By: ray | Bible World | 28 Januari 2010, 08:36:40 | Dibaca: 413 kali
Antara Matius dengan Markus dan Lukas, ada perbedaan penempatan nama. Nama Tomas diletakkan sebelum Matius (Mat. 10:3). Nama Tomas diletakkan setelah Matius (Mrk. 3:18; Luk. 6:15). Secara implisit, Matius sedang menunjukkan kerendahhatiannya. Karakter ini mencerminkan orang yang telah diselamatkan. Coba perhatikan, daripada Markus dan Lukas, keterangan pemungut cukai tidak mereka cantumkan. Hanya, Matius saja yang menerangkan siapa dirinya. Perlu diketahui bahwa pemungut cukai merupakan pekerjaan yang diremehkan, dan dipandang sebagai dosa. Namun, Tuhan angkat sehingga menjadi murid-Nya.
Karena ajakan Yesus, “Ikutlah Aku” (Mat. 9:9), ada kesan mendalam yang tidak dapat diungkapkan sehingga membuatnya bermartabat kembali. Daripada Matius, kesan ini tidak tergores dengan baik di hati Markus dan Lukas. Mereka hanya menginformasikan bahwa Matius adalah murid Yesus. Kiranya, perbedaan itu dapat dipaha i dengan jelas.
Namun, ada perbedaan lain yang terkait dengan gejala bahasa dan kekerabatan dalam keluarga Tomas. Kalau Yohanes menyebut Didimus setelah Tomas (Yoh. 11:16; 20:24; 21:2), sebenarnya, ia sedang menggunakan bahasa Yunani. Sedang, Matius, Markus, Lukas menggunakan bahasa Aram ketika menyebut Tomas. Dalam bahasa Aram, nama sebenarnya bukan Tomas melainkan Teoma. Pada zaman Yesus, karena pengaruh bahasa Yunani, nama semitis sering diimbuhi “s” sehingga Teoma menjadi Tomas. Tomas (Didimus) artinya anak kembar. Secara pasti, tidak ada informasi yang menyebutkan orang yang menjadi kembaran Tomas.
Menurut tradisi Gereja Syiria dan Mesir, nama sebenarnya adalah Yudas. Namun, dalam kasus Tomas, nama dirinya jarang diketahui banyak orang. Nama sebutan, yang terkait dengan gejala bahasa dan kekerabatan, lebih banyak dikenal orang. Orang lebih mengenal Tomas daripada Yudas. Kiranya, perbedaan-perbedaan itu dapat dipahami dengan jelas.
Kisah Kasih di Wonogiri Jejak-jejak Kesembuhan di Hari Jadi Wonogiri ke-269
Langit di Kabupaten Wonogiri sedang tak bersahabat. Mendung, hujan, ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Berjalan dalam Waktu Tuhan Ester Setiawan (43), adalah seorang staf administrasi keuangan di salah satu perusahan kontraktor di Jakarta. ... Selengkapnya
Kristen Popeye Mazmur 119:97-105Popeye The Sailor Man adalah nama serial kartun yang cukup terkenal di kalangan anak-anak. ... Selengkapnya
•
Bejana yang Diremukkan Yeremia 18:1-7Setelah berkhotbah di hadapan ratusan orang, Hokkie diminta berkhotbah di hadapan tidak lebih dari ... Selengkapnya
•
Awasilah Pikiranmu Bacaan: Filipi 4:2-9 Sebuah sistem elektronik baru untuk fungsi sensor bernama ClearPlay kini mulai diterapkan ... Selengkapnya
•
Dua Kunci Sukses Bacaan: Amsal 24:1-7Hoka-Hoka Bento, J.CO Donuts & Coffe, Lea, dan Byon adalah beberapa merk asli ... Selengkapnya
•
Everything Is Possible Bacaan: Matius 19:16-26Percayakah Anda bahwa suatu saat kelak manusia akan dapat terbang? Inilah pertanyaan yang ... Selengkapnya
•
Menghadapi Jalan Buntu Bacaan: Mazmur 25:14-22Sewaktu kecil saya sering bersepeda mengelilingi kompleks tempat tinggal saya. Meski terkadang melelahkan, ... Selengkapnya
•
Adakah Tuhan? Bacaan: Keluaran 17:1-7Sebuah situs radio internasional menyebutkan, menurut hasil penelitian yang melibatkan Vrije Universiteit di ... Selengkapnya
•
Gagal Itu Biasa Bacaan: Hakim-hakim 16:23-31Berbicara mengenai kegagalan, kita pasti tidak mau mengalaminya, tetapi harus mengalaminya jika ingin ... Selengkapnya
Ateisme Masih Menjadi Masalah Jakarta, BahanaAteisme masih merupakan masalah. Sebagai cabang aliran ini masih terus bertumbuh dan mengambangkan sayap. ... Selengkapnya
•
Yulia dan Kawan-kawannya Jakarta, Bahana
“Di akhir 2009, saya sedang mendengarkan lagu-lagu rohani. Saat itulah muncul kerinduan saya untuk ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN