album. Apakah ada perbedaan cara kerja di Amerika dengan Indonesia? “Dalam attitude kerja, tidak ada perbedaan. Tapi memang, lanjut Cindy, persaingan di Amerika jauh lebih ketat karena orang-orang berbakat dari seluruh negara mencoba peruntungannya di sana. Genre R&B Musik pop lebih disukai pasar, apa Cindy tidak takut pasar lagu-lagunya menjadi kecil? “Saya percaya saja dengan jalur yang saya pilih aja. Aku gak ngeluarin album bukan (hanya) untuk itu. Tapi memang harapan setiap musisi, bisa menjual hasil karyanya dan bisa hidup dari situ. Tapi bukan berarti aku bikin lagu dan harus meledak dimana-mana. Mending seperti sekarang, satu group yang suka sama aku, tapi mereka selalu mengikuti perjalanan karier aku. Kayaknya aku senang yang seperti itu,” jawab wanita berkulit putih ini. Dibandingkan dengan jalur musik pop, persaingan penyanyi di jalur R&B tidak terlalu ketat di Indonesia. Tapi Cindy berharap ke depan akan lebih banyak pendatang baru, yang meramaikan jalur ini. Dengan adanya persaingan yang ketat, menurut Cindy, itu akan memicu kreativitas para pencipta lagu dan penyanyi. Pilih Indie Keluar secara baik-baik dari label, Cindy mulai belajar bagaimana cara memproduksi album. Untuk itu, ia juga harus mengeluarkan dana dari kantongnya sendiri. Hasil penjualan album pertama dan kedua, serta pendapatan dari menyanyi di panggung, Cindy tabung. Tabungan inilah yang ia gunakan untuk membiayai album ketiganya. Untuk menghemat biaya, ia merangkap sebagai backing vocal dan vocal director. Selain menjadi vocal director di albumnya sendiri, Cindy juga menjadi vocal director beberapa penyanyi, antara lain Dewi Persik dan B3. Sempat ada ketakutan, saat ia meninggalkan Major Label. Tapi karena dukungan dari teman-teman dan manajemennya, Cindy yakin, ia masih bisa eksis di dunia musik. Apakah ia merasa lebih puas? “Kepuasannya meningkat terus, tapi bukan berarti mentok yah, karena (kreativitas) belum keluar semua. Aku harap sih jangan keluar semua, karena kalau sudah puas, sudah mentok, mau ngapain lagi pasti bosan” ujarnya. Panjang Umur Meminta umur panjang, buat Cindy bukan tanpa alasan. Anak pasangan J. Tjumantara dan Lisa Tjumantara ini berharap jangan dipanggil lebih dulu dari orangtuanya. Sebagai anak tunggal, ia ingin mengurus pemakaman orangtuanya, bukan sebaliknya. Lalu apa rencana Cindy ke depan? “Rencana ke depan membuat versi bahasa Inggris album ketiga, dan ini akan jadi album keempat. Nanti dari situ dengan perginya aku untuk promo, dan aku ketemu dengan orang lain, mungkin terbuka jalan yang lain lagi,” kata penyanyi yang tidak suka berpenampilan heboh di panggung ini. Tapi yang pasti, Cindy akan terus mencipta lagu dan bernyanyi, karena itu membuatnya bahagia. Sumber: Majalah Bahana, Februari 2010 [Kembali] By: sepri | 11 Februari 2010 | 12:31:41 w suka bgt cindy bernadette, pokoke chiayo cindy.Dari semua lagu di album rise and shine aku pling suka lagu hati jiwa dan hidup lagunya dlm bgt, tahun 2009 kmren tahun yg plin aku inget bgt cz pd tahun itu tepatnya tgl28-02-09, aku nikah dg orang yang aku sayangin and aku harapin, tapi siapa yang nyangka gk selang satu bulan dari situ tepatnya bulan apriel aku ditarik keluarga karena dy udah boongi w and keluarga w, ternyata dia ak suka dg cewe, and dia mw nikah cuman skedar cari satatus, sakit bgt, yang nyakitin itu, krn w bener2 cinta dia. pokonya lagu cindy hati jiwa dan hidup, tentang cinta, and kesalahan terindah dalam bgt and menyentuh. Chiayo ya ka Cindy Bernadette. Tetep percaya segala sesuatunya indah pada waktunya, and Tuhan pasti punya rencana yang baik ditiap-tiap kejadian dlm hidup kita. Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
![]() Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: 5454 (Telkomsel), 7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Online Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2010 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||