08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Warisan Orang BenarBy: ndd | Artikel | 28 Desember 2009, 14:00:07 | Dibaca: 687 kali Lottie adalah salah satu keturunan Robert Barclay, seorang teolog dan pengkhotbah Quaker. Ayah Lottie bernama Edward Harris Moon, yang tinggal di Viewmont di Albermarle County, Virginia, tidak jauh dari kampung halaman ketiga presiden Amerika Serikat: Thomas Jefferson dari “Monticello”, James Madison dari “Montpelier” dan James Monroe dari “Ashlawn.” Ibunya, seorang Southern Baptist yang kukuh, merupakan kekuatan positif bagi lingkungan sekitarnya. Karena tidak ada gereja di dekat rumah mereka, maka Nyonya Moon mengadakan kebaktian setiap Minggu pagi bersama para tetangga, pelayan, dan anak-anaknya di kamar tamunya. Jika tidak ada hamba Tuhan yang melayani, maka ialah yang memimpin kebaktian itu. Lottie tidak hanya memiliki warisan orang benar, melainkan ia juga berpendidikan tinggi. Ia adalah salah seorang wanita pertama berasal dari Selatan yang bergelar Master. Gelar itu diterimanya pada 1861. Untuk beberapa saat lamanya, Lottie merasa puas sebagai pengajar dan bekerja untuk mengubah daerah Selatan. Akan tetapi, ketika saudaranya, Edmonia, pergi ke China pada 1872, Lottie tertarik untuk pergi ke ladang pelayanan juga. Ia membaca surat-surat dari saudara perempuannya, dan akhirnya menerima panggilannya sendiri ke China di musim semi pada 1873 setelah mendengarkan khotbah yang didasarkan pada teks Alkitab yang berbunyi demikian: “Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai” (lih. Yoh. 4:35). Saat itu ia berumur 33 tahun. Lottie pernah jatuh cinta pada seorang profesor muda, tetapi ketika pria tersebut menganut paham Darwinisme, Lottie memutuskan pertunangannya dan tidak pernah menikah. Sering kali ia tersiksa oleh kepedihan yang mendalam karena rasa sepi di ladang pelayanan. Dalam perjalanannya ke China (tentunya, dengan kapal laut, karena belum ada pesawat terbang pada saat itu), Lottie menulis surat ke rumah di tengah badai yang hebat: “Ketika aku melihat gelombang air laut yang luar biasa dahsyatnya, seakan-akan hendak menelan kami, aku berpikir bahwa aku seharusnya tidak begitu terkejut melihat Wujud Tuhan yang sedang berjalan di atasnya, saat dengan manis kudengar dalam jiwaku yang terdalam kata-kata yang menenangkan, ‘Ini Aku, jangan takut.’” Sumber: Renungan Pagi, Desember 2009 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||