29 Juli 2010, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Rayakan Natal dengan Berbeda!By: ido | Artikel | 29 Desember 2009, 10:21:56 | Dibaca: 218 kali Salah satu hal yang tidak bisa dilepaskan dalam setiap peristiwa Natal adalah perayaan. Tidak jarang, momen perayaan Natal menjadi saat yang tidak terlupakan bagi seseorang. Namun, tidak bisa dipungkiri juga, terkadang kita seolah kehabisan ide bagaimana merayakan Natal dengan cara berbeda tanpa kehilangan makna sejati dari Natal itu sendiri. Diambil dari situs www.pepak.sabda.org, berikut ini ada beberapa macam model perayaan Natal dari lima negara yang mungkin bisa menjadi sumber inspirasi bagi Anda untuk merayakan Natal tahun ini. Belgia. Natal di Belgia dirayakan dengan membuat parade Natal. Anda pun bisa mencobanya bersama keluarga atau teman-teman gereja dengan melibatkan anak Anda atau anak-anak Sekolah Minggu. Biarkan anak-anak Anda berdandan dengan kertas kado, pita, dan hiasan lain yang mereka ambil dari hadiah mereka. Biasanya parade berakhir di gereja, dimana jemaat mengadakan kebaktian penyembahan khusus. Namun, Anda bisa menyesuaikannya, seperti mengakhiri parade dengan saat berdoa dan syukur pada Tuhan karena Allah tidak hanya memberikan Putra-Nya, tetapi juga anak-anak dalam keluarga Anda. Model perayaan ini sepertinya sangat menarik bagi anak-anak. Tidak ada salahnya dicoba. Irlandia. Di banyak rumah di Irlandia, lilin dipasang di setiap jendela rumah pada malam Natal sebagai tanda bahwa Yesus diterima di rumah itu. Lilin itu dibiarkan menyala sepanjang malam. Menurut tradisi, hanya boleh ditiup oleh wanita yang namanya Maria. Hmm...sepertinya menarik untuk dicoba, bukan? Tentu saja, Anda tidak harus menyediakan orang bernama Maria atau Yusuf bila memang tidak ada. Yang penting, ingatlah juga untuk tidak meletakkan lilin di dekat tirai, bahan, atau perabotan yang mudah terbakar karena risikonya terlalu besar. Polandia. Beberapa keluarga di Polandia sama sekali tidak makan sepanjang hari pada tanggal 24 Desember, tapi ketika bintang pertama muncul di langit malam, makan malam dihidangkan dengan menu yang mewah dan beragam. Sebuah kursi kosong dipasang di dekat meja untuk memberi pesan, “Yesus diundang ke meja makan kami.” Pada jamuan malam Natal ini, wafer perdamaian--yang diberikan oleh pendeta atau pastor—dipecahkan dan dibagi dengan semua yang ada di meja makan sebagai simbol perdamaian dan harapan yang baik. Membagikan wafer atau menyiapkan makanan mungkin menyenangkan bagi banyak orang, tapi untuk menahan diri berpuasa sampai bintang muncul di langit mungkin tidak banyak orang mau. Tidak heran, sebab Natal biasanya identik dengan makanan yang berlimpah. Inggris. Di beberapa rumah di Inggris, gelondongan kayu besar diletakkan di perapian pada malam Natal dan sementara kayu itu terbakar, nyanyian Natal dan lagu pujian dinyanyikan dan dipentaskan drama tentang kelahiran Yesus. Menurut kebiasaan, anak-anak boleh tetap bangun sampai kayu itu terbakar habis, seringkali setelah larut malam. Hmm...menyediakan gelondongan kayu dan perapian sepertinya sukar untuk diwujudkan karena tidak banyak rumah di Indonesia punya perapian. Namun, Anda dapat sedikit berkreasi dengan menyiapkan lilin berukuran besar atau lilin dengan bahan bakar yang cukup lama untuk mati. Bisa juga dengan membuat api unggun bila Anda memiliki tanah lapang atau kebun di belakang rumah. Filipina. Di negara ini, lagu-lagu Natal sudah mengudara di berbagai stasiun radio sejak September. Pada tanggal 16 hingga 24 Desember pagi diadakan misa khusus yang disebut “Misa de Gallo.” Seusai misa biasanya disediakan berbagai sajian makanan khas daerah yang terbuat dari beras. Pada malam Natal, seusai mengikuti misa tengah malam, para keluarga Filipina berkumpul untuk menikmati makan malam bersama. Menunya pun cukup mengundang selera, yaitu babi panggang utuh, daging asap, aneka keju serta masakan lainnya. Ini adalah saat dimana keluarga berkumpul untuk memohon kesehatan dan keselamatan bagi setiap orang. Lalu hadiah Natal pun dibuka dengan gembira. Wah...jenis makanannya sangat mengundang selera, tetapi jelas memerlukan biaya cukup mahal untuk menghidangkan menu yang sama. Jika kelima model perayaan Natal di atas masih terasa kurang, Anda bisa menambahkannya melalui membaca buku, surfing di internet, atau bertanya kepada teman yang berasal dari negara lain jika memang ada kesempatan. Selamat berkreasi dan nikmatilah kedamaian serta sukacita Natal. Sumber: Renungan Siang, Desember 2009 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
![]() Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: 5454 (Telkomsel), 7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Online Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2010 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||