Bagi Indonesia, Agustus adalah bulan yang sarat rahmat dan bersejarah. Masih jelas tentunya dalam ingatan kita semua melalui catatan peristiwa sungguh bersejarah ini. Dengan gagah berani dan dalam suara lantang, dwi-tunggal RI Soekarno-Hatta atas nama seluruh rakyat Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia pada 66 tahun silam. Maka, sejak 17 Agustus 1945, Indonesia diakui secara sah sebagai sebuah negara yang berdaulat penuh di mata internasional. Namun, kemerdekaan ini sesungguhnya tidaklah diperoleh secara cuma-cuma. Melainkan, harus direbut dari tangan penjajah dengan semangat juang tinggi penuh pengorbanan, disertai begitu banyak tetesan keringat, airmata, dan darah dari para pejuang kemerdekaan! Jadi, bila kita sekarang bisa menikmati kemerdekaan penuh di negeri ini, semua itu terjadi karena adanya pengorbanan yang begitu besar dari para pahlawan. Oleh sebab itu, patutlah kita berterima kasih atas segala jasa, jerih payah, perjuangan, dan pengorbanan para bunga bangsa.
Dalam bulan kemerdekaan ini, BAHANA mengupas tuntas Sorotan Utama tentang Spiritual Freedom. Sengaja kami tempatkan tema tersebut di edisi Agustus. Pasalnya, sejak menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi, setiap orang Kristen semestinya sudah merdeka dari perbudakan iblis, dan belenggu dosa masa lalunya. Akan tetapi, pada kenyataannya tak sedikit orang Kristen yang tetap diperbudak iblis, dan masih terus terikat oleh dosa. Bahkan ironisnya, kondisi seperti ini dialami pula oleh para aktivis berbagai pelayanan rohani di gereja. Nah, melalui pemaparan Sorotan Utama ini, BAHANA mencoba membantu agar setiap orang Kristen benar-benar dapat mengalami kemerdekaan penuh menuju pertumbuhan rohani yang maksimal. Atau, mengutip pernyataan Paulus dalam bagian suratnya kepada jemaat Kristen di Galatia: “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu, berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan!”
Selain Sorotan Utama, fenomena yang kami angkat kali ini adalah Mencari Kejujuran. Di dalam menghadapi kehidupan yang makin kompleks serta penuh carut-marut sekarang ini, tampaknya kejujuran menjadi sesuatu yang cukup langka untuk bisa ditemukan di tengah-tengah masyarakat kita. Terbongkarnya berbagai kasus korupsi, manipulasi, kejahatan dalam dunia perbankan, penipuan atau kebohongan, dan juga perselingkuhan yang kian merebak akhir-akhir ini, adalah bukti faktual yang tak dapat dipungkiri siapa pun atas fakta kelangkaan kejujuran. Lewat sajian ini, BAHANA ingin mengingatkan sekaligus membangkitkan semangat agar umat Tuhan senantiasa tetap berlaku jujur meski hidup di tengah budaya masyarakat yang tidak lurus hatinya. Dengan demikian, umat Tuhan akan bisa menjadi teladan kejujuran, dan memberikan kesaksian hidup yang positif bagi lingkungannya di mana pun. Akhirnya, selamat menikmati seluruh sajian kami di edisi ini. Semoga menginspirasi dan memberkati Pembaca setia. Salam merdeka!
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi
Ketik REG <spasi> SIANG Untuk Renungan Siang Kirim ke:
TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454
Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363
XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Untuk berhenti:
UNREG PAGI / SIANG / MALAM
& kirim ke nomor yang sama diatas
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN