Pray for Indonesia!” Demikian seruan yang ditayangkan via layar kaca di rumah kita hampir setiap hari. Seruan ini dikumandangkan ke seluruh penjuru negeri setelah terjadi dua bencana alam dahsyat 26 Oktober lalu. Ya, gempa & tsunami di Kepulauan Mentawai dan meletusnya Gunung Merapi, kembali membuat negeri kita berduka. Bahkan secara khusus, Pemerintah Pusat telah menyatakan meletusnya Gunung Merapi sebagai bencana nasional! Bencana alam ini telah menelan korban jiwa dan harta benda yang jelas tidak sedikit. Ribuan rumah/bangunan hancur luluh lantak hingga rata tanah, akibat terjangan tsunami maupun awan panas wedhus gembel yang sangat ganas. Desa-desa di sekitar Merapi yang tadinya amat subur tanahnya dan penuh kehidupan, sekarang berubah drastis menjadi kawasan yang tampak sunyi, lengang dan mati. Ratusan ribu penduduk terpaksa harus mengungsi ke tempat-tempat pengungsian yang lebih aman.
Lalu, apakah kaitannya dengan umat Tuhan yang tinggal di negeri ini? Paling tidak, ada dua hal yang harus segera dilakukan umat Tuhan dari seluruh denominasi gereja. Pertama, marilah kita sungguh-sungguh merendahkan diri dan berdoa bagi pemulihan negeri ini, sebagaimana pesan Firman Tuhan di 2 Tawarikh 7:14. Kedua, kita juga perlu mengulurkan tangan untuk membantu para korban bencana alam tersebut. Untuk itulah, bagi pembaca di mana pun yang digerakkan hatinya oleh kasih Tuhan, dapat menyalurkan bantuan via Dana Kemanusiaan Bahana, di Rekening BCA No: 037-1949720, a/n. J.H. Gondowijoyo. Mulai edisi Desember 2010, Bahana kembali membuka dompet dana kemanusiaan akibat bencana alam ini. Berapa pun jumlah rupiah yang Anda berikan, semuanya nanti akan kami salurkan kepada para korban bencana alam tersebut secara tepat sasaran, terutama sekali yang di Mentawai dan Merapi.
Meski awan duka tengah menggelayuti wajah bumi pertiwi, tibanya masa perayaan Natal pada Desember ini patutlah kita sambut dengan hati penuh sukacita dan ucapan syukur. Namun demikian, janganlah lantas terhanyut dalam euphoria gemerlapnya sebuah pesta perayaan Natal. Itu sebabnya, Bahana edisi Natal 2010 menyajikan Sorotan Utama dengan tema “Kasih Natal yang Menghangatkan”. Ya, sekarang bukan saatnya lagi merayakan Natal dengan aneka acara ataupun pesta perayaan yang meriah! Sebaliknya, akan sangat indah apabila Natal kita jadikan sebagai momentum untuk membagikan kasih Tuhan kepada orang-orang yang kita kasihi, dan juga kepada mereka yang sedang menderita. Bukankah itulah pula yang sudah Allah Bapa lakukan kepada kita, dengan mengutus Putra-Nya yang tunggal ke dunia melalui peristiwa Natal pertama di kandang Betlehem? (bdk. Yohanes 3:16). Kiranya melalui seluruh tulisan di edisi ini, pembaca bisa menemukan kembali makna Natal yang sejati.
Pada edisi khusus ini pula, Bahana menyertakan sebuah album CD yang dapat pembaca nikmati saat merayakan Natal bersama keluarga. Master album CD tersebut merupakan persembahan spesial dari Widjaja Music bagi seluruh pembaca setia Bahana. Untuk itu, secara khusus kami menghaturkan terima kasih yang tak terhingga kepada pimpinan Widjaja Music di Surabaya. Akhirnya, atas nama segenap pimpinan, redaksi, staf dan karyawan Bahana, kami mengucapkan Selamat Merayakan Natal 2010 dan Menyongsong Tahun Baru 2011! Biarlah kasih dan penyertaan-Nya yang sempurna akan semakin nyata kita alami sepanjang 2011 nanti yang masih penuh dengan misteri. Imanuel, Tuhan Yesus Kristus memberkati!
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi
Ketik REG <spasi> SIANG Untuk Renungan Siang Kirim ke:
TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454
Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363
XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Untuk berhenti:
UNREG PAGI / SIANG / MALAM
& kirim ke nomor yang sama diatas
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN