By: ndd | Artikel | 28 Desember 2009, 14:00:07 | Dibaca: 231 kali
Lottie adalah salah satu keturunan Robert Barclay, seorang teolog dan pengkhotbah Quaker. Ayah Lottie bernama Edward Harris Moon, yang tinggal di Viewmont di Albermarle County, Virginia, tidak jauh dari kampung halaman ketiga presiden Amerika Serikat: Thomas Jefferson dari “Monticello”, James Madison dari “Montpelier” dan James Monroe dari “Ashlawn.”
Ibunya, seorang Southern Baptist yang kukuh, merupakan kekuatan positif bagi lingkungan sekitarnya. Karena tidak ada gereja di dekat rumah mereka, maka Nyonya Moon mengadakan kebaktian setiap Minggu pagi bersama para tetangga, pelayan, dan anak-anaknya di kamar tamunya. Jika tidak ada hamba Tuhan yang melayani, maka ialah yang memimpin kebaktian itu.
Lottie tidak hanya memiliki warisan orang benar, melainkan ia juga berpendidikan tinggi. Ia adalah salah seorang wanita pertama berasal dari Selatan yang bergelar Master. Gelar itu diterimanya pada 1861.
Untuk beberapa saat lamanya, Lottie merasa puas sebagai pengajar dan bekerja untuk mengubah daerah Selatan. Akan tetapi, ketika saudaranya, Edmonia, pergi ke China pada 1872, Lottie tertarik untuk pergi ke ladang pelayanan juga. Ia membaca surat-surat dari saudara perempuannya, dan akhirnya menerima panggilannya sendiri ke China di musim semi pada 1873 setelah mendengarkan khotbah yang didasarkan pada teks Alkitab yang berbunyi demikian: “Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai” (lih. Yoh. 4:35). Saat itu ia berumur 33 tahun.
Lottie pernah jatuh cinta pada seorang profesor muda, tetapi ketika pria tersebut menganut paham Darwinisme, Lottie memutuskan pertunangannya dan tidak pernah menikah. Sering kali ia tersiksa oleh kepedihan yang mendalam karena rasa sepi di ladang pelayanan.
Dalam perjalanannya ke China (tentunya, dengan kapal laut, karena belum ada pesawat terbang pada saat itu), Lottie menulis surat ke rumah di tengah badai yang hebat: “Ketika aku melihat gelombang air laut yang luar biasa dahsyatnya, seakan-akan hendak menelan kami, aku berpikir bahwa aku seharusnya tidak begitu terkejut melihat Wujud Tuhan yang sedang berjalan di atasnya, saat dengan manis kudengar dalam jiwaku yang terdalam kata-kata yang menenangkan, ‘Ini Aku, jangan takut.’”
Kisah Kasih di Wonogiri Jejak-jejak Kesembuhan di Hari Jadi Wonogiri ke-269
Langit di Kabupaten Wonogiri sedang tak bersahabat. Mendung, hujan, ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Berjalan dalam Waktu Tuhan Ester Setiawan (43), adalah seorang staf administrasi keuangan di salah satu perusahan kontraktor di Jakarta. ... Selengkapnya
Kristen Popeye Mazmur 119:97-105Popeye The Sailor Man adalah nama serial kartun yang cukup terkenal di kalangan anak-anak. ... Selengkapnya
•
Bejana yang Diremukkan Yeremia 18:1-7Setelah berkhotbah di hadapan ratusan orang, Hokkie diminta berkhotbah di hadapan tidak lebih dari ... Selengkapnya
•
Awasilah Pikiranmu Bacaan: Filipi 4:2-9 Sebuah sistem elektronik baru untuk fungsi sensor bernama ClearPlay kini mulai diterapkan ... Selengkapnya
•
Dua Kunci Sukses Bacaan: Amsal 24:1-7Hoka-Hoka Bento, J.CO Donuts & Coffe, Lea, dan Byon adalah beberapa merk asli ... Selengkapnya
•
Everything Is Possible Bacaan: Matius 19:16-26Percayakah Anda bahwa suatu saat kelak manusia akan dapat terbang? Inilah pertanyaan yang ... Selengkapnya
•
Menghadapi Jalan Buntu Bacaan: Mazmur 25:14-22Sewaktu kecil saya sering bersepeda mengelilingi kompleks tempat tinggal saya. Meski terkadang melelahkan, ... Selengkapnya
•
Adakah Tuhan? Bacaan: Keluaran 17:1-7Sebuah situs radio internasional menyebutkan, menurut hasil penelitian yang melibatkan Vrije Universiteit di ... Selengkapnya
•
Gagal Itu Biasa Bacaan: Hakim-hakim 16:23-31Berbicara mengenai kegagalan, kita pasti tidak mau mengalaminya, tetapi harus mengalaminya jika ingin ... Selengkapnya
Ateisme Masih Menjadi Masalah Jakarta, BahanaAteisme masih merupakan masalah. Sebagai cabang aliran ini masih terus bertumbuh dan mengambangkan sayap. ... Selengkapnya
•
Yulia dan Kawan-kawannya Jakarta, Bahana
“Di akhir 2009, saya sedang mendengarkan lagu-lagu rohani. Saat itulah muncul kerinduan saya untuk ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN