08 Februari 2012,
Flash News: Line service BB: 21416FCB • Info pemasangan iklan pada eBahana.com: klik here   Wisdom today: "Apa yang kita tabur, suatu saat pasti kita tuai."
 

Andreas Anangguru Yewangoe: Jangan Pesimis... Kebangsaan Adalah Proyek Bersama

By: Dian/Rob | Inspirasi | 02 Januari 2010, 08:35:50 | Dibaca: 2013 kali

Sidang Raya (SR) XV Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) di Mamasa, Sulawesi Barat mempercayakan kembali jabatan ketua umum kepada Pdt. Andreas Anangguru Yewangoe untuk lima tahun mendatang. “Meskipun sulit, jangan pesimis,” ujarnya saat ditanya banyaknya tantangan ke depan.

Jabatan ini merupakan periode kedua kalinya setelah dipilih di SR XIV di Kinasih, Sukabumi. Ketika itu ia meraih 41 suara. Di Mamasa ia dipilih 71 delegasi sinode, menyisakan 10 untuk pesaingnya Pdt. Lejen (Purn) HBL Mantiri dari Gereja Sidang Jemaat Allah.

Yewangoe, dengan pembawaannya yang terkesan kaku dan tidak banyak bicara, sering menimbulkan kesan angker. “Iya, saya tahu, tetapi kalau orang sudah bertemu saya maka akan muncul kesan yang berbeda,” katanya. Ia mengaku, ia tidak mudah akrab dengan orang yang baru dikenalnya. Ia irit bicara karena merasa setiap kata-kata yang keluar dari mulut mempunyai konsekuensi. Kalau salah omong untuk menariknya sangat sulit.

Berikut perbincangannya dengan Robby Repi dan Grollus Daniel di ruang kerjanya di Kantor PGI, Jl Salemba 10, Jakarta Pusat (30/11):

Bagaimana Anda mengapresiasi kepercayaan sinode-sinode untuk memimpin PGI 2009-2014?
Saya hargai, saya apresiasi itu, karena saya tidak menyangka saya memperoleh 71 suara dari 81 sinode gereja yang hadir. Itu berarti mereka mengapresiasi apa yang telah saya dan teman-teman MPH periode 2004-2009 lakukan. Dan itu terlihat dari apresiasi mereka terhadap laporan MPH 2004-2009. Artinya, apa yang kami lakukan cocok dengan apa yang diamanatkan.

Bagaimana PGI menyikapi isu kemiskinan dan ketertinggalan yang diekspresikan dengan menggelar Sidang Raya XV di Mamasa yang begitu memprihatinkan infrastrukturnya? Kemiskinan bukan hal baru untuk gereja. Sudah disinggung tahun 1989, bahkan menjadi subtema. Tapi memang aneh bagi kita, karena kemiskinan seperti menjadi masalah abadi bagi bangsa ini. Kemiskinan bukan hanya masalah gereja, tapi masalah bangsa. Saya selalu mentipekan kemiskinan saat ini, sebagai yang lebih mencolok, karena kita berada dalam suatu proses globalisasi yang sangat luar biasa. Dan di sini, seakan-akan secara sengaja direkayasa, bukan oleh gereja atau pemerintah, tapi katakanlah oleh penguasa dunia, yang sangat memperlihatkan global injustice, dimana negara kaya makin kaya dan negara miskin tetap miskin. Indonesia salah satu korbannya. Sehingga diskusi tentang ekonomi neoliberal atau ekonomi kerakyatan, harusnya dipahami dalam konstelasi itu.

Apa yang harus dilakukan gereja terhadap kemiskinan?
Tentu kalau gereja meng-addres isu itu, akan menjadi isu yang luar biasa besar. Sidang Raya mengatakan, gereja harus menjadi gereja bagi orang lain. Itu artinya gereja harus dapat memperlihatkan keteladanan dengan meng-addres persoalan-persoalan kemiskinan di tempatnya masing-masing. Tugas PGI adalah mendorong. Memang saya tahu, pada waktu yang lalu, PGI atau waktu itu DGI, sempat mempunyai departemen partisipasi dalam pembangunan. Apakah ini akan dibentuk lagi, itu perlu dibicarakan. Tapi sebenarnya, fungsi tugas departemen ini sudah didorong ke gereja-gereja setempat. Misalnya, yang paling bagus Gereja Batak Karo Protestan yang malah mempunyai Bank Perkreditan Rakyat yang begitu maju. PGI memberi motivasi secara teologis.

Bagaimana penyelesaian dengan GKI Papua yang mau keluar dari PGI?
Bagi gereja GKI di Tanah Papua, memang ada salah paham selama ini. Kita di sini oleh kawan-kawan di Papua dianggap lebih menyuarakan suara penguasa. Tentu itu tidak benar. Juga isu tentang Manokwari, kota Injil, itu salah pahamnya di sini. Jadi, hal-hal seperti itu perlu diluruskan di masa-masa mendatang. Begitu juga mengenai adanya gereja-gereja lain di Papua yang menjadi isu sentral buat mereka. Ini butuh percakapan yang luar biasa, tapi paling tidak Sidang Raya sudah memutuskan agar ada desk Papua untuk mengurai dan menyelesaikan kompleksnya masalah Papua.

Bagaimana Anda menyikapi adanya upaya mempertentangkan mainstream Protestan pada satu pihak dengan Injili, Pantekosta dan Karismatik di pihak lain?
Anggota PGI sangat beraneka-ragam. Ada Injili, ada Pantekosta, ada Lutheran, ada Metodist. Itu semua kekayaan. Saya dalam pidato penutupan secara sengaja mengatakan polarisasi ini semu. Bagi saya, masing-masing kelompok mempunyai spiritualitas. Mestinya saling memperkuat. Jangan dimaknai sempit. Spiritualitas yang saling memperkuat itu memperteguh komitmen kepada Tuhan Yesus Kristus, sehingga kita mampu berbuat. Polarisasi tidak berguna di Indonesia. Marilah kita saling menghargai warisan masing-masing. Jangan campur-aduk atau jangan terus diforsir kesatuan tubuh Kristus. Kesatuan gereja adalah kairos Allah. Itu bukan usaha manusia. Jangan juga kairos itu menjadi alibi sehingga kita tidak melakukan apa-apa. Itu salah. Tapi harus tetap berusaha.

Bagaimana sikap PGI dalam menghadapi pendefinisian pluralisme?
Beberapa kali dalam sidang MPL, kita dalam pikiran pokok menegaskan tentang pluralisme. Saya kira tidak ada negara agama, karena bagi kami pluralisme itu sesuatu yang harus diterima. Karena itu, kita menyayangkan kalau ada fatwa yang mengharamkan pluralisme. MUI kemudian mengklarifikasi bahwa yang mereka maksud bukan pluralitas; dibedakan antara pluralitas dengan pluralisme.

Apakah klarifikasi tersebut bisa diterima?
Tidak terlalu. Karena bagi kami tetap ada hubungan. Kita harus mengingat bahwa gereja pun pluralisme. Alkitab dengan penulisnya pun sangat pluralistik. Kita berkeyakinan bahwa salah satu pilar negara kesatuan RI adalah pluralitas. Karena itu, dalam subtema PGI tercermin soal masyarakat majemuk. Kita jangan putus asa terhadap upaya menyeragamkan, karena dalam sejarah, kelompok-kelompok itu selalu gagal sebab mereka melawan hakikat kemanusiaan. Syukurlah komunikasi PGI dengan kawan-kawan muslim; NU, Muhammadiyah, selalu terjadi dan sangat harmonis.

Pendapat Anda mengenai Perda-perda Syariah?
Kita mendorong PGI Wilayah untuk meresponnya, karena masing-masing daerah menghadapi situasi yang berbeda. Porsi PGI adalah di tingkat nasional. Kami di sini tidak henti-hentinya berbicara dengan NU dan Muhammadiyah, dan kita boleh pegang pandangan mereka bahwa negara Pancasila itu final. Persoalannya, bagaimana menafsirkannya sehari-hari dalam kehidupan politik. Untuk itu, kami berkomunikasi intensif dengan anggota-anggota DPR. Saya selalu ingatkan bahwa kebangsaan adalah proyek bersama. Jadi harus dibangun bersama. Tidak bisa diterima sebagai warisan saja. Siapa yang membangun? Kita semua. Bukan hanya orang Kristen. Karena itu, paradigma berpikir harus diubah, bukan Kristen versus non-Kristen, tetapi mereka yang mau mengelola proyek bersama ini versus mereka yang mau mengerogoti. Bila kita berada dalam paradigma itu, maka kita dapat berbicara bahwa Perda-perda dan Undang-undang Syariah tidak cocok dengan proyek bersama. Bahkan menggerogoti proyek bersama.

Apakah ada kekeliruan ketika orang Kristen mempublikasikan dirinya?
Iya, itu memang bukan rahasia lagi. Kristenisasi kerap dikaitkan dengan pelayanan diakonia. Secara teologis harus dikatakan diakonia tidak boleh disubordinasikan kepada pewartaan Kabar Baik. Diakonia jangan menjadi alat karena diakonia itu sendiri adalah pemberitaan. Kalau kita memberi sumbangan tanpa bicara bahkan tanpa diketahui darimana, itu sendiri sudah merupakan Kabar Baik.

Apakah perlu perumusan ulang metode pewartaan Kabar Baik?
Menurut saya perlu percakapan yang panjang, karena tidak sedikit kawan-kawan yang mempunyai pendapat berbeda. Bagi mereka, kalimat; memenangkan Indonesia untuk Kristus, Ladang Menguning, begitu menggelorakan semangat. Tapi perlu kita perhatikan dan pahami pendapat pihak lain. Perlu juga dikaji apakah itu efektif? Sebab bisa antipasti yang didapat. Menurut saya, perilaku jauh lebih penting sebagai pewartaan Kabar Baik.

Ada pembicara-pembicara dari luar negeri yang berdatangan, bagaimana menurut Anda?
Boleh-boleh saja. Cuma kritik saya adalah bahwa pembicara dari luar Indonesia belum tentu memahami kondisi masyarakat. Bukan semata soal bahasa, karena itu perlu diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, tetapi juga latar belakang kita dan relasi kita dengan umat beragama lain. Hamba Tuhan darimana pun asalnya harus memahami keadaan Indonesia.

Bagaimana dengan restrukturisasi PGI yang mental di Sidang Raya Istimewa?
Tidak mental. Tetapi dikembalikan ke proporsi sebenarnya di tingkat Majelis Pekerja Lengkap (MPL). Restrukturisasi ini akan terus dilanjutkan karena merupakan amanat dari Sidang Raya sebelumnya. Ini adalah upaya revitalisasi PGI dengan menata organisasi. Dalam perkembangannya dikerucutkan kepada status ketua umum sebagai full time seperti saat ini atau part time. Juga pembahasan kuota suara. Tapi memang perlu kajian mendalam karena data-data anggota harus kita akui belum semuanya valid.

Pengurus 2009-2014 didominasi dari Indonesia Timur, apakah ini bisa menyulitkan dalam menanggapi isu-isu nasional yang lebih didominasi dari bagian barat?
Pemilihan dilakukan oleh panitia nominasi dimana setiap sinode yang hadir ada perwakilannya. Ini sudah ada ketentuannya. Kita tidak bisa mengintervensi. Tapi, dengan adanya alat komunikasi yang canggih, saya yakin bisa teratasi. Kita juga akan memperkuat PGI Wilayah sehingga masalah dan isu-isu lokal bisa ditangani segera.

Seperti apa hubungan PGI dengan pemerintah, terutama dengan presiden?
Perlu dipahami bahwa presiden mempunyai protokol dan aturan sendiri. PGI sebagai persekutuan gereja pada saatnya bertemu dan menyampaikan pemikiran. Tetapi tidak boleh dilupakan bahwa kita boleh punya hubungan baik dengan pemerintah tapi kita juga mesti mengambil jarak. Sebab kalau tidak kita akan terbelit. Konsekuensi mengambil jarak bisa saja menyebabkan kita tidak disukai tetapi jangan secara apriori langsung diartikan tidak suka.

Bagaimana kerjasama dengan lembaga aras yang lain?
Lebih baik lagi! Lembaga gereja aras yang diakui selain PGI, adalah PGPI dan PGLII. Keduanya datang waktu Sidang Raya XV di Mamasa. Selain itu, ada juga Bala Keselamatan, Persekutuan Baptis Indonesia, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, Gereja Orthodox Indonesia. Kita tetap memelihara komunikasi. Jangan sampai mereka merasa berada di tempat lain, kita akan tetap menjamin itu.

Sumber: Majalah Bahana, Januari 2010


Nama
Email
Komentar Anda *) Tekan "Shift+Enter" untuk turun 1 baris.
 26342
Masukkan code unik di atas

 
 
 
Most Wanted
Imelda Fransisca - Host Natal Vatikan
Menjadi ibu adalah kebanggaan yang dirasakan oleh mantan Miss Indonesia 2005, Imelda Fransisca (29). Apalagi ... Selengkapnya
Lebih Suka Jadi Atlet
Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Irwan Alexander Kartiko - Orangtua Asuh
Artis Irwan Alexander Kartiko merasa terbeban menolong anak-anak muda di Indonesia. Terlebih lagi ketika ia ... Selengkapnya
Iin Indriani - Rilis Single Hasratku
Penyanyi keroncong, Iin Indriani mengaku, menyanyi keroncong memang sulit. Karena dinilai sulit, banyak anak muda ... Selengkapnya
Astrid Ellena - Alami Mukjizat di Ajang Miss Indonesia 2011
Ellen terhenyak ketika terpilih sebagai Miss Indonesia. Mahkota yang diidam-idamkan para wanita Indonesia itu mendarat ... Selengkapnya
Astrid Tiar - Pesan Film dari Tuhan
Artis berdarah Batak, Astrid Tiar Panjaitan kini tengah sibuk main film. Tahun ini, ia akan ... Selengkapnya
Glenn Alinske - Investasi Saham
Artis berwajah oriental, Glenn Alinskie memilih menginvestasikan uangnya dalam bentuk saham. Hal itu dilakukannya sejak ... Selengkapnya
Nadine Chandrawinata - Jadi Produser Film
Nadine Chandrawinta baru saja memulai debutnya sebagai produser film. Film perdana yang diproduserinya adalah The ... Selengkapnya
Maria Selena - Si Tomboi yang Menjadi Putri
Walau dulu penampilannya begitu tomboi, Maria Selena sempat berpikir untuk mengikuti kontes kecantikan. Sayang, karena ... Selengkapnya
Ministry Music Center - Melayani Jual Beli Alat Musik
Mempertahankan eksesitensi suatu usaha, lebih sulit dibandingkan ketika merintisnya sendiri. Dengan keyakinan dan kegigihan, pasti ... Selengkapnya
Menghidupi Injil dalam Keanekaragaman
Ketika remaja, Geoff berencana untuk kuliah di universitas, lalu bekerja di perusahaan ayahnya. Tapi, Tuhan ... Selengkapnya
Utojo Sutjiutama - Sampaikan Kabar Sukacita dengan Sinema
Ketika industri film nasional lesu, bukan berarti mengurangi semangatnya untuk tetap berkarya di dunia sinematografi. Semangat ... Selengkapnya
Arend Stevanus Michiels - Optimis Bisa Lestarikan Musi Keroncong
Banyak anak muda Indonesia yang melupakan musik keroncong. Padahal musik keroncong berasal dari Tanah Air ... Selengkapnya
Hari Raya Semua Orang Kudus
Hari Raya Semua Orang Kudus selalu diperingati oleh gereja pada 1 November. Momen ini sekaligus ... Selengkapnya
Risma Oktavia Simbolon - Lestarikan Khazanah Bangsa
Tidak banyak generasi muda yang berminat melestarikan budaya bangsa. Kondisi tersebut rupanya mengusik penyanyi Rizma ... Selengkapnya
Meninggalkan Popularitas Melayani Komunitas
Keinginan menjadi penyanyi mulai dirintis Alvin Kurniawan saat ia duduk di bangku SMA. Dengan dukungan ... Selengkapnya
Ayah dan Pekerjaan Rumah Tangga
Sulitnya mencari pekerjaan dewasa ini berimbas pada perubahan peran pria dan wanita, termasuk dalam keluarga.Teman ... Selengkapnya
Natal yang Berkesan dan Penuh Arti
Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang ... Selengkapnya
Natal yang Suram
Shalom Pak Eko di BAHANA, Mungkin email saya agak membingungkan, tapi harus saya katakan bahwa ... Selengkapnya
Membiasakan Anak dengan Utang
Pak Eko di BAHANA Saya ingin bertanya tapi mungkin pertanyaan saya agak aneh. Apakah salah ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat
Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
Mempertahankan Kekayaan
Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Tips Praktis Melejitkan Kinerja
Manusia bukan mesin yang dapat bekerja tanpa bantuan orang lain. Namun, sehebat-hebatnya mesin, kita mengenal ... Selengkapnya
Membagi Waktu dengan Anak
Seorang teman mempunyai bayi lagi. Anak pertamanya laki-laki, sebut saja Danny, sekarang berusia 26 bulan. ... Selengkapnya
Natal Sang Firman Turun ke Bumi
Natal bukanlah perayaan, lebih tepat disebut peringatan. Kita mengingat kasih-Nya yang besar. Dia meninggalkan surga, ... Selengkapnya
Wadah bagi Anggur Baru
Jangan pernah merasa gagal ataupun menyerah, karena jika Anda tidak pernah menyerah, Anda tidak akan ... Selengkapnya
Tuhan Menampung Air Mata Kita
Menangis adalah ekpresi jiwa. Inilah ekspresi mendasar yang melekat pada setiap manusia. Sikap bawaan manusia ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan
Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
Ada apa di Keluargaku?
Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
Aku Punya Sahabat
Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Manfaat Roh Kudus bagi Kita
Roh Kudus adalah oknum Allah Tri Tunggal yang sangat diperlukan orang percaya. Roh Kudus itu ... Selengkapnya
Daniel
Daniel dan ketiga sahabatnya termasuk tawanan yang dibuang ke Babel. Mereka berasal dari keturunan bangsawan ... Selengkapnya
Moses Binur (53) - Hidup Tak Seperti Dulu Lagi
Moses Binur sangat bersyukur. Ia bertemu Tuhan yang memberinya kehidupan baru. Dari kegelapan kepada terang. ... Selengkapnya
Debora Endah Yati (17) - Natal Tiba...
Setiap kali Kak Corlis Napitupulu datang ke kampungku di Indramayu, aku ikut mendengar cerita tentang ... Selengkapnya
Kisah Petani dari Temanggung
Santai, itu kesan pertama yang tertangkap dari sosok Muryanto (52), petani tembakau dari Temanggung. Sesekali ... Selengkapnya
Claradila Damayanti Putri - Kalau Aku Besar Nanti ...
Kulihat sebuah iklan di koran tentang arena bermain bernama Kidzania. Iklan itu menarik perhatianku. Iklan ... Selengkapnya
Berliana Renta Simangunsong - Pertolongan di Setiap Persimpangan Jalan
Kesulitan hidup mengajar Berliana Renta Simangunsong tak bosan berjuang. Berjalan berkilo-kilo meter, mendatangi rumah-rumah, mencari ... Selengkapnya
JOHN HARTMAN: Banyak Orang Berdoa untuk Kesembuhan Saya
Rev. John Hartman memulai pelayanannya di Placerville, California tahun 1976. Selain aktif dalam pelayanan lewat ... Selengkapnya
Enaknya Bau Ayam Goreng
Selamat datang di KFC! Dengan Sany, ada yang bisa dibantu?” Demikian sapaan selamat datang bagi ... Selengkapnya
KADIA - Terbaik untuk Andika
Kalau diserahkan, kami akan kehilangan anak kami untuk selama– lamanya. Gula darahnya sangat tinggi. Bisa ... Selengkapnya
Rezeki Mendadak
Bacaan: Matius 7:12-14 Apa yang akan Anda lakukan seandainya menemukan uang Rp 1 Miliar ketika ... Selengkapnya
Menyambut Pergantian Tahun
Bacaan: 2 Samuel 11:1-27Malam tahun baru adalah hal yang dinanti-nantikan oleh banyak orang dengan beragam ... Selengkapnya
Hadiah Terindah
Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
Posisi di Hadapan Tuhan
Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
Jangan Wariskan Utang
Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
Bertobat Secepat Mungkin
Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
Jangan Mau Dibohongi
Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
Pemimpin yang Melayani
Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
RUU Kerukunan Umat Beragama Harus Ditolak
Jakarta, BAHANA Rancangan Undang-Undang Kerukunan Umat beragama harus ditolak karena di dalamnya memuat berbagai hal ... Selengkapnya
Pelatihan Jurnalistik di Universitas Negeri Malang
Malang, BAHANA Tulisan punya dampak yang sangat besar dalam perjalanan sejarah dunia. Seandainya tidak ada ... Selengkapnya
Penahbisan Pendeta Diharapkan Optimalkan Pelayanan
Yogyakarta, BAHANA Berawal dari kerinduan jemaat memiliki dua pendeta, GKJ Wirobrajan, Yogyakarta, akhirnya menyelesaikan serangkaian ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur
Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Doa Bersama untuk Negeri
Bandung, BAHANASekitar 600 orang mengikuti doa dan puasa bersama di depan Istana presian di jalan ... Selengkapnya
Anak-Anak Panti Asuhan Cetak Prestasi
Jakarta, BAHANAMenurut Direktur Panti Asuhan (PA) St. Vincentius Putera, Pastor Daniel Dedie Kurniadi OFM, nama ... Selengkapnya
Album Kasih Setia Mu Teddy Andrew - Terpilih Untuk Dikasihi
Jakarta, BAHANA Impian merupakan suatu harapan yang diperjuangkan. Ketika impian Teddy Andrew membuat album menjadi ... Selengkapnya
Syafii Maarif, Konsisten Menyuarakan Kebenaran dan Keadilan
Jakarta, BAHANA “Sebagai anak bangsa sejatinya tetap konsisten untuk berteriak dan bertindak dalam menyuarakan kebenaran ... Selengkapnya
Karakter Sejati Murid Kristus
Pengarang : Brian ByrneFormat Buku : 14 x 21cmJumlah Hlm : xiii + 205Be my ... Selengkapnya
Bertumbuh dalam Kebenaran
Judul: Kebenaran yang MembebaskanPengarang : Johny TheFormat Buku: 14 x 21cmJumlah Halaman: viii + 152Ada ... Selengkapnya
Dipulihkan untuk Memulihkan
Judul: Healing MinistryPengarang : Chester dan Betsy kylstraFormat Buku : 16 x 24cmJumlah Hlm : ... Selengkapnya
Pola Pikir Melayani
Pengarang : Ev. Daniel Alexander Format Buku : 12 x 19cm Jumlah Hlm : viii ... Selengkapnya
Pengangkatan
Judul : Could The Rapture Happen Today?Tebal : VII + 199Penulis : Mark HitchcockFormat : ... Selengkapnya
Tak Kenal Maka Tak Sayang
Pengarang : Pdt. Jonar T.H. Situmorang,M.A.Format Buku : 15 x 23cmJumlah Hlm : x + ... Selengkapnya
MENELANJANGI IBLIS
Pengarang : Pdt. Jekoi Silitonga Format Buku: 14 x 21Jumlah Hlm: xvi + 216 ... Selengkapnya
Renungan Akhir Zaman
Pengarang : Haryadi BaskoroFormat Buku : 14 x 21Jumlah Hlm : xiv + 370 Kedatangan Tuhan ... Selengkapnya
 

Semua Warta »

Warta Selengkapnya

Debora Endah Yati (17) - Natal Tiba...Ministry Music Center - Melayani Jual Beli Alat MusikPelatihan Jurnalistik di Universitas Negeri MalangTomboy, tapi Feminim
Sinar Pelangi, Sinar LaserHabis Natal, Kok Jadi Pusing?Natal Sang Firman Turun ke BumiGambar Iblis Ditemukan di Lukisan Giotto
Langsing dan CerahImelda Fransisca - Host Natal VatikanPenahbisan Pendeta Diharapkan Optimalkan PelayananHadiah Terindah
Fakta Unik di Sekitar NatalHayatilah Makna Natal yang SesungguhnyaNatal yang Berkesan dan Penuh ArtiMenghidupi Injil dalam Keanekaragaman
Yesus Dasar PertobatanDampak Kawin CampurUtojo Sutjiutama - Sampaikan Kabar Sukacita dengan SinemaWadah bagi Anggur Baru
NATAL, KOK BIKIN KESAL? Mencari Makna Natal yang HilangTuhan Menampung Air Mata KitaNatal yang SuramHidup dalam Kebenaran
Arend Stevanus Michiels - Optimis Bisa Lestarikan Musi KeroncongKuhidup dalam KemenanganLebih Suka Jadi AtletDoa Bersama untuk Negeri
Anak-Anak Panti Asuhan Cetak PrestasiKisah Petani dari TemanggungPosisi di Hadapan TuhanPerceraian Politik
Jangan Wariskan UtangSegala Sesuatu Ada BaiknyaPentingnya Lagu untuk AnakLagu Dewasa Bukan untuk Anak-anak!
Hari Raya Semua Orang KudusBertobat Secepat MungkinMembiasakan Anak dengan UtangRisma Oktavia Simbolon - Lestarikan Khazanah Bangsa
Ada apa di Keluargaku?Indonesia Siapa Punya? Cara orang-orang sederhana mencintai bangsanyaBerawal dari KeluargaSebungkus Mie Instan
Karakter Sejati Murid KristusTINA TOON WORK HARD, PLAY HARDClaradila Damayanti Putri - Kalau Aku Besar Nanti ...Hubungan Sesama Jenis
Irwan Alexander Kartiko - Orangtua AsuhSpirit Keberhasilan


Cari Arsip


Warta Kita
06 Desember 2011
Berlangganan Majalah Bahana bisa diskon 20%
...Selengkapnya

03 April 2009
Mohon bantuan tentang info jadwal ibadah dan misa
...Selengkapnya

20 Maret 2009
Saran browser untuk akses website eBahana.com
...Selengkapnya

Video

Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)

Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini»
*)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB)



Top Artikel



Polling
Rubrik Inspirasi mana yang paling Anda sukai dari majalah Bahana ?
  Jumpa Bintang
  Bincang Tokoh
  Hati Gembala
  Usaha Kita
  Inspirasi



SMS Renungan
>Ketik REG <spasi> REMA
Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA
Untuk Renungan Pagi
Kirim ke:
TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454
Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363
XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363
Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG
dan kirim ke 5454 (Telkomsel)
Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN



Sabda Tuhan
:
http://sabdaweb.sabda.org
 
 




Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi |