By: Len | Artikel | 15 Januari 2010, 09:18:40 | Dibaca: 382 kali
Hujan datang telat. Itu berita yang kami dapatkan ketika berkunjung ke Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun Yogyakarta, yang terletak jauh di perkampungan Balecatur, Sleman. Hal itu juga ditegaskan oleh Hary Tirto Djatmiko, ST. (37), Kepala Sub Bidang Meteorologi BMKG, Jakarta. Ia mengatakan bahwa awal musim hujan kali ini terhitung mundur dari seharusnya. Tetapi, puncak musim hujan untuk wilayah Jabodetabek – dan hampir sebagian wilayah Indonesia – diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari tahun ini.
Namun, bukan itu masalahnya. Hujan yang telah ditunggu sekian lama, rupanya tidak selalu berujung pada ucapan syukur. Belum apa-apa, beberapa titik sudah tergenang air. Semakin deras hujan turun, para penghuni kota langganan banjir semakin khawatir. Wajar jika banyak yang berdoa minta cuaca yang bersahabat.
Selain karena alasan keselamatan, orang-orang ingin menghentikan hujan karena sedang menyelenggarakan sebuah acara. Baik yang akbar, maupun kecil, tapi dianggap penting. Baik acara rohani, maupun acara-acara lain yang melibatkan banyak orang. Di musim hujan, acara-acara yang digelar di luar ruangan bisa kacau-balau jika hujan turun tiba-tiba. Di saat seperti ini, pawang hujan dibutuhkan. Pawang hujan adalah seseorang yang bisa diandalkan untuk menolak atau memindahkan hujan ke tempat lain. Meski, ada juga yang memilih cara lain yaitu (hanya) berdoa atau menyiapkan tim doa : salah satunya meminta cuaca yang cerah.
Musim pasti selalu berganti. Hujan tidak turun terus-menerus. Semuanya diatur oleh Tuhan dalam kuasa-Nya yang besar. Jika suatu saat kita meminta hujan berhenti karena sebuah kepentingan, apakah itu mengganggu stabilitas sekitar kita? Bagaimana kita bersikap dalam situasi tersebut? Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan agar ‘permintaan’ kita tidak menyangkal kuasa Tuhan? Temukan jawabannya di sini.
By: Helen S Kasiha | 15 Januari 2010 | 20:08:36 belajar mengucap syukur dalam segala keadaan baik musim kemarau atau penghujan seperti sekarang ini ,di tempatku (Manado) juga masiih hujan,penduduk sekitar perbukitan juga was2 dengan longsor,yang di dataran rendah juga ada yang kebanjiran,tetap berdoa and andalkan Tuhan Yesus dalam segala situasi Gbu.
Kisah Kasih di Wonogiri Jejak-jejak Kesembuhan di Hari Jadi Wonogiri ke-269
Langit di Kabupaten Wonogiri sedang tak bersahabat. Mendung, hujan, ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Berjalan dalam Waktu Tuhan Ester Setiawan (43), adalah seorang staf administrasi keuangan di salah satu perusahan kontraktor di Jakarta. ... Selengkapnya
Kristen Popeye Mazmur 119:97-105Popeye The Sailor Man adalah nama serial kartun yang cukup terkenal di kalangan anak-anak. ... Selengkapnya
•
Bejana yang Diremukkan Yeremia 18:1-7Setelah berkhotbah di hadapan ratusan orang, Hokkie diminta berkhotbah di hadapan tidak lebih dari ... Selengkapnya
•
Awasilah Pikiranmu Bacaan: Filipi 4:2-9 Sebuah sistem elektronik baru untuk fungsi sensor bernama ClearPlay kini mulai diterapkan ... Selengkapnya
•
Dua Kunci Sukses Bacaan: Amsal 24:1-7Hoka-Hoka Bento, J.CO Donuts & Coffe, Lea, dan Byon adalah beberapa merk asli ... Selengkapnya
•
Everything Is Possible Bacaan: Matius 19:16-26Percayakah Anda bahwa suatu saat kelak manusia akan dapat terbang? Inilah pertanyaan yang ... Selengkapnya
•
Menghadapi Jalan Buntu Bacaan: Mazmur 25:14-22Sewaktu kecil saya sering bersepeda mengelilingi kompleks tempat tinggal saya. Meski terkadang melelahkan, ... Selengkapnya
•
Adakah Tuhan? Bacaan: Keluaran 17:1-7Sebuah situs radio internasional menyebutkan, menurut hasil penelitian yang melibatkan Vrije Universiteit di ... Selengkapnya
•
Gagal Itu Biasa Bacaan: Hakim-hakim 16:23-31Berbicara mengenai kegagalan, kita pasti tidak mau mengalaminya, tetapi harus mengalaminya jika ingin ... Selengkapnya
Ateisme Masih Menjadi Masalah Jakarta, BahanaAteisme masih merupakan masalah. Sebagai cabang aliran ini masih terus bertumbuh dan mengambangkan sayap. ... Selengkapnya
•
Yulia dan Kawan-kawannya Jakarta, Bahana
“Di akhir 2009, saya sedang mendengarkan lagu-lagu rohani. Saat itulah muncul kerinduan saya untuk ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN