TK di Taman Laut - Membangunkan Masyarakat Tertinggal
By: Toni | Misi Gereja | 13 Oktober 2009, 08:29:14 | Dibaca: 837 kali
Keindahan taman laut Sulawesi Utara yang tersohor ternyata tidak berdampak bagi desa-desa di sekitarnya. Teremaal, salah satunya. ..
Gugusan nyiur dan nira seolah menari bersama bermandi cahaya matahari di tepi taman laut nan indah membiru. Sebuah bus tua sarat muatan hingga ke atap nampak terengah-engah mendaki bukit berbatu. Pagi itu orang-orang yang membawa hasil buminya ke kota Manado menempuh perjalanan berat. Itulah satu-satunya bus di sini.
Rumah-rumah beratap rumbia dan seng yang sudah berkarat menjadi pemandangan biasa di sini. Gema lonceng gereja yang sesekali menggema dari atas bukit seolah menaungi para penduduknya. Desa Teremaal, di Kecamatan Likupang, di ujung utara Pulau Sulawesi dihuni para nelayan dan petani kopra perantau dari kepulauan Talaud, gugusan pulau di seberang lautan.
Desa ini termasuk desa tertinggal. Penghasilan tiap KK jauh di bawah upah minimum. Kebanyakan penduduknya tidak bersekolah. Ketidakberdayaan dan pola hidup statis tanpa life skill membuat kehidupan mereka makin berat.
Bergulat dengan Ketertinggalan Awal tahun 2003, “Pelayanan Desa Terpadu” atau PESAT membantu meringankan beban itu. Instalasi air bersih dan jamban umum dibangun. PESAT juga membangun Taman Kanak-kanak (TK) Kartini dan mengirimkan guru-gurunya. Itu menjadi TK pertama di desa ini. “Murid pertama kami semuanya kini sudah duduk di kelas 4 SD, dan tidak ada yang putus sekolah,” ujar Delman Koly, sang guru.
Tujuh tahun ajaran telah lewat. Tahun ini, ada 25 murid yang mereka didik. Pola hidup mereka mulai berubah. Saat awal kedatangan mereka, masyarakat kurang peduli terhadap kesehatan. Rumah berlantai tanah, sistem sanitasi buruk karena tidak ada jamban, dan air bersih sulit. Bahkan, binatang peliharaan, babi dibiarkan berkeliaran bebas di rumah.
“Kesehatan tubuh anak sangat kurang diperhatikan orangtuanya. Mereka umumnya terserang penyakit kulit dan infeksi cacing yang parah,” kenang Koly. Sebelum membangun intelektual anak, kesehatan harus lebih dulu diperhatikan. Karena pengaruhnya sangat signifikan. Orangtua pun dilibatkan. Pengetahuan tentang pola hidup sehat dan kebutuhan gizi anak diajarkan.
Sekarang, anak-anak TK sudah hidup bersih dan sehat. Mereka berpakaian rapi. “Anak-anak juga menjadi pembawa pesan yang baik dan efektif bagi orangtuanya,” ujarnya tersenyum meski hingga kini masih banyak rumah yang belum higienis.
Apalagi di sini tidak ada Puskesmas, orang masih pergi ke dukun jika sakit, kadang sembuh, kadang malah tambah parah, katanya. Pengobatan ala dukun sangat beraroma magis. Karena belum memungkinkan untuk mendirikan balai pengobatan, Koly mengambil peran sebagai pendoa orang sakit. “Banyak orang disembuhkan termasuk para dukunnya,” Koly bersaksi.
Harapan dalam Ketakberdayaan Sebenarnya desa ini memiliki kekayaan alam melimpah: kelapa dan cengkeh tumbuh di bukit-bukitnya. Ikan, tripang, dan rumput laut banyak dijumpai di lautnya. Minim pengetahuan tentang eksplorasi dan manajemen sumber daya alam agaknya menjadi kendala serius di sini.
“Tujuh tahun sudah kami membangun generasinya dan akan terus demikian hingga satu saat nanti Teremaal mempunyai generasi yang cerdas dan mampu mengelola sendiri hasil bumi mereka, membangun desanya, dan keluar dari daftar panjang IDT pemerintah,” ujar Rensius Sinaga, Manager Regional PESAT Sulawesi Utara.
TK Kartini mempunyai dua ruang kelas, dan berdiri di dekat dermaga perahu nelayan tradisional Desa Teremaal. Tidak ada rumah dinas, sehingga ibu gurunya masih menumpang di rumah warga. “Ini salah satu pergumulan kami,” cetus Marice. Delman Koly dan Marice Pandeano kedua guru TK ini telah memberikan hidupnya dengan memainkan peran mereka sebagai kader transformasi desa. Mendukung mereka dan pelayanannya adalah peran kita tentunya.
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)