06 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Misi Gereja Membangun Titian, Meraih Cita-citaBy: Toni | Kategori: Misi Gereja | 21 Oktober 2011, 15:54:07 Desa Lalow sedang memasuki musim kemarau. Angin selatan bertiup kencang melintasi daratan Sulawesi disertai udara panas yang menerpa. Di suatu Jumat, ketika panas matahari terasa begitu menyengat kulit, Dandi, bocah laki-laki berusia 9 tahun keluar dari rumahnya yang sangat sederhana, sebuah rumah bambu beratap daun. Dengan wajah berseri penuh semangat, Dandi melangkahkan kaki menuju Future Center untuk mengikuti bimbingan belajar. Semangatnya yang berkobar mengalahkan terik matahari di siang itu.
Ayah Dandi hanya seorang petani yang bekerja menggarap lahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Tanah yang biasanya digarap adalah tanah milik Pemda. Pada umumnya penduduk di desa ini bekerja sebagai kuli bangunan untuk ... SelengkapnyaBintang Lima di Antara Petani Miskin dan TK-TK UsangBy: Toni | Kategori: Misi Gereja | 11 Agustus 2011, 15:37:02 Imannuel Nathan tidak pernah berpikir jika karier gemilangnya di dunia perhotelan, akan berakhir sebagai pembina sekolah dan pelayan pendidikan di pedesaan. Namun, mantan Manajer F&B Hotel Horizon, Ancol, Jakarta dan beberapa hotel berbintang lainnya ini tidak melalui proses transisi kehidupan itu dengan gampang. Banyak rintangan menghadang, tapi itu masa lalu katanya. Kini ia telah dengan gagah seperti sedang berlari mengejar visi barunya. Bersama sang Istri, Martha Wenti, mereka saling topang untuk membangun pendidikan anak-anak desa miskin di Lampung.
Editor Blessing Villages, Toni, menemuinya di Lampung untuk berbincang mengenai pelayanannya. Berikut sedikit petikan wawancaranya:
Bagaimana awalnya ketika Anda tiba di Lampung?Awalnya saya rasa ... SelengkapnyaMenangkap Spirit Seorang Imelda KhoBy: Toni | Kategori: Misi Gereja | 01 Juni 2011, 16:06:15 Adalah seorang ibu guru di salah satu sekolah favorit di Tangerang, Jawa Barat. Ia akrab disapa Imelda. Di tengah-tengah kesibukannya mengajar, dara belia ini memiliki sebuah visi agar setiap anak desa juga mempunyai cita-cita, sehingga masa depan mereka tidak berakhir di ladang. Pengagum sosok Nehemia ini pun mengikuti sang panutan dengan membangun pilar-pilar. Tapi tentu yang dibangunnya adalah pilar pendidikan di pedalaman Indonesia. Salah satunya adalah membantu melengkapi sarana perpustakaan di sekolah-sekolah di desa dan mengajarkan tentang filosofi membaca bagi para gurunya. “Untuk membangun minat baca bagi anak-anak di pedesaan sejak dini, sehingga dapat menumbuhkan cita-cita mereka melalui bacaan,“ Imelda ... SelengkapnyaMenangkap Spirit Dorna & ArnauBy: Toni | Kategori: Misi Gereja | 25 Februari 2011, 15:26:20 Sejak kecil ia bercita-cita menjadi guru sekolah, namun Dorna yang lahir di dusun tidak berdaya mewujudkannya.
Orangtua tak begitu peduli dengan pendidikan anak, apalagi mengembangkan potensi, mendengar cita-cita anak pun mereka menanggapi dengan tidak serius,” ujar Dorna (35). Waktu kecil saya memiliki tiga orang sahabat, kami berempat memiliki cita-cita yang sama, ingin menjadi guru, lanjutnya. Karena kita lihat mengajar dan membuat orang menjadi pintar itu menyenangkan.
Tapi akhirnya, kami semua menikah dan menjadi ibu rumah tangga, sinuk urus anak dan rumah, beban hidup membuat kami harus melupakan cita-cita itu. Kami lahir dan tumbuh di desa, dan akan mengakhiri semuanya di desa, Dorna ... SelengkapnyaJenni Farida - Fisikawati yang Jatuh Hati pada MentawaiBy: Toni | Kategori: Misi Gereja | 31 Januari 2011, 09:50:56 “Hanya suara debur ombak dan tiupan angin di menara-menara gereja, tapi aku senang, keterpencilan Mentawai tidak membuatku terisolasi, akan kubuat pulau-pulau tropis ini dinamis..”
Dara hitam manis kelahiran Medan 26 tahun yang lalu ini adalah seorang sarjana pendidikan fisika. Jenni Farida namanya. “Panggil saya Jenni,” katanya bersahabat. Awalnya tak sangka ia berasal dari luar Mentawai, Jenni begitu akrab dikenal oleh penduduk di dusun-dusun Mentawai.
Kesupelannya dan hal-hal berdampak positif yang ia kerjakan bagi perubahan desa membuat lajang jebolan Fakultas Ilmu Pasti Alam UNIMED tahun 2007 ini sangat diterima masyarakat. Terang saja ketika tiba di Mentawai sekitar dua tahun yang lalu, ia mencari ... SelengkapnyaMusim Baru di Hulu JembayanBy: Toni | Kategori: Misi Gereja | 05 Desember 2010, 00:29:50 Anak Mahakam mengalir ke timur menusuk belantara dan desa-desa di pedalaman Kutai, Kalimantan Timur. Sebuah taman kakak-kanak di tepiannya menerangi keremangan hulu dan mengantarkan generasinya menuju masa depan. “Yang ditanam di awal, tak lekang oleh waktu..,”.
Rosani tiba di desa ini pada tahun 2002. Anak-anak tidak sekolah bisa dijumpai dengan mudah. Ia lalu mengajari mereka. Kemudian pelayanan berkembang menjadi TK yang diberi nama TK Bakti Terpadu. Rosani tidak sendiri, ia ditemani Hana, lalu Paulina. Nama “Bakti” dipilihnya karena ia menganggap pelayanan ini adalah baktinya kepada tanah Dayak. Rosani adalah perempuan Dayak Kenyak yang lahir dan besar di desa Lekaq Kidau, di ... SelengkapnyaTerpencil dari Sebuah KesempatanBy: HGA | Kategori: Misi Gereja | 25 November 2010, 15:49:46 Apa yang membedakan kita dengan mereka yang lahir dan besar di pedesaan atau pedalaman yang terpencil? Mengapa kita bisa mengecap pendidikan di sekolah yang baik, menyelesaikan perguruan tinggi, sementara banyak orang lain tidak dapat mengalaminya? Kesempatan itu jawabnya.
Oleh anugerah Tuhan kita tidak lahir di pedalaman Kalimantan Timur, di Puncak Jaya, di tengah hutan Mamberamo ataupun di pegunungan Bukit Barisan. Tetapi Tuhan melahirkan Anda di daerah perkotaan yang mempunyai akses terhadap dunia pendidikan yang baik, sehingga mempunyai kesempatan untuk maju. Jadi kalau kita memberikan kesempatan atau menyediakan kesempatan pada saudara-saudara kita yang tinggal di pedesaan ataupun di pedalaman, maka merekapun akan ... SelengkapnyaIbu Guru Agustina Salle - Hatiku Selalu di Momi Waren..By: toni | Kategori: Misi Gereja | 26 Oktober 2010, 08:56:40 Hampir mati dipanah, beberapa kali kena malaria, ditinggal teman seperjuangan, bahkan melayani tanpa dana operasional tidak membuatnya mundur.
Tina Salle: “Kami terpaksa keluar karena tidak boleh memakai tempat itu lagi, jadi anak-anak saya kumpulkan dan kami belajar di bawah pohon.” Melalui akun facebook-nya dara kelahiran Toraja 24 tahun yang lalu ini, sesekali mencurahkan pergumulannya sebagai guru di pedalaman Manokwari, karena Sekembalinya dari kota untuk kuliah, ia kaget bukan kepalang melihat sekolahnya telah beralihfungsi menjadi tempat tinggal para pengerja projek
Status di atas ditulis ketika ia baru kembali dari Manokwari ke Momi Waren, sebuah distrik sejauh 100 KM di pesisir Kepala Burung Papua. ... SelengkapnyaPaulina Anaeli, Berjuang Membela Sang Pemilik Periode EmasBy: toni | Kategori: Misi Gereja | 25 September 2010, 09:51:57 Paulina, adalah guru TK Pemakatan Terpadu yang berdiri di desa Sekabuk, Kec. Sadaniang, Kalimantan Barat. TK ini berdiri sejak 2005 dan sesuai namanya “Pemakatan” yang dalam bahasa Dayak berarti hasil kesepakatan bersama. Paulina mulai mengajar di situ sejak 2006.
Desa Sekabuk, menurut Paulina, dihuni oleh masyarakat Dayak yang sebagian besar adalah petani karet dengan penghasilan yang lumayan bagus. Hanya saja kesadaran pendidikan di sini, terutama pendidikan usia dini masih sangat rendah. Hal ini terjadi karena berbagai faktor, di antaranya adalah kurangnya pengetahuan orangtua dan masyarakat akan arti penting pendidikan (usia dini). Selain dari orangtua, kendala datang dari instansi terkait; SD (jenjang ... SelengkapnyaGuru, Panggilan Mulia dan Pelayanan BerdampakBy: HGA | Kategori: Misi Gereja | 03 Juli 2010, 09:00:03 Saya ingat guru SD yangg sangat saya kagumi. Kesabarannya dan kasihnya menuntun murid-murid, untuk bisa memahami pelajaran demi pelajaran. Setelah 20 tahun saya meninggalkan kampung halaman dan kembali berkunjung, ternyata beliau masih saja mengajar sebagai guru. Sementara murid-muridnya telah menjadi dokter, insinyur, sarjana hukum, dll. Namun, ia tetap mengajar sebagai guru.
Mengajar bagi seorang guru adalah bagian hidupnya, suatu panggilan yang mulia. Keberhasilan baginya tidak berhenti pada dirinya, melainkan saat melihat orang lain (Dulu Indonesia mengirim guru ke Malaysia, namun sekarang hanya mengirim TKI. Bahkan Malaysia menjual/memasarkan sekolah dan universitasnya ke Indonesia, diperkirakan ribuan siswa/mahasiswa dari Indonesia belajar di Malaysia akhir-akhir ... SelengkapnyaTop Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||