29 Juli 2010, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Mendisiplin Anak BalitaBy: Julianto & Roswitha | Tips | 01 Desember 2009, 15:51:15 | Dibaca: 773 kali Seorang pembaca buku kami menulis e-mail demikian: Saya ayah dari dua anak, Gaby usia 2 tahun dan Jason 7 bulan. Saya bekerja di tempat yang mengharuskan saya sering berpindah kota minimal setiap 3 tahun. Istri saya adalah ibu rumah tangga yang sehari-hari mengurus anak di rumah, dibantu seorang mbak yang bertugas mendampingi Gaby. Sebelum Gaby lahir, istri saya bekerja sebagai tenaga akunting. Kelahiran anak membuat dia keluar dari pekerjaan. Yang menjadi pergumulan ayah Gaby adalah soal mendisiplin putrinya ini. Menurutnya Gaby sangat aktif bermain tetapi sangat sulit makan. Untuk membuat Gaby menelan makanannya, mama Gaby memberikan makanan kesukaannya misalnya kerupuk atau permen, agar dikunyah dan masuk perut. Untuk mengajak Gaby tidur juga tidak mudah. Gaby biasanya tidur siang selama dua atau tiga jam. Kalau malam dia sulit tidur. Maunya lompat-lompatan di ranjang, kadang-kadang sampai pukul 11 malam. Untuk mendisiplin Gaby beberapa kali papa-mamanya mengancam: disuruh keluar kamar, memukul pantat, atau dikurung sebentar. Kadang-kadang juga dinasihati dengan baik atau diajak berdoa. Orangtua Gaby sebenarnya tahu bahwa metode disiplin mereka tidak tepat. Mereka tahu, dunia anak adalah bermain. Di lain pihak, ada kemungkinan Gaby mencari perhatian pada ibunya karena ibunya banyak bersama Jason. Tetapi orangtua Gaby bingung harus bagaimana. Mereka membeli buku “Tidak Ada Anak yang Sulit” (Penerbit ANDI, 2009), dan mulai menemukan insight baru. Ayah Gaby ingin tahu lebih jauh, bagaimana mereka bisa menjadi orangtua yang lebih baik bagi Gaby dan Jason. “Dalam buku ditulis, aturan dan hukuman mulai dijalankan pada usia 10 tahun. Apa memang untuk anak dua tahun tidak ada aturan? Bagaimana dengan disiplin main, makan, tidur, mau pergi, misalnya ke mal? Bagaimana cara kami mengajari Gaby untuk hal-hal itu?” demikian ayah Gaby bertanya. Kesehatian Orangtua Kami sangat menghargai usaha papa-mama Gaby memperlakukan Gaby dengan lebih baik. Walaupun tentunya tidak mudah bagi keduanya untuk mempraktikkan metode disiplin yang baru. Ini semua membutuhkan perjuangan. Mendisiplin anak memang tidak perlu dengan kasar, pukulan, ancaman atau kurungan. Kalau kita punya cara baru, kita perlu meninggalkan pola lama yang sudah tidak cocok lagi. Perkembangan Anak Karena sedang senang belajar, anak usia 2 tahun memang sulit makan. Perhatiannya pada makanan teralihkan untuk kesukaan yang lain. Kalau sejak kecil dia makan teratur pada waktunya, maka kebiasaan itu sangat baik dan perlu diteruskan. Jadi, ada jam minum susu, ada waktu untuk snack, lunch, breakfast, dsb. Di luar jam itu anak tidak diberi makan. Dengan demikian dia akan lapar pada waktunya. Misalnya anak biasa sarapan pukul 7 pagi, snack pukul 10, lunch pukul 12, kemudian tidur siang. Kalau dia tidak mau breakfast pukul 7, jangan alihkan makan pagi-nya ke pukul 8. Tunda saja sampai snack pukul 10. Lama-lama dia akan belajar makan pada waktunya. Dia tidak akan sakit kalau makannya tertunda 1-2 jam (karena “ulah”-nya sendiri). Ketika anak sudah 2 tahun, jangan lagi pakai botol susu. Dengan demikian dia hanya minum susu di gelas. Kadang-kadang anak jadi sulit makan karena kebanyakan (baca: kenyang dengan) susu. Permen juga akan membuat anak enggan makan nasi. Kalau Gaby tidur siang selama 2 atau 3 jam, tidak heran dia tidur malam pukul 11 atau lebih. Salah satu cara membuat dia cepat tidur adalah kalau dia lelah bermain. Saya sering berjumpa dengan orangtua atau pembantu/baby sitter yang melarang anak lari-lari dengan alasan “takut jatuh”. Mungkin ini perlu dipertimbangkan, jangan terlalu melarang anak beraktivitas. Kalau dia suka lompat-lompat, bagus sekali! Belikan dia trampolin. Dia akan melompat sepuas mungkin, dan tidur malam dengan lelah —saya lakukan ini pada anak-anak saya ketika mereka seusia Gaby. Anak usia 2 tahun tidak mengerti hal-hal abstrak. Dia tidak mengerti arti nasihat. Menurut para ahli perkembangan anak, tidak ada gunanya menasihati anak di bawah usia 6 tahun. Jadi, kalau dia menjawab kebalikan dari yang kita inginkan, itu bukan berarti dia melawan. Dia hanya sekadar tidak mengerti. Salah satu cara mendisiplin yang disukai anak adalah dengan cerita. Saya juga menulis buku “Mendisiplin Anak Dengan Cerita” diterbitkan oleh Penerbit ANDI. Ada beberapa cara mendisiplin anak di buku tersebut, termasuk bagaimana mempersiapkan anak kalau mau diajak ke mal, dst. Peran Pembantu Dalam beberapa hal kehadiran pembantu bisa merugikan proses belajar anak kita. Contohnya, di saat anak ingin belajar makan sendiri, pembantu malah menyuapi dia. Alasannya nanti ruang makan kotor. Orangtua perlu menjelaskan kepada pembantu bahwa mereka tidak keberatan dengan ruangan yang penuh butiran nasi atau air yang tumpah saat si upik mencoba mengambil air di dispenser. Toh itu semua bisa dibersihkan. Yang penting anak-anak kita belajar. Berkaitan dengan kehadiran adik Gaby, Jason, kita tahu bahwa bayi (7 bulan) umumnya masih banyak tidur. Alangkah baiknya jika di saat Jason tidur, ibunya memberikan waktu untuk Gaby. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu kita dengan anak sebesar Gaby. Ajari dia menyanyi, melipat pakaian, membersihkan tempat tidur, cerita, membereskan mainan, dan sebagainya. Bagaimana Mendisiplin? Karena itu, yang perlu berubah pertama kali adalah orangtua. Jangan jemu-jemu (artinya, konsisten-lah) melatih anak untuk melakukan hal-hal baik. Latih mereka lewat cerita, permainan, firman Tuhan, menyanyi, teladan, dan kreativitas lain. Kita juga perlu mengembangkan sifat sabar dan rajin dalam menghadapi anak. Percayalah, sifat-sifat demikian, yang dialami anak bersama orangtuanya, akan menjadi modal baginya kelak dalam menjalani kehidupannya sendiri. Happy Parenting! . [Kembali] By: theofillus | 09 Desember 2009 | 20:19:51 bagus sarannya boleh juga dicoba Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
![]() Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: 5454 (Telkomsel), 7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Online Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2010 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||