29 Juli 2010, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Doa yang Ditolak TuhanBy: red | Artikel | 26 Januari 2010, 09:08:22 | Dibaca: 490 kali Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. (2 Kor. 12:8)— Doa Paulus Doa adalah salah satu misteri terbesar dalam kehidupan manusia, termasuk bagi para orang percaya. Ada kalanya, kita pun tidak dapat memahami alasan Tuhan mengabulkan doa dan pada saat yang lain dengan jelas menolak doa yang dinaikkan oleh seseorang. Hal tersebut dapat terjadi pada setiap orang, bahkan para tokoh iman sekali pun, salah satunya adalah Rasul Paulus. Secara spesifik, ayat tersebut memang tidak menyebutkan bagaimana doa Paulus, tetapi pada ayat tersebut jelas tertulis bahwa Paulus pernah berdoa untuk sesuatu. Dari ayat di atas kita dapat menarik kesimpulan bahwa Paulus berdoa tiga kali dan tiga kali juga doanya ditolak. Oleh karena itu, saat Paulus mengalami kelemahan tubuh, ia lalu berdoa dan meminta kepada Tuhan untuk melepaskannya. Dengan pelayanan sebanyak yang dilakukannya, Paulus pasti merasa terganggu juga dengan kelemahan tersebut. Apalagi, ia juga dipakai Tuhan untuk melayani dalam hal kesembuhan. Jawaban Tuhan Reaksi Paulus Paulus bukan saja menerima jawaban Tuhan dan tidak sakit hati karena penolakan tersebut. Ia malah mengubah cara pandangnya tentang kelemahan dalam hidupnya. Paulus yang dulunya sampai tiga kali memohon Tuhan untuk mencabut “duri di dalam daging” itu, sekarang tidak pernah lagi meminta hal tersebut. Saat ini, ia justru merasa senang dan rela untuk memiliki kelemahan itu dalam hidupnya. Sedikitnya ada dua alasan Paulus menjadi demikian. Pertama,pengakuan dan kesadarannya sendiri seperti yang ia nyatakan dalam 2 Korintus 12:10 di atas. Paulus menyadari bahwa kelemahannya secara fisik menjadikannya lebih bergantung kepada Tuhan, dan sebagai akibatnya ia justru menjadi lebih kuat. Kedua, jawaban yang diberikan Tuhan. Kuasa Tuhan justru menjadi sempurna dalam kelemahannya. Apa lagi yang bisa lebih dirindukan Paulus selain mendapat kesempurnaan kuasa Tuhan dalam hidupnya? Oleh karena itu, kalau kelemahan adalah jalan untuk mencapai kesempurnaan itu, Paulus dengan senang hati menerimanya. Aplikasi Hanya karena kita belum dapat memahami arti kesempurnaan yang diinginkan Tuhan, itu bukan berarti kita harus sakit hati kepada-Nya karena telah menolak doa kita. Namun demikian kebanyakan orang zaman sekarang merasa sakit hati kepada Tuhan, bukan karena belum memahami arti kesempurnaan-Nya, melainkan karena merasa layak untuk menerima apa pun yang diinginkan setelah melakukan satu dua hal yang Tuhan mau. Kalau mau jujur, kita perlu menanyakan dua pertanyaan. Pertama, berapa banyak yang telah kita lakukan bagi Tuhan? Kedua, ada berapa banyak yang tidak kita lakukan bagi-Nya? Awalnya, Paulus juga tidak bisa menerima penolakan Tuhan atas doanya yang sebenarnya wajar itu. Ini bisa dilihat dari kenyataan bahwa Paulus berdoa untuk hal yang sama sampai tiga kali. Baru setelah jawaban yang ketiga itulah, Paulus menyadari akan arti yang sebenarnya dari “duri dalam daging” yang ada padanya. Tentu saja ini bukan berarti bahwa kita juga harus ditolak tiga kali sebelum menyadari arti sebenarnya dari penolakan Tuhan *) Disadur dari: Doa yang Ditolak Tuhan/ Jimmy Tjandra/ Penebit ANDI/hlm. 167-194 Sumber: Renungan Malam, Januari 2010 [Kembali] By: Kemy | 27 Januari 2010 | 18:39:31 syaloom.... menurutku lakukan aja apa yang namanya PUSH (PRAY UNTIL SOMETHING HAPPEND). May God always bless us and bless indonesia By: Vicktor | 29 Januari 2010 | 22:48:42 Bagus... artikel yg bagus... jln Tuhan bukan jln kita, tetapi Tuhan memberi yg terbaik bagi kita sekalipun kita tidak menyadari akan hal tersebut. God Jesus bless all of you.. see u. Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
![]() Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: 5454 (Telkomsel), 7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Online Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2010 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||